Tentrem Jogja: Kemewahan Hotel Bintang Lima

 

 

Sarapan menu super lengkap di dining hall dengan menu unik seperti es dawet hitam dan es krim tolak angin menjadi poin Hotel Tentrem di Jogja. Fasilitas hotel juga nyaman.
Nama hotel Tentrem mendadak menjadi pembicaraan begitu dipilih sebagai lokasi menginap Barack Obama dan keluarga  saat libur di Yogyakarta tahun lalu. Pilihan Obama memang tepat. Tentrem  sebagai hotel bintang lima memadukan unsur modern dan tradisional yakni budaya Jawa tanpa mengurangi kemewahan hotel modern.
Hotel Tentrem saat ini termasuk bangunan tinggi di Yogyakarta dengan jumlah total delapan lantai dan 300 kamar. Kamar di hotel milik grup perusahaan jamu Sido Muncul  ini terbagi dalam tujuh tipe yakni deluxe room, premiere room, executive suite, prambanan suite, kraton suite, wijaya kusuma suite, dan presidential suite..
Lokasi Hotel Tentrem di Jalan Sangaji gampang diakses dan strategis jika pengunjung ingin mengeksplorasi kota Yogyakarta. Karena hotel ini berdekatan dengan landmark Jogja seperti Tugu Muda, Malioboro, dan Taman Sari.
Begitu memasuki lobby hotel yang luas dan mewah, pengunjung bisa mencoba welcome drink yang berada di sisi sebelah kanan dari area reservasi hotel. Pengunjung bisa memilih jamu beras kencur atau kunyit asem.
Ruangan kamar terbilang luas dengan sofa dan meja yang di atasnya terdapat buah-buahan segar free untuk tamu hotel. Area bathroom juga lapang dengan pemisahan ruangan antara standing shower, toilet, dan wastafel. Karena hotel bintang lima, maka amenities hotel super lengkap.

 

Kamar juga dilengkapi balkon di belakang. Ada dua kursi rotan dan meja yang bisa digunakan pengunjung untuk membaca koran, majalah, atau sekedar melihat kondisi sekitar.
Antrian Sarapan?
Ada pemandangan yang berbeda saat jam sarapan. Jam menunjuk angka 9. Tapi masih terlihat antrian orang yang menunggu giliran dipanggil untuk sarapan di dalam yakni di dining hall. Jam breakfast di Tentrem sekitar pukul 06.30 wib hingga pukul 10.00 wib. Area dining hall besar. Tetapi tetap tidak bisa menampung seluruh pengunjung yang akan breakfast.
Sembari menunggu giliran sarapan, pengunjung bisa mencicipi kudapan ringan dan minuman seperti teh dan kopi yang disediakan di luar. Atau duduk di sofa sambil memandang swimming pool yang terbilang lumayan luas. Masih di ruangan yang sama, pengunjung juga bisa bermain biliard.
Seperti review yang bertebaran di situs online, menu breakfast yang dihidangkan secara buffet di hotel Tentrem sangat lengkap. Mulai dari menu tradisional seperti pecel, bubur ketan, dan masih banyak lagi. Pengunjung juga bisa memilih menu lain seperti japanesse food atau western.
Namun dari sekian banyak menu yang disajikan, ada menu-menu yang terbilang istimewa atau unik. Seperti es dawet hitam dan es krim tolak angin! Es krim tolak angin ini mendapat banyak pujian dari pengunjung. Karena rasanya enak.
Karena hotel Tentrem standar bintang lima, maka fasilitas hotel lengkap seperti kolam renang outdoor, kids corner, spa, fitness center, gerai dan galeri Sidomuncul, restoran, bar, lounge, meeting room, ballroom, fasilitas sauna dan whirpool. Area sauna, kolam air panas, fitness center berada di lantai dasar.
Untuk restoran dan kafe, ada The Duck King yang berada di dekat swimming pool, Summer Palace dengan  konsep casual dining menghidangkan  chinese cuisine. Juga Eboni Bar & Lounge untuk ngopi atau ngeteh cantik sambil memandang keluar ke arah kolam renang.
Tarif hotel saat lemonpolka menginap di sana sekitar Rp 1,5 juta. Range harga kamar hotel tentrem terbaru dengan model pembelian via online berkisar Rp 1,39 juta hingga Rp 4 jutaan. Dengan fasilitas hotel lengkap, interior hotel mewah tapi tetap dengan sentuhan lokal, menu breakfast super lengkap, dan lokasi yang strategis, hotel Tentrem termasuk recommended.

Liburan ke Jogja Day 1

Jogja! Kurang lebih seperti itu kali ya kalau aku teriak begitu sampai bandara adi sucipto saat ayam-ayam manis pada bobok lelap di kandang:p Yup, aku sampe di airport sekitar jam 23.30 wib sih.Lumayan sepi lah airport-nya. Kata sopir taksi yang kutumpangi, itu merupakan penerbangan terakhir.Oh iya,kalau mau naik taksi dari bandara,mending langsung naik dari bandara.Krn harganya msh reasonable.Aku waktu itu naik taksi di dekat stasiun.Harganya malah lumayan. Bandara ke lokasi penginapan di Jalan sangaji Rp 100 ribu.

Aku stay di sini tiga hari dengan hotel berbeda-beda.Hari pertama buat numpang tidur nginep di citra dream.Dapat harga lumayan murah untuk weekend sekitar Rp 300 ribu. Yang aku suka dari citra dream ini,air shower kamar mandinya lembuuuuut banget haha.Bikin aku betah mandi hehe.Swear, itu yg bikin aku lumayan excited 😊 Untuk lay out kamar lumayan bagus.Kamar terkesan lega.Nah,meski termasuk budget hotel, masih ada view-nya kok dari jendela mungil di pojok kamar. Poin plus lain yakni gampang banget nyari makanan. Apalagi bagi penggemar jajanan kaki lima kayak aku. Ga usah jauh-jauh ke malioboro, kalau malam tuh di depan hotel sudah banyak pedagang makanan nangkring seperti bebek goreng, gudeg, nasi goreng. Nah, pagi harinya kita bisa plesiran belanja di pasar tradisional.Tapi, kalau mau jalan-jalan menikmati udara Jogja juga bisa.Lokasi citra dream tidak terlalu jauh ke malioboro kok. Cukup jalan kaki sekitar 15 menit-20 menit sampai di area malioboro.Sambil menikmati udara pagi,kita bisa menyantap nasi pecel atau gudeg yang disajikan mbah-mbah. Seporsi nasi pecel dengan tahu tempe bacem, sate udang, bakwan jagung sekitar Rp 27 ribu.Jika ditambah es teh manis Rp 30 ribu. Sepertinya si mbah salah ngitung. Tapi aku membiarkan saja. Perut kenyang, terus cus balik ke hotel.

Yang masih harus di-upgrade dari hotel milik jaringan ciputra ini, wifi-nya ga kenceng. Wuih wifi kan sudah masuk dalam need setelah aktualisasi diri versi Maslow :p ✌🏻️😄 Lainnya, hospitality-nya kurang yah. Layanannya terkesan ya begitu deh hehe. Tapi ga papa sih. Kalau aku pribadi, poin penting dari hotel itu akses, kebersihan, dan free wifi. Itu sudah cukup 😄

Setelah leyeh-leyeh sambil memandangi Jogja yang terik pagi itu,sekitar pukul 12.30 check out deh. Tadinya mau extend di citra dream. Tapi karena harganya lumayan kalau beli langsung di resepsionis sekitar Rp 400 an ribu, akhirnya kuputuskan pindah ke hotel lain yang kualitasnya lebih baik dengan harga yang nggak beda jauh yakni di harper mangkubumi by aston. Lokasi hotel harper searah dengan citra dream. Lucunya, book kamar secara langsung di harper lebih mahal ketimbang online. Akhirnya booking via online. Dapat deh kamar Rp 670 ribu. (Bersambung ya)