Apa Kabarmu

Apa kabarmu hari ini
Setelah puluhan purnama kutaruh kenangan di balik barisan awan yang membauri wajah langit berwarna biru kesukaanmu. Tak perlu merasa berdosa telah menggurat luka di dada. Aku telah melupakan dan menumpahkan bersama sekawanan hujan yang dulu selalu menggali airmata. Aku sudah bisa menerima semua. Mudah-mudahan kamu lega dan bahagia.
-SS-

Overnight Oatmeal Yang Ga Bikin Eneg

Tampilan kudapan oatmeal di media sosial seperti instagram kerap membuat lidah kita bergoyang. Sayangnya, tampilan makanan yang cantik di medsos, dalam realitanya kurang cocok dengan lidah kita.

Ada sebagian yang merasa eneg kalau mengkonsumsi oatmeal. Padahal jika kita posting di medsos, membuat kita ingin mengudapnya. Pas kita mencobanya, ternyata tidak seperti yang dibayangkan karena tidak sesuai dengan lidah kita yang masih lokal, suka sambal.

Penambahan bahan seperti jeruk sunkist, bright kismis, dan madu membuat oatmeal tidak eneg karena ada rada asam dan manis.

Berikut resep overnight oatmeal yang rasanya tidak eneg.

Resep Pertama

Komposisi:

Oatmeal instan (siap santap)

Susu kedelai

Yoghurt plain

Madu

Almond sliced

Buah naga, iris tipis

Jeruk sunkist, buang bijinya

Bright kismis

Chia seed

Pisang, iris sesuai selera

Cara Mengolah:

Campur susu kedelai, yoghurt, madu, oatmeal, buah naga ke dalam jar.

Ambil air matang, rendam chiaseed sampai mengembang.

Campurkan chiaseed ke dalam campuran oatmeal kemudian tutup jar.

Masukkan kulkas semalaman.

Keesokan paginya ambil overnight oatmeal dari kulkas.

Taruh irisan pisang, buahnaga, almond sliced, bright kismis, jeruk sunkist dan chiaseed sebagai garnish.

Overnight oatmeal siap disantap.

Resep Kedua

Dibanding dengan resep pertama, resep kedua agak eneg karena tidak ada potongan jeruk yang membuat rasa oatmeal segar dan asam.

Bahan

Oatmeal siap saji

Madu

Susu kedelai

Yoghurt plain

Buah naga, iris

Garnish

Buah naga, iris

Pisang, iris

Almond sliced

Chiaseed

Bright kismis

Caranya sama dengan resep pertama. Kemudian overnight oatmeal ditaruh di piring. Di atasnya diberi irisan pisang, buah naga, bright kismis, chiaseed, almond sliced.

Ketika Agama Hanya Berhenti di Simbol

Masih ingat Amel Alvi yang tertangkap karena prostitusi pada 2015 datang ke ruang sidang menggunakan baju gamis dan cadar warna hitam? Untuk melengkapi citra agamisnya, hari itu Amel juga membawa tasbih di tangannya. Atau terpidana kasus korupsi miliaran rupiah Angelina Sondakh yang mendapat pujian karena khatam Al Quran dan mengenakan jilbab pada Juli 2015.

Atau artis Luna Maya dan Cut Tari ketika dikaitkan kasus video porno. Keduanya berpenampilan lebih tertutup ketika memberikan klarifikasi terkait video yang sempat menghebohkan tanah air tersebut.

Seperti dilansir newsdetik.com Malinda Dee yang tersangkut kasus penggelapan dana nasabah Citibank Rp 16 miliar juga mendadak mengenakan kerudung saat hadir di KPK. Nunun Nurbaeti tersangkut kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur  Senior Bank Indonesia juga tiba-tiba mengenakan jilbab ketika berurusan dengan KPK pada 2011.

Sejumlah perempuan lain yang tersangkut hukum karena kasus korupsi dan suap juga mendadak tampil agamis. Seperti Dharnawati yang tertangkap KPK pada 2011 karena kasus suap di Kemenakertrans, setelah berurusan dengan hukum ia mengenakan cadar. Hal senada juga dilakukan Yulianis yang terlibat kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games era SBY. Ia mengenakan cadar setelah berurusan dengan KPK.

Pejabat publik juga mengenakan jilbab ketika tersangkut kasus korupsi seperti Imas Dianasari hakim ad hoc di Pengadilan Hubungan Industrial di Bandung yang merubah tampilannya dengan berjilbab setelah tersangkut kasus suap Rp 200 juta.

Atau Very Idham Henyansyah alias Ryan dari Jombang yang membunuh sekitar 11 orang secara berantai sekitar tahun 2008 lalu juga mengenakan baju koko dan peci ketika di persidangan.

Fenomena ganjil lain adalah penggunaan kata yang sebetulnya berkonotasi positif untuk kegiatan maling uang rakyat alias korupsi seperti liqo’ (mengaji) dan juz (juzamma) oleh politisi PKS Yudi Widiana. Politisi PKS itu tersangkut kasus menerima suap sekitar Rp 11,1 miliar untuk pembangunan jembatan di Maluku dan Maluku Utara (tirto.id).

Hal yang menyedihkan, pengadaan Al Quran oleh Kementerian Agama pada tahun 2011-2012 juga menjadi ajang maling oleh para pejabat. Kitab suci yang seharusnya menyadarkan manusia, pengadaannya bisa menjadi ajang untuk merampok uang rakyat. Sejumlah pejabat yang terlibat telah mendekam di penjara.

Postingan agamis juga kerap dilakukan oleh pejabat publik yang terkena kasus korupsi. Seperti yang dilakukan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) sekaligus bakal calon Gubernur Kukar dari partai beringin Rita Widyasari yang terkena kasus suap gratifikasi senilai Rp 6 miliar lebih. Anak dari Bupati  Kutai alm Syaukani yang semasa hidupnya juga tersangkut kasus korupsi merugikan negara ratusan miliar itu via akun facebook-nya  membuat status  di FB “Teringat pesan bapak ku, badan boleh terpenjara, tapi tidak pikiran dan pendukung ku. Dunia ini hanya lintasan sejenak. Penjara itu tempat khusuknya ibadah.”

Agama Hanya Simbol?

Perubahan penampilan para koruptor, artis yang tersandung hukum menjadi agamis, pemilihan kalimat yang tidak jauh dari kitab suci dan nama Tuhan, tentu tidak lepas dengan kondisi masyrakat Indonesia yang terbilang agamis dari sisi ritual dan simbol, tetapi belum memahami esensi ajaran Islam.

Salah satu indikator masyarakat agamis yang masih terjebak pada simbol dan belum melangkah kepada esensi adalah sebagian besar masyarakat sudah sadar tentang perintah agama untuk menjalankan ibadah ritual seperti sholat, puasa, menutup aurat, menunaikan ibadah haji, tetapi di sisi lain pemahaman tentang akhlak atau etika belum kuat. Kiblat dari dari akhlak atau etika  adalah tidak merugikan, mengganggu kepentingan, kenyamanan, keadilan orang lain sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai makhluk sosial sekaligus mengamalkan ajaran akhlak yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Praktek-praktek menyimpang dari ajaran Islam yang merugikan orang lain dan gampang kita temui dalam kehidupan sehari-hari antara lain cuek duduk di kereta padahal ada penumpang lain yang lebih membutuhkan, tidak menolong korban kecelakaan malah memotret, merekam, dan mempostingnya di media sosial, tidak menolong korban kecelakaan malah mengambil barang-barang pribadi milik korban, mengendarai motor, mobil semaunya yang bisa membahayakan diri sendiri dan mengancam nyawa orang lain, tidak berusaha mengembalikan barang temuan dan menganggap sebagai rezeki, tidak meminta maaf menyalip antrian, tidak merasa malu mencontek, masuk menjadi aparat pemerintah dengan menyogok, menggoalkan tender proyek dengan menyogok pejabat, tidak bisa menjaga lisan dengan berkata kasar, menghina, mencemooh, memaki, dll.

Contoh tindakan yang tidak mencerminkan nilai Islam dan merugikan banyak orang adalah korupsi karena magnitude atau pengaruh buruknya besar untuk sebuah negara. Korupsi adalah tindakan mencuri uang rakyat. Dari tindakan oknum tersebut, masyarakat dirugikan. Karena uang yang seharusnya digunakan untuk pembangunan gedung sekolah, ruangan kelas, puskesmas, rumah sakit, pengadaan obat, buku-buku digunakan untuk pribadi. Atau misalnya pembangunan jalan, jembatan yang seharusnya kualitasnya bagus dan bisa tahan sampai puluhan tahun, karena dikorupsi untuk pribadi akhirnya kualitas bangunan jalan, jembatan menurun dan hanya bisa bertahan tidak sampai puluhan tahun. Atau dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan gizi warga kurang mampu dikorupsi oleh pejabat terkait yang berdampak kematian bayi yang menderita gizi buruk.

Dengan kondisi masyarakat yang melihat kesholehan seseorang diukur dari baju, ucapan, postingan yang agamis, maka wajar jika ada pejabat publik atau artis yang tersangkut hukum akan melakukan hal ini. Pejabat yang tersangkut korupsi akan berargumen dengan menggunakan sumpah atas nama Tuhan, mengutip ayat-ayat Al Quran yang sebenarnya sudah ia khianati dan digunakan kembali untuk mendapat simpati.

Kondisi warga yang sebagian agamanya baru sebatas ritual dan simbol juga menjadi lahan empuk bagi para politisi yang kurang capable, minim prestasi, tapi hasrat berkuasanya luar biasa. Mereka tanpa ragu akan mencatut Islam untuk meningkatkan nilai jual sekaligus menjatuhkan lawan politik karena kurangnya nilai jual. Warga yang mudah terpesona dengan simbol atau hal-hal yang berbau agama akan gampang terbius dan menganggap ybs sebagai figur soleh yang layak dipilih sebagai pemimpin. Padahal wilayah leadership lebih kompleks dari sekedar kesamaan identitas dan kesolehan prbadi yang kerap tidak berbading lurus dengan integritas dan kredibilitas seseorang yang sangat diperlukan untuk menjadi pemimpin yang adil, tegas, bersih dari korupsi dan menginspirasi.

Dengan kondisi spiritualitas yang berhenti di simbol bukan masuk ke dalam esensi, maka kita kerap melihat saudara kita menghina, mencaci maki saudara muslimah lainnya yang melepas hijab. Seolah-olah hinaan, cacian kepada muslimah yang melepas hijab dianggap sebagai jihad.

Saudara muslimah yang mencaci, menghina, mengolok-olok muslimah yang lepas jilbab (simbol) sepertinya tidak menyadari bahwa keputusan menggunakan dan melepas jilbab  (simbol) itu wilayah pribadi yang tidak merugikan orang lain. Yang bersangkutan menggunakan atau melepas jilbab tidak merugikan orang di sekitarnya. Karena itu wilayah kepatuhan seorang hamba dengan perintah TuhanNya dengan model hubungan vertikal. Dosa karena melepas jilbab juga ditanggung sendiri oleh ybs.

Kalau kita takut ybs membawa pengaruh buruk terhadap muslimah lan, maka seharusnya kita memberi masukan kepada ybs secara privat, tidak terbuka diketahui orang lain seperti via inbox, DM, atau diajak bicara hanya berdua tanpa orang lain tahu. Karena adab dalam Islam, jika kita ingin memberi nasehat, tidak boleh menyakiti perasaan orang lain dengan memberi nasihat secara pribadi dan tidak di depan orang lain yang membuat ybs malu atas nasihat kita. Kesadaran memperlakukan orang lain secara manusiawi adalah manifestasi dari nilai-nilai Islam yang membentuk pribadi kita sebagai insan yang melihat agama tidak berhenti di simbol, tetapi juga termanifestasi dalam akhlak (esensi). Wallohu a’lam bishowab.

Sahid Eminence: Hotel Di Lahan Berkontur dengan View Keren

Ho Hotel Sahid Eminence berada di Ciloto, Puncak Jawa Barat. Tepatnya di Kota Bunga Puncak Jawa Barat. Lokasi ini dari area puncak pass masih lumayan jauh.

Setelah sampai di lokasi, begitu melihat fasad hotel dari depan, tidak terlihat istimewa, B saja kalau istilah sekarang. Karena fasad depan terlihat biasa, maka ekpektasi tidak terlalu tinggi. Imej lux mulai terasa begitu memasuki grand lobby hotel yang terpusat di tengah dengan sofa-sofanya yang memberi kesan mewah serta nuansa gold yang membuat ruangan terasa hangat dan lux.

Begitu keluar dari area restoran indoor yang berada di samping resepsionis, dan memasuki selasar, pengunjung akan takjub dengan view di bawahnya. Aliran sungai dan hijaunya tanaman di bawah menjadi pemandangan yang memanjakan mata pengunjung. Jika ingin menikmati sensasi berbeda, pengunjung bisa menikmati view dari dalam lift bergerak ke bawah karena posisi hotel berada di tebing.

Wajar jika bangunan hotel dari depan jalan raya terlihat biasa saja. Karena ternyata hotel dibangun di lahan berkontut dengan model bangunan vertikal ke bawah.

Kemegahan fasad Sahid Eminence baru terlihat kalau pengunjung turun ke lantai dasar. Begitu keluar dari ruangan di lantai dasar yang bersebelahan dengan jalan dan sungai yang terlihat dari lantai atas, pengunjung akan melihat kemegahan Sahid Eminence.

Lokasi lantai dasar instagramable dengan nuansa putih memenuhi fasad bangunan gedung. Lokasi lain yang photoable adalah selasar dengan view sungai di bawah, dan area makan di rooftop.

Bintang Empat

Menurut keterangan pegawai hotel, Sahid Eminence merupakan hotel bintang lima. Tapi setelah mengecek di situs sahid eminene, hotel ini termasuk kelas bintang empat dengan fasilitas sekelas bintang lima.

Tarif kamar untuk junior suite mountain view queen bed termasuk breakfast berkisar Rp 1,6 juta hingga Rp 1,8 juta. Pengunjung bisa mendapatkan harga lebih hemat via pembelian online sekitar Rp 1,35 juta.

Untuk tipe kamar royal suite with breakfast tarifnya sekitar Rp 1,89 juta via online. Tarif untuk tipe royal suite bisa lebih tinggi kalau kita membeli tiket secara langsung di hotel. Sahid Eminence terbilang hotel baru yang baru dibuka sekitar Desember 2016.

Ketika berkunjung ke hotel ini, sebagian besar pengunjung hotel ini adalah pasangan muda belum punya anak. Sebagain berasal dari wisatawan domestik, tapi sebagian besar berasal dari Arab Saudi.

Jika ingin menginap bersama keluarga, tenang, hotel Sahid Eminence menawarkan paket aktivitas outdoor yang bisa diikuti anggota keluarga seperti rafting, outbond, area jogging track, climbing mini zoo, dan aktivitas indor seperti renang atau memanjakan diri di spa. Standar layanan hotel terbilang bagus dengan staf hotel ramah.

Menu makanan juga variatif dengan menu Indonesia, Western, Arab, Sunda. Selain kelebihan, ada kekurangan seperti lahan parkir kurang memadai, pengaturan arus kendaraan yang masuk hotel kurang bagus karena terbatasnya lahan.

Hujan Rontokkan Sakura di Cibodas

Kini untuk melihat cantiknya bunga Sakura tidak perlu jauh-jauh terbang ke Jepang. Pasalnya, kini ada taman sakura di Kebun Raya Cibodas (KRC).

Namun, untuk menikmati bunga sakura, pengunjung lebih baik mencari informasi kapan bunga asal Jepang itu mekar. Karena bunga ini tidak mekar sepanjang tahun.

Dalam setahun pohon sakura di KRC berbunga dua kali yakni pada Januari-Februari dan Juli-Agustus.

Meski ada patokan bulan, lebih baik tetap mencari informasi mengenai kapan sakura di KRC berbunga. Pasalnya, tren sakura mekar setiap tahun berbeda-beda.

Tahun 2017 sakura di KRC mekar pada Februari seperti diunggah di laman FB KRC. Namun tahun ini sakura di KRC mekar pada awal hingga pertengahan Januari seperti diunggah di laman FB KRC dan postingan netizen.

Meski sakura mekar pada pertengahan Januari tahun ini, tapi tidak menjamin pengunjung bisa melihat sakura mekar. Karena bunga sakura akan rontok jika curah hujan lumayan tinggi.

Memasuki minggu ketiga Januari 2018,curah hujan lumayan tinggi. Alhasil sakura rontok dan pengunjung yang ingin melihat bunga dengan rona merah muda di KRC tersebut, hanya bisa melihat batang, ranting, dan sedikit daun sakura. Karena bukan hanya bunga sakura saja yang rontok, daun sakura juga ikut rontok.

Taman Sakura di Kebun Raya Cibodas dibangun pada Maret-Desember 2007 dengan luas 6.647 meter persegi.

Terdapat empat jenis pohon sakura di KRC yakni Prunus cerasoides D. Don, Prunus arborea (Blume) Kalkman, Prunus costata (Hemsl) Kalkman, dan Prunus Sp.

Menariknya, di antara pohon-pohon sakura yang terlihat meranggas karena bunga dan daun rontok akibat hujan, mengalir sungai dengan air yang jernih.

Di atas sungai yang dikepung pohon sakura ini terdapat jembatan yang instagramable. Jembatan ini memang menjadi salah satu spot favorit pengunjung.

Untuk menikmati keindahan taman sakura, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 9.500 untuk tiket masuk per orang dan biaya parkir Rp 16 ribu untuk roda empat dan Rp 5 ribu untuk roda dua.

Lokasi KRC yang luasnya sekitar 80 hektar betada di Kelurahan Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ayo, rencanakan liburan ke taman sakura KRC. Sambil menghirup udara segar, mata juga lebih sehat dengan pemandangan hijau beragam tanaman.

Source: youtube.com/trisnoutomo