“Sepotong Cheese Cake Untukmu”

2019-04-07-22-23-43-727
Sore ini sepulang kegiatan komunitas, aku menyambangi kafe di sudut jalan. Sendiri. Agak ragu aku melangkahkan kaki. Baru saja kakiku menginjak halaman parkirnya yang tak terlalu luas, kenangan kita langsung terpampang jelas.

Sudah lama aku tidak ke sini. Padahal kamu tahu kan, aku paling suka berlama-lama di cafe atau kedai kopi sambil mengudap cheese cake ditemani secangkir esspresso. Tapi, sejak kamu menghilang, aku seperti tak ada minat untuk berlama-lama di cafe, duduk di bangku dekat jendela, sambil membaca majalah dan sesekali melihat ke luar memandangi kendaraan berlalu lalang di jalan.

Sore ini, setelah tiga tahun aku absen, aku kembali mendapati diriku duduk diam di pojokan dengan secangkir hot espresso ditemani dua potong cheese cake. Tidak banyak yang berubah pada kafe ini. Yang tak sama lagi adalah aku yang sekarang datang sendirian. Eh berdua, dengan kenangan. Dan aku memesan cheese cake dua potong. Satu untukku, satu lagi untuk kenangan kita, untukmu juga. Ya, kamu yang dulu. Mungkin terdengar gila. Tapi terkadang kita perlu melakukan hal-hal gila agar bisa berdamai dengan kenyataan buruk yang tak pernah kita minta.

Senja ini aku hanya ingin bernostalgia. Mengingatmu dalam sepotong kue manis lembut seperti tatap pertamamu yang membuat aku jatuh cinta. Bukan berarti aku berharap kamu kembali. Kamu yang sekarang bukan kamu kesayanganku dulu. Kamu sudah menentukan pilihan memilih dia yang kamu inginkan. Tapi bukan berarti aku tidak pantas dipertahankan.

Aku hormati keputusanmu. Kamu dengan yang baru sedang berbahagia. Aku di sini belum bisa berpaling rasa. Hanya ini yang bisa aku lakukan. Tak mampu membencimu. Tapi juga tak bisa melupakan. Aku hanya ingin merayakan kenangan. Setidaknya, di tengah kesendirian, aku pernah memiliki seseorang yang sangat mencintaiku. Dulu.

Tetap Tegar Ditinggal Rabi

Ditinggal menikah alias ditinggal rabi oleh kekasih akan meninggalkan luka dan keterpurukan. Ada beberapa tips yang bisa diaplikasikan agar tidak terjatuh dalam.

LP Ditinggal loveengineer

source: loveengineer.com
Kandasnya kisah cinta selebritis Luna Maya dengan Rheino Barack menyita perhatian banyak khalayak. Pasca putus dengan Rheino yang telah menjadi kekasihnya selama lima tahun, Luna Maya memposting tentang kesannya selama lima tahun berhubungan dengan mantan kekasihnya. Postingan Luna Maya jauh dari sentimen negatif kepada mantannya. Namun, tak berselang lama terdengar gosip sang mantan akan menikah dengan sahabatnya. Gosip itu menjadi kenyataan dengan menikahnya Rheino Barack dengan Syahrini yang merupakan mantan kekasih dan sahabatnya.

Momen ditinggal kekasih nikah menjadi salah satu fase sulit dalam hidup manusia. Terlebih jika sang mantan menikah dengan sahabat yang selama ini mungkin menjadi tempat curhat. Tentu saja luka yang tertoreh akan semakin dalam. Bahkan, yang ditinggal rabi bukan dengan sahabatnya juga banyak yang terpuruk akhirnya antipati dengan pernikahan.

Sebut saja Y, perempuan yang bekerja di kantoran akuntan publik di Kalibata, Jakarta Selatan. Perempuan berusia matang itu mengaku trauma untuk menikah. Pasalnya, ia pernah mengalami kejadian pahit dalam hidupnya. Ia dan sang kekasih akan melangsungkan pernikahan. Namun, ketika detik-detik menjelang hari bahagia tersebut, sang calon suami menghilang tanpa pesan.

Lain lagi dengan cerita D, dosen di sebuah PTN . Ia mengaku harus bersusah payah memupuk cinta kepada kekasihnya. D mengaku sebetulnya ia tidak mencintai kekasihnya yang berencana akan menikahinya. Ia akhirnya mencintai kekasihnya setelah kekasihnya itu menghujani dirinya dengan perhatian . Namun, setelah bibit-bibit cinta mulai bersemi di hatinya, calon suaminya mendadak menghilang. Kemudian ia bagai disambar petir, calon suaminya itu malah menikahi adik sahabat D. Setelah kejadian tersebut, D trauma menjalin hubungan dengan laki-laki.

Berikut hal-hal yang harus dilakukan jika ditinggal rabi alias ditinggal menikah oleh kekasih.

Cintai Diri Sendiri
Berusaha mencintai diri sendiri adalah langkah pertama yang bisa dilakukan pasca kekasih meninggalkan dan memilih menikah dengan orang lain. Dengan lebih mencintai diri sendiri, kamu akan merasa kamu lebih nyaman, lebih damai, lebih bisa menerima hal-hal buruk di luar kendali, atau di luar ekspektasi. Tanpa mencintai diri sendiri, emosi-emosi negatif yang akan menguasai seperti munculnya perasaan tidak berharga, perasaan tidak menarik, perasaan tidak layak dinikahi, perasaan tidak layak dicintai, tidak layak diperjuangkan, atau merasa menjadi perempuan malang. Jauhkan pikiran-pikiran negatif yang akan semakin menambah beban pikiranmu.

Cari Support System
Kamu tidak bisa sendirian menghadapi kegalauan, kesedihan pasca ditinggalkan. Carilah support system bisa keluarga, saudara, sahabat yang bisa mengerti konisimu yang terluka. Atau kamu bisa mendatangi psikolog. Jangan pendam lukamu sendirian. Emosi negatif perlu disalurkan dengan cara baik. Dengan aktivitas curhat, kamu secara tidak langsung untuk mengurangi beban masalahmu.

Move On
Karena hidup harus berjalan maju ke depan, maka move on adalah pilihan tepat. Tidak ada gunanya menangisi atau terjebak dalam kesedihan yang mendalam berlarut. Kenangan memang tidak mungkin dilupakan. Karena bisa jadi kenangan-kenangan itu tersimpan rapi dalam long term memory. Namun, bukan berarti hidup dalam kubangan kenangan. Sedikit demi sedikit mulai menatap masa depan dengan tidak mengikutsertakan bayang.

Waktu untuk move on setiap orang berbeda-beda. Ada yang hanya perlu bulanan untuk move on, tetapi ada juga yang perlu tahunan untuk bisa move on. Seperti Y dan D berusaha move on setelah calon suami mereka menikahi perempuan lain. Tetapi luka yang sangat dalam di hati keduanya membuat keduanya memerlukan waktu lama untuk menyembuhkannya.

Perluas Pergaulan
Mengikuti kegiatan baru otomatis akan menambah teman dan memperluas pergaulan. Dengan memperbanyak teman akan membantu mengobati rasa kesepian dari sebuah kehilangan orang tersayang. Memperluas pergaulan juga akan meningkatkan probabilitas munculnya cinta baru, atau calon suami untuk mengobati luka karena ditinggalkan. Karena cinta baru merupakan obat ampuh untuk menyembuhkan luka lama karena putus cinta.

Perbaiki Penampilan
Salah satu balas dendam terbaik pasca ditinggalkan adalah memperbaiki penampilan. Jangan biarkan penampilanmu kusut atau buluk. Kondisi seperti itu hanya akan membuat mantan merasa menang jika proses perpisahan berjalan tidak baik. Selain membuat mantan merasa menang, penampilan yang kusut bisa menjadi salah satu penghambat kamu bertemu jodoh.

Traveling
Kegiatan traveling bisa dilakukan untuk sejenak melupakan kekecewaan. Traveling juga memungkinkan kamu bertemu orang baru dengan cerita baru. Traveling juga bisa menjadi momen menyendiri yang ditujukan untuk menyegarkan kembali pikiran yang sempat kusut.

Umroh
Selain traveling ke destinasi wisata, hal lain yang bisa dilakukan yakni melakukan perjalanan wisata religi alias pergi umroh. Dengan mengikuti umroh, kamu bisa mengadu kepada Tuhan tentang kesedihan hati. Selain itu kamu akan mendapat kedamaian hati.

Sedekah atau Berbagi
Percaya atau tidak, berbagi atau sedekah sejatinya bukan hanya untuk yang kita beri. Aktivitas berbagi juga bermanfaat bagi kebahagiaan diri. Mengapa demikian? Dengan berbagi, kamu yang merasa sedih karena ditinggalkan, akan merasa dibutuhkan, merasa berharga karena bisa membantu orang lain. Perasaan merasa berharga dengan membantu adalah energi positif untuk menumbuhkan semangat melanjutkan hidup.

Berdoa dan Mendekatkan Diri Kepada Tuhan
Aktivitas berdoa dan beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan merupakan salah satu terapi terbaik yang dilakukan ketika hati sedang terluka. Dengan berdoa hati akan mendapatkan kedamaian. Selain itu jiwa akan menemukan kepasrahan sehingga bisa lebih tenang menghadapi kondisi di luar ekspektasi.
Tidak satu orang pun ingin ditinggalkan. Ditinggalkan merupakan peristiwa yang akan selalu meninggalkan luka. Waktu memang akan mengikis luka secara perlahan. Tetapi ada baiknya juga melakukan ikhtiar tetap tegar agar bisa kembali berjalan menyonsong masa depan.

Ditinggal Tanpa Pesan

blog ditinggal

Credit:  slate.com

Sebut saja namanya Rara. Perempuan yang berprofesi sebagai pengajar itu mengaku trauma untuk memulai sebuah hubungan baru pasca ditinggal tunangannya yang menghilang tanpa pesan. Padahal, hubungan keduanya sebelumnya baik-baik saja.

“Ia menghilang saat semua persiapan untuk pernikahan sudah disiapkan oleh keluarga,” terang Rara. Yang membuat hati Rara kian sedih, ia telah berusaha mencintai tunangannya. Dan ketika rasa itu datang, tunangannya pergi begitu saja.

Rara dan tunangannya dijodohkan oleh pihak keluarga. Awalnya Rara tidak mencintai tunangannya. Tapi, seiring kebersamaan yang dilalui keduanya, seperti pepatah Jawa witing tresno jalaran soko kulina, Rara akhirnya mencintai tunangannya.  Namun, rasa yang baru bersemi, harus pupus seketika, ketika tunangannya pergi tanpa pesan meninggalkan luka yang dalam.

Agak berbeda dengan Rara, Dea juga mengalami hal yang sama. Awalnya ia tidak mempunyai perasaan khusus kepada salah satu teman kantornya. Meskipun, dari awal ia tahu, kalau Reza, sebut saja begitu, menaruh hati kepada dia. Dea juga tahu, selain Reza, ada Amar yang juga menyukainya.

Menurut feeling Dea, Reza tahu kalau teman sekantor mereka, Amar, juga menyukainya. Dengan pendekatan yang intensif sekitar tiga bulan, akhirnya Reza berhasil mendapatkan cinta Dea.

Singkat cerita, Dea jadian dengan Reza. Sebagai sepasang kekasih, keduanya kerap menghabiskan waktu bersama. Namanya sedang mabuk cinta, dunia Dea pun menjadi berwarna. Bahkan, orang lain pun seakan tidak ada. Yang ada hanya dia dan kekasihnya. Karena yang lain pindah ke Meikarta haha.

Ternyata, manis yang dikecap Dea tak bertahan lama. Baru tiga bulan jadian, mendadak Reza resign dan menghilang tanpa pesan. Dea sudah berusaha menghubungi Reza, tapi nomor ponselnya tidak aktif. Ia juga mengirim pesan via whatsapp, bbm, dan line, ternyata offline semua. Dea juga berusaha mencari keberadaan kekasihnya lewat jejak digital, tetapi sia-sia.

“Apa Salah Saya?”

Setelah kejadian pacar menghilang, baik Dea maupun Rara bertanya kepada dirinya sendiri. “Apa salah saya?” Keduanya mengaku tidak mempunyai masalah dengan pasangannya sebelum kekasihnya menghilang. Pertanyaan mengapa meninggalkan, apa salah saya membuat luka di hati keduanya kian dalam.

Tidak mudah bagi keduanya untuk menerima kenyataan dicampakkan tanpa ada kejelasan. Baik Dea maupun Rara menjalani hari-harinya dalam gelap karena tanya yang tak pernah menemjukan jawab.

Gigih di Awal, Menyerah di Tengah Jalan

Keduanya butuh waktu lama untuk berdamai, menerima fakta bahwa kekasihnya sudah meninggalkan mereka. Bahwa kekasihnya yang dahulu berjuang untuk mendapatkan cinta, menyerah begitu saja ketika cinta itu ada di depan mata. Bahwa kekasihnya yang dahulu berjuang mendapatkan perhatian, tiba-tiba menghilang tanpa pesan.

Mungkin ada benarnya kata orang-orang. Makhluk bernama laki-laki itu begitu gigih di awal untuk mendapatkan. Karena itu semacam tantangan. Tapi, begitu  mendapatkan, mereka akan cepat merasa bosan. Mereka tidak sadar sudah mempermainkan sekeping hati yang awalnya tertata rapi. Kemudian porak poranda seperti tsunami, setelah mereka menghuni hati, kemudian pergi.

Mereka tidak tahu, kalau luka yang mereka tancapkan, adalah lubang yang tak pernah sepenuhnya bisa tertutup, meski hati telah memaafkan. Mereka tidak tahu, kehilangan adalah hal pahit yang membuat hidup orang yang ditinggalkan menjadi sulit.

Apa Yang Harus Dilakukan?

  1. Menerima kenyataan. Menerima fakta yang tidak sesuai dengan harapan kita memang hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi, dengan berusaha untuk menerima hal yang terjadi, kamu akan hidup dalam dunia realita, bukan dunia kenangan manis ketika masih bersama dia.
  2. Memaafkan diri sendiri. Ada sebagian orang yang merasa menyesal telah memberikan hatinya dan menghabiskan sebagian waktu hidupnya bersama pasangannya yang tiba-tiba menghilang. Namun, penyesalan hanya akan membuat luka kian dalam. Maafkanlah diri sendiri yang pernah menjalin hubungan dengan si dia. Anggap hubungan yang pernah terjadi menjadi pelajaran hidup yang membuat diri menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bisa menerima kekecewaan dalam hidup.
  3. Berhenti bertanya “Mengapa ditinggalkan .” Pertanyaan “mengapa ditinggalkan” tidak akan membuat hidupmu lebih baik. Justru ketika kamu bertanya seperti itu, kamu akan semakin terluka. Terima saja dia menghilang sebagai salah satu kejadian apes dalam hidupmu. Karena, itu di luar kemauan, kontrolmu. Dan berhenti bertanya “mengapa dia menghilang.”
  4. Meningkatkan kualitas diri. Bisa jadi dia meninggalkan kamu tanpa pesan karena dia telah menemukan sosok baru yang selama ini ia idamkan. Berhenti meratapi diri, dan bangkit meningkatkan kualitas diri. Jika kamu terluka karena kepergiannya, kenapa kamu tidak membuat dia menyesal telah meninggalkan?
  5. Membuka hati untuk hubungan baru. Karena hidup harus terus berjalan, tidak ada gunanya kamu sedih. stuck meratapi yang telah berlalu. Buka kembali hatimu untuk orang baru. Ada banyak haraoan untuk sebuah hubungan di depan.