Rindu, Hujan, Kenangan

PicsArt_12-31-06.49.06

Rindu
Puisi adalah cara menyapih rindu
Yang tercerabut dari sebilah nyaman
Hangat pelukan lengan tanganmu
Merangkul erat di tepian harapan
-SS-
Hujan
Aroma tubuhmu menguar setetes hujan
Pada tepian pagi mengutuk mimpi
Menyeruak tentangmu dalam genangan
Menggali luka merah di lubang hati
-SS-
Kenangan
Diam-diam kenangan mengetuk pagi
Selepas hujan jatuh tanpa peduli
-SS-

Kali Pertama

imageKamu ingat pertama kali kita dipertemukan oleh semesta? Ya, tanpa kita rencana. Kamu yang berada di seberang menatapku. Aku tanpa sengaja melihatmu.

Kamu ingat,kamu berjalan mendekatiku. Duduk di sampingku. Seperti lazimnya dua orang asing yang baru bertemu. Kamu mengenalkan dirimu. Dan mulai bertanya tentang diriku. Entah kenapa, aku merasa menemukan teman lama. Kamu yang baru kujumpa. Kali pertama.

Kopi dan Memori

Dari secangkir kopi

kuhirup kembali jejakmu

dari jalanan bertabur

bedak pesona sebuah cerita

yang kueja sebagai memori

Namun waktu membungkam

mimpi di persimpangan

terpaku di jembatan bimbang

mengutuk hari yang terus berjalan

Maka kucoba kususur tapakmu

mengikuti arah mata angin

mungkin akan kuhirup aromamu

pada secangkir espresso

yang membuatku linglung

berjalan menyisir masa lalu

menyesap pahit menggigit

dalam tiap teguk kenangan

getir yang enggan mekar.

-SS-