Lele Super Hot di Dapoer Kayoe

Udara dingin seperti Lembang, Bandung, mendorong pengunjung mencari sesuatu yang hangat. Agaknya, keinginan mencari yang hangat, agar udara dingin lumer, ditangkap oleh owner Restoran Dapoer Kayoe yang menghadirkan konsep rumah makan dua lantai dengan elemen utama kayu. Bangunan resto yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi Lembang ini ditata sedemikian apik. Selain kental dengan unsur kayu sebagai penyeimbang, ada deretan tanaman hijau yang tertata rapi di bagian depan resto. Di bagian dalam interior resto, unsur kayu masih dominan dengan room decor bernuansa tradisional dan modern dengan warna coklat dan khaki berpadu. Selain menyantap makanan, pengunjung bisa bersantai di kursi ayun di area belakang. Tak jauh dari sini, yakni di sampingnya ada musholla dan toilet. Mau belanja oleh-oleh? Resto ini juga menjajakan oleh-oleh khas bumi Parahyangan. Selain oleh-oleh, pengunjung juga bisa berburu souvenir. Asyik kan? Lelenya Nendang Banget Masakan Sunda menjadi menu andalan Resto Dapoer Kayoe. Wajar, karena berlokasi di Lembang. Sejumlah menu sunda menjadi pengisi daftar menu. Seperti nasi timbel, pepes, dll. Jika ingin mengudap penganan ringan, di meja tersaji otak-otak dengan bumbunya yang mantap. Di luar masakan sunda, ada menu lele dengan ukuran terbilang lumayan besar lengkap dengan daun kemangi dan sambal pedasnya. Rasanya greget banget. Gurih daging lele, yanh dicocol dengan sambal merah nan pedas membuat lidah menari! Menu ini recommended banget! Jika anda lelah terjebak kemacetan di area Lembang, bisa ngaso sebentar di sini sambil selonjoran, mengudap otak-otak. Kemudian mengisi perut yang keroncongan karena terjebak macet di jalan dengan nasi pulen yang masih hangat, lengkap dengan sambal dan lele atau ayam goreng. Dijamin penat berkendara hilang!

Liburan Tiap Bulan. Mau?

 

Hari gini apa sih yang tidak bisa. Termasuk liburan tiap bulan. Jangan bilang tidak punya uang. Uang bisa dicari selama kita mau bekerja mencarinya. Kalau penghasilan pas-pasan apa masih bisa? Tetap bisa kalau kita membuat liburan sebagai prioritas. Mana mungkin liburan untuk makan sehari-hari saja sulit? Yakin ngomong begitu? Yang dimakan apa dulu dan dimana lokasinya?

Seperti kata pepatah kuno “Jika ada kemauan pasti ada jalan. Atau there is a will there is a way.” Tanpa kemauan, maka liburan hanya ada dalam angan-angan. Kenapa? Karena kamu tidak pernah merencanakan liburan. Dan liburan tidak harus punya uang lebih.

Caranya gimana?

  1. Disiplin menyisihkan uang. Setiap bulan usahakan sebelum dipakai untuk keperluan hidup bulanan, sisihkan uang untuk target liburan kamu. Besarnya tergantung lamanya liburan yang kamu inginkan, lokasi liburan, dan fasilitas liburan. Jika targetmu berlibur di lokasi tempat tinggal maka alokasi uang yang disisihkan untuk liburan tentu tidak besar.  Karena planningnya liburan tiap bulan, maka uang yang kamu sisihkan lebih gampang ditaruh di tabungan. Ini berlaku terutama bagi kelompok orang yang nggak suka ribet dengan aturan deposito.
  2. Atur waktu liburan sesuai dengan hari libur kerja  dan tanggal merah. Kadang yang menjadi kendala berlibur adalah tidak adanya waktu untuk liburan karena kerja. Nah, karena keterbatasan waktu itulah kamu harus bikin planning jauh-jauh hari terkait waktu liburan. Mungkin di bulan-bulan tertentu liburannya pas weekend dengan konsekuensi macet jika menggunakan kendaraan seperti mobil, bis. Juga, lokasi liburan  biasanya padat karena banyak pengunjung. Sebenarnya liburan tanggal merah juga beresiko macet dan lokasi wisata penuh oleh pengunjung jika obyek wisatanya di dalam negeri. Tapi apa boleh buat. Daripada tidak liburan?
  3. Tentukan lokasi liburan sesuai dengan budget. Jika uang tabungan jumlahnya sedikit, maka memilih lokasi liburan harus rasional. Pilih lokasi yang dekat dan tidak banyak biaya tambahannya seperti tiket masuk, parkir, dll.
  4. Tidak harus beli oleh-oleh. Hal lain yang memberatkan kita traveling adalah komponen oleh-oleh. Kalau ada teman yang nitip oleh-oleh tapi tidak janji menggantinya dengan uang, patut menjadi pertimbangan untuk menolaknya. Kamu bisa menolak secara halus. Jika kamu tidak tegas dengan persoalan oleh-oleh, maka tiap traveling kamu akan terbebani dengan komponen ini.
  5. Pilih destinasi wisata yang berdekatan. Jika kamu ingin bersiwata ke suatu daerah dan mendapat banyak obyek, bisa mencari informasi destinasi wisata yang lokasinya berdekatan. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya transportasi dan waktu.
  6. Mengurangi biaya lain-lain untuk traveling. Setiap kita pasti mempunyai pos pengeluaran yang sebenarnya bisa ditiadakan karena bukan kebutuhan pokok. Nah, jika kamu sudah bisa menghilangkan pos pengeluaran yang tidak perlu, alokasikan uang tersebut untuk biaya traveling. Lumayan kan?
  7. Cari penghasilan tambahan. Jika ingin liburan tiap bulan, maka salah satu solusinya adalah menambah income dengan penghasilan tambahan. Langkah ini ditempuh jika kamu sudah tidak bisa mengotak atik pengeluaran lagi.

Menghemat Bujet Hotel Untuk Traveling Lagi. Mau?

 

Menghemat anggaran untuk hotel dan digunakan untuk traveling lagi? Siapa yang nolak. Nih tipsnya.

Bisa dipastikan hampir setiap tahun harga tiket hotel naik. Bahkan, kadang kenaikannya signifikan. Kondisi ini akan menjadi masalah tersendiri bagi penyuka traveling. Karena melancong ke mana pun pasti perlu penginapan. Terlebih, bagi mereka yang terbiasa menginap di hotel berbintang ketika traveling layaknya seorang turis. Nah, bagi kalian yang sering bepergian, ada baiknya menyimak tips berhemat dari alokasi angaran untuk hotel seperti dilansir save70.com. Dijamin kalian bisa menabung dan bisa digunakan untuk traveling lagi. Asik kan…

Layanan Ekstra

Jika mencari tempat penginapan, usahakan paket yang disediakan hotel tersebut sudah termasuk pelayanan ekstra seperti sarapan, wifi, dan makanan anak-anak jika kamu membawa anak selama traveling.

Juga kopi, teh yang disediakan di lobby hotel. Atau bisa berupa infused water plus snack seperti yang disediakan di lobby Hotel Best Western Premier La Grande di Bandung, Jawa Barat. Atau aneka jamu seperti di Hotel Tentrem, Yogyakarta. Pasalnya, fasilitas sarapan, cemilan, kopi, teh dan sejenisnya serta wifi lumayan mengurangi pengeluaran selama traveling.

Menjadi Member

Jika kamu sering stay di hotel sama atau menginap di hotel yang punya jaringan sama, untuk menghemat biaya hotel, salah satu caranya dengan mengikuti program member. Apa manfaatnya menjadi member? Selain mengumpulkan poin, kamu juga mempunyai kesempatan menginap gratis. Lainnya, dengan menjadi member kamu bisa memperoleh penawaran istimewa dari pihak hotel.

Tinggal di Hotel yang Jauh dari Pusat Kota

Jika kamu memilih tinggal di hotel yang ada di pusat kota, bisa dipastikan harga tiket meningapnya akan tinggi. Sebaliknya, anda bisa berhemat jika menginap di hotel di luar kota. Tips ini bisa dipertimbangkan jika ongkos transportasi di negara atau daerah tersebut lumayan murah. Ini menjadi pertimbangan jika kamu tidak membawa kendaraan sendiri.

NWXV9816[1]

 Makan di Luar

Biasanya makanan yang disediakan hotel harganya lebih mahal ketimbang di rumah makan atau restoran. Jika tidak kepepet sebaiknya tidak membeli makanan di hotel. Meski, ada beberapa grup hotel yang harga makanannya terbilang murah,

Upgrade ke Suite Room .

Jika bepergian bersama keluarga, lebih baik meng-up grade kamar yang direservasi dari spesifikasi biasa menjadi suite room atau presidential. Mengapa? Karena suite room ruangannya lebih luas dan mempunyai kamar tidur sendiri yang memungkinkan untuk menampung anggota keluarga dalam jumlah banyak.

Pilih Kamar di Sudut.

Pilihlah ruangan kamar di sudut. Pasalnya, ukuran kamar di sudut biasanya lebih luas ketimbang kamar biasa.  Meskipun, secara harga tiket tidak lebih murah dari kamar biasa.

Hindari Makan Makanan di Mini Bar

Hal lain yang berhubungan dengan hotel dan bisa mengurangi pengeluaran kamu adalah tidak mengambil makanan dan minum yang ada di dalam minibar. Mengapa? Yang pasti harga item di minibar lumayan mahal. Lebih baik kamu membawa cemilan sendiri dengan membelinya dari luar.

Hindari Weekend

Tingkat okupansi hunian di hotel meningkat setiap akhir pekan dari Jumat hingga Ahad. Karena demand alias tingkat permintaan meningkat pas akhir pekan, maka harga tiket hotel pun ikut naik,    Tiket akan jauh lebih murah jika kita menginap pada malam Senin hingga malam Kamis.

Beli Tiket Secara Online

Jika ingin mendapat deal terbaik untuk harga tiket hotel, lebih baik membeli secara online. Pasalnya, membeli secara online bisa menghemat sekitar 10 hingga 15 persen disbanding membeli tiket secara langsung di hotel. Lumayan kan jika bisa menghemat 10 hingga 15 persen?

Nah, demikian tips berhemat dari anggaran untuk hotel.

“Makan emping sama buah kawis…Happy traveling guys…”

 

 

JNOW3143[1]

Keluarga dengan 7 anak ini Traveling ke 39 Negara.Yuk Intip Rahasianya.

IMG-20171105-WA0003

Greg Denning bersama istriya Rachel dan ketujuh anaknya telah mengunjungi 39 negara seperti dituturkan Greg kepada cnbc.com. Mereka mulai traveling pada tahun 2007 dengan empat anak waktu itu, Bermodal 10 ribu dollar AS atau jika dikurskan sekarang sekitar Rp 135,73 juta, pada 2007 keluarga Dennington mantap memulai traveling keluarga dengan bepergian ke Costa Rica. Uang itu diperoleh dari hasil menjual rumah dan mobil mereka selama tinggal di Utah, Amerika Serikat. Praktis keluarga Dennington tidak mempunyai tempat tinggal lagi.

Negara Mana Saja Yang Pernah Dikunjungi?

Negara-negara yang pernah dikujungi keluarga Denning selama sepuluh tahun antara lain Italia, Jerman, Guatemala, Praha, Slovenia, Kroasia, Polandia, Maroko, Thailan dan masih banyak lagi. Bisa diintip di instagram world school family ya.

Namun, dari puluhan negara yang pernah dikunjungi, keluarga Denning memfavoritkan negara-negara di Eropa. Mengapa? Menurut Greg, kota-kota di Eropa Timur view-nya cantik, aman, dan biaya hidupnya murah. Meski demikian, ada tiga negara yang sangat mereka sukai yakni Polandia, Kroasia, dan Slovenia. “Polandia, Kroasia, dan Slovenia favorit untuk traveling dengan biaya murah.”

Sebulan Rp 67,8 Juta Hinga Rp 80 Jutaan. Wow!

Kalau dilihat sepintas dari perjalanan keluarga dengan tujuh anak usia sekolah ini, sepertinya fun-fun saja ya guys. Dari gambar-gambar di instagram milik Greg yakni world school family anak-anaknya terlihat ceria. Mereka juga asik menikmmati traveling mereka. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Terlebih anak-anak keluarga Denning masih usia sekolah. Salah satu fakta menarik, mereka membawa buku seberat 181,4 kilo alias 700 pounds karena anak-anaknya tidak sekolah formal tetapi diajar ibunya dengan model home schooling.

Lainnya yang lumayan menjadi beban adalah untuk mebiayai kegiatan traveling keluarga besar ini, sebulan bisa menghabiskan sekitar 5 ribu hingga 6 ribu dollar AS atau skeitar Rp 61 juta hingga Rp 80 juta sebulan. Wow! Banyak kan? Padahal, dalam wawancara dengan huffingtonpost.com Greg mengaku selama traveling keluarganya sudah berusaha hidup hemat!

Karena keluarga ini homeless alias tidak punya tempat tinggal, dari mana mereka memperoleh uang? Ternyata Greg mendapat income dari bisnis online yang tidak mengenal batas lokasi. Ia biasanya mendapat tawaran kerjasama dari orang-orang yang ditemui selama perjalanan. Selain itu, Greg juga mengaku menjadi motivator bagi kepemimpinan anak muda terutama dalam public speaking dan presentasi. Nah, dari sanalah pundi-pundi mengalir untuk keluarga ini. Kebayang kan dengan uang pengeluaran Rp 67 juta hingga Rp 80 juta per bulan di Indonesia, sudah termasuk keluarga tajir. Tapi, itu masih termasuk hidup hemat menurut keluarga Greg hehe

Tips Traveling Puluhan Negara Bersama Keluarga

Berdasarkan wawancara Greg dengan ncbc.com maka berikut jurus ajaib untuk melakukan traveling hingga puluhan negara.

  1. Berani mengerjakan hal sulit. Menurut Greg, traveling dengan keluarga apalagi dalam jumlah besar itu bukan hal mudah. Seluruh anggota keluarga harus berani menerima tantangan mengerjakan hal sulit. Karenarani adaptasi dengan warga setempat, bukan perkara mudah. Kadang berhasil, kadang gagal, imbuhnya.
  2. Berperilaku seperti traveler bukan turis. Memangnya beda menjadi traveler dengan turis? Kata Greg ada perbedaan mendasar antara traveler dengan turis. Traveler itu bertindak seperti warga lokal. Misalnya, menempati apartemen atau rumah bukan hotel. Yang pasti biaya sewa apartemen atau rumah lebih murah ketimbang tiket hotel.
  3. Hidup Hemat. Selama bepergian diusahakan hidup hemat jika takut kantong jebol ya. Caranya? Jangan makan makanan impor ketika di luar negeri. Sudah di luar negeri, tetapi makan makanan impor? Hehe ya nggak apa-apa sih kalau uangnya lebih. Tapi kalau bujet terbatas, silakan puasa sepuasnya haha. Menurut Greg, makan makanan impor ketika traveling itu harganya sangat mahal. Nah!
  4. Lakukan dari negara yang berasahabat bagi traveler dan murah. Untuk memulai petualangan traveling bersama keluarga, Greg menyarankan bepergian ke Thailand. Pasalnya, negeri Gajah Putih itu sangat friendly bagi traveler baik yang kantongnya tebal maupun kantong tipis.  Pasalnya, biaya hidup di Thailand terbilang murah.

Selamat mencoba guys. Jangan lupa berdoa sebelum bepergian hehe. Dadaaaa

Icip-Icip di Nama Sushi

Bagi penggemar sushi di ibukota, resto Nama Sushi sepertinya masuk dalam list favorit mereka. Why?

Untuk rasa, menu yang disajikan Nama Sushi terbilang istimewa. Nah untuk harga, juga tidak membuat dompet atau kartu kredit jebol. Karena harga yang dibandrol tidak mahal untuk ukuran resto Jepang di Jakarta.

Nama sushi di pusat perbelanjaan Kota Casablanca Jakarta Selatan menjadi salah satu resto Jepang yang selalu dibanjiri pengunjung. Lokasinya berada tepat di sebelah kanan ekskalator area Food Society Kota Casablanca.

Pada akhir pekan, jumlah pengunjung biasanya membludak. Ada baiknya kita makan setelah jam makan siang atau menjelang sore jika ingin menyantap sushi di resto ini pas weekend.

Harga menunya mulai dari Rp 5 ribu hingga ratusan ribu.  Harga terendah Rp 5 ribu untuk air mineral pristine, Rp 15 ribu untuk jus markisa.

Varian udon, soba, chasoba harganya mulai dari Rp 35 ribu. Harga sushi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 40 ribuan.

Menu lain yakni makimono harganya mulai dari Rp 25 ribuan. Selain itu ada salmon belly soup Rp 65 ribu, salmon cheese rol Rp 130 ribu, unagi roll Rp 200 ribu.

Varian katsu dibandrol mulai Rp 45 ribu. Menu teriyaki harganya mulai Rp 45 ribu untuk chicken teriyaki.

Yang penasaran dengan sajian sushi dari negeri Sakura di Nama Sushi, silakan datang di Food Society Mall Kota Casablanca.

 

Nasi Briyani di Kowloon

Entah kenapa, dari saat di pesawat hingga berada di Hongkong aku tidak merasa ini adalah trip ke Hongkong. Why?

Karena menu makanan yang disajikan di pesawat adalah nasi kebuli dan lauk-pauknya. Nggak ada aroma chinese food-nya haha.

Nah, pas di Hongkong, makannya juga menu serupa. Seperti nasi briyani lauk ayam, nasi goreng dll. Alhasil, aroma Hongkongnya kurang, malah ganti aroma Arab dan India.

Padahal, setelah kubuka brosur salah satu rumah makan yang sempat kusinggahi, tertera menu green salad, fried shrimp, grilled fish. Menu-menu ini lebih terasa Hongkongnya bukan?

Rumah makan Kebab yang kukunjungi pas jam makan siang berada di Haiphong mansion, Haiphong road, Tsim Sha Tsui, Kowloon.

Ada yang istimewa di brosur rumah makan ini. Tulisan di atas brosur menggunakan bahasa Inggris dan Melayu. “Selamat Menjamu Selera”

Menu yang ditawarkan merupakan makanan Arab dan India. Seperti chicken biryani, beef biryani, mandi lamb, mixed vege, chicken curry, bhindi masala, humus, flafal, naan, kebab, chicjrn shish, mixrf grillef, pizza, spaghetti with shrimp, dan fried rice.

Harga bandrol tiap menu bervariasi mulai dari 75 dollar Hongkong hingga ratusan dollar Hongkong.

Untuk porsi makanan, jangan kaget ya haha. Karena porsinya super jumbo xoxo. Aku pertama kali shock melihat orang-orang di salah satu food court di mall Hongkong makan dengan porsi banyak banget. Bahkan, nasi di piring yang disajikan seakan gunungan.

Tapiiii, meski awalnya shock, akhirnya aku juga bisa menghabiskan makanan yang terhidang di meja. Entahlah antara rakus dan lapar kali ya. HahaIMG-20170723-WA0013PicsArt_07-24-09.37.33.jpg

Hai Hongkong

Pesawat Cathay Pacific baru saja mendarat di Hongkong International Airport ketika jam menunjukkan pukul 10 pagi atau 9.00 WIB. Pasalnya waktu Hongkong lebih cepat sejam dibanding Jakarta.

PicsArt_07-24-09.18.03IMG-20170723-WA00002017-03-08-21-09-24-885PicsArt_07-24-09.44.24.jpgPicsArt_07-24-09.19.48.jpg

Bersama rombongan kecil aku bergegas menuju bagian imigrasi. Ada yang sedikit berbeda di airport ini. Setelah naik turun ekskalator, melewati screening demi screening petugas bandara, akhirnya aku melewati bagian imigrasi.

Selama di Hongkong, hanya ada beberapa obyek yang dikunjungi. Seperti kawasan Kowloon dan Disneyland.

Untuk memudahkan mobilitas, maka kereta atau MTR alias mass transit railway dan airport express menjadi pilihan. Nah, kita bisa membeli kartu octopus jika ingin menggunakan moda transportasi ini.

Lokasi pembelian kartu octopus, begitu keluar dari hall kedatangan, ikuti petunjuk train to city.

PicsArt_07-24-09.43.06 PicsArt_07-24-09.50.19.jpg

Menariknya, harga kartu octopus akan lebih murah jika kita membeli secara rombongan.

Jalan-Jalan di Nathan Road, Kowloon

Salah satu destinasi yang kami kunjungi adalah Nathan Road, Kowloon. Di tengah lalu lalang pejalan kaki yang memenuhi ruas jalan Nathan road dan jalan-jalan di sekitarnya, kita akan dimanjakan dengan pemandangan pusat perbelanjaan, butik-butik, dan restoran yang menggoda iman.

Masalahnya, untuk resto-resto yang ada tidak dijamin kehalalannya. Nah, ini tentu menjadi masalah tersendiri bagi saya dan rombongan.

Setelah kelelahan mencari makanan halal di salah satu mall di Nathan road, dan hasilnya nihil, kami memutuskan menyusuri Haiphong road.

Kami menemukan salah satu resto muslim. Namanya kebab. Rumah makan ini tidak terlihat dari sisi jalan. Lho kalau tidak terlihat, kenapa kami bisa menemukannya?

Jadi, saat melintasi ruas jalan ini ada seorang pemuda Arab membagi brosur menu makanan halal sambil teriak “halal halal…”

Jadilah kami mencari alamat yang tertera di brosur. Lokasi rumah makan kebab ini berada di bangunan Haiphong Mansion lantai 2.

Ternyata oh ternyata, jika kalian berada di area sini, tak jauh dari perempatan Haiphong road, terdapat Kowloon Mosque alias Masjid Kowloon.

Selain makan, tentunya kita bisa belanja di pusat perbelanjaan modern. Atau jika ingin mendapatkan harga lebih murah bisa berburu di Ladies Market. Yang tentunya harga bisa ditawar.

PicsArt_07-24-09.32.17.jpgPicsArt_07-24-09.37.33.jpgPicsArt_07-24-09.35.40.jpg IMG-20170723-WA0011.jpg

Disneyland Hongkong

Disneyland Hongkong! Yup obyek ini menjadi tujuan selanjutnya. Untuk mencapai Hongkong Disneyland Resort kita bisa menggunakan MRT, taksi, bus, atau mobil.

Saya dan rombongan menggunakan MRT untuk mencapai Hongkong Disneyland. Jarak tempuh dari tiga stasiun ke Disneyland yakni stasiun MTR Hong Kong International Airport (pindah di stasiun Tsing Yi dan stasiun Sunny Bay, stasiun MTR Kowloon, dan stasiun MTR Hongkong sekitar 30 menit.

Ada yang unik dengan bagian interior MTR ke Disneyland. Yakni kaca kereta bergambar disney.

Begitu sampai di stasiun Disneyland resort, kita harus naik tangga atau ekskalator untuk mencapai area Disneyland. Sekitar 200 meter kemudian ada gapura bertuliskan Disneyland yang biasa digunakan sebagai background foto turis.PicsArt_07-24-09.41.31

PicsArt_07-24-09.49.05.jpg PicsArt_07-24-09.40.12.jpgPicsArt_07-24-09.47.38.jpg

Destinasi Favorit di Kowloon Hongkong

Jika ada pertanyaan daerah mana yang wajib dikunjungi ketika kita vacation ke Hongkong? Sebagian akan menjawab Kowloon. Yup, Kowloon seakan magnet yang menarik traveler ke sana. Terutama traveler yang ingin kongkow-kongkow di shopping mall, belanja sovenir, wisata kuliner, atau hanya menikmati atmosfer sebuah kota modern dengan ratusan pejalan kaki yang memenuhi sebagian besar ruasnya.

Eits, ada apa saja sih di Kowloon? Apakah area yang terbagi atas Kowloon Peninsula dan New Kowloon hanya cocok bagi shopper? Siapa bilang. Di sana ada destinasi lain yang tidak melulu perbelanjaan modern. Tapi shopping mallnya juga boleh dikunjungi kalau mau compare dengan mall-mall di Jakarta. Atau sekedar hanya untuk ngadem.

Berikut destinasi favorit di Kowloon.

1. Nathan Road

Nathan road berada di antara Tsim Sha Tsui dari arah selatan ke arah Sham Shui Po di sebelah utara. Di sepanjang jalan bertebaran pusat perbelanjaan premium. Wajar ketika berjalan di sepanjang jalan ini, merek-merek global seperti Fendi, Gucci, LV, Prada seperti berkuasa. Kalau kamu tipe traveler dengan bujet pas-pasan tak perlu merasa dijajah dengan butik-butik branded itu. Tenang, masih ada area shopping yang bersahabat dengan kantong.

Nathan road seakan menjadi surga bagi para pelancong yang ingin menghabiskan uangnya. Bukan hanya produk fesyen ternama, di sepanjang jalan ini pengunjung juga banyak menjumpai area restoran, dan butik-butik lokal.

PicsArt_07-23-09.17.31

2. Ladies Market

Pasar perempuan alias ladies market menjual beragam kebutuhan dengan harga terjangkau. Mulai dari tas, baju, sepatu, jam tangan, keperluan rumah tangga, dan tentu saja oleh-oleh. Karena pasar, maka harganya sebaiknya ditawar. Ladies market mulai buka dari sekitar jam 9.30 pagi sampai jam 10.00-11.00 malam. Jika hari sabtu dan minggu pasar ini buka hingga jam 11.30 malam. Lokasi ladies market berada di Boundary street dan Dundas street di Mong Kok Kowloon.

PicsArt_07-23-09.22.19

3. Avenue of Stars

Avenue of Stars ini setipe dengan Hollywood Walk of Fame. Berada di pelabuhan Victoria Harbour di Tsim Sha Tsui, area ini dibangun sebagai bentuk apresiasi kepada insan perfilman di Hongkong. Lokasinya lumayan instagramable. So, kamu yang ke sini bisa ambil beberapa spot untuk foto. Namun sayangnya saat ini masih direnovasi. Jadi masih tertutup untuk turis.

Di Avenue of stars ada cetakan tangan artis film Hongkong. Nah, bagi kamu pecinta kung fu, bisa foto bareng patung Bruce Lee. Nggak papa lah foto dengan patungnya dulu. Ya kan?

PicsArt_07-23-09.26.22

4. The Clock Tower

The clock tower merupakan landmark yang berlokasi di sebelah selatan pantai Tsim Sha Tsui, Kowloon. Tower ini dibangun dari batu granit dan batu bata. Area ini juga instagramable. Apalagi jika foto diambil pada malam hari. Sorot cahaya lampu mempercantik tampilan the clock tower.

PicsArt_07-23-09.35.45

5. Kowloon Walled City Park

Kowloon walled city park merupakan taman bersejarah di Hong Kong. Sepintas typical taman ini mirip dengan Taman Sari di Jogja dengan adanya air dan bangunan seperti gazebo dari batu, serta artefak peninggalan abad 16. Peninggalan artefaknya mengingatkan salah satu destinasi wisata di Jogja yakni Ratu Boko.

Taman kota ini berlokasi di Tung Tsing Road, Kowloon. Buka dari pukuk 6.30 pagi hingga 11.00 malam.

Untuk menuju ke taman ini, bisa menggunakan kereta atau MTR berhenti di Lok Fu station, kemudian naik taksi ke Tung Tau Tsuen road. Atau naik bis 1 dari the Tsim Sha Tsui Ferry Pier Terminus. Berhenti di Tung Tau Tsuen Road.

PicsArt_07-23-09.41.19

Oleh-oleh Makanan Favorit dari Jepang

Bepergian tanpa membawa oleh-oleh seperti nasi bungkus tanpa karet gelang :p Oleh-oleh bisa berupa makanan, souvenir, atau produk fesyen. Jika budget terbatas, oleh-oleh souvenir dan makanan bisa menjadi pilihan. Seperti penganan khas Jepang jika traveling ke Negeri Sakura.

1. Dorayaki

Sepintas namanya mirip dengan teriyaki. Tetapi, percayalah, hanya nama yang hampir sama. Dorayaki merupakan pancake Jepang dengan fla di antara dua tumpukan pancake. Dulu fla yang digunakan ree bean atau kacang merah. Tapi sekarang tidak hanya dimonopoli kacang merah. Karena ada dorayaki rasa cokelat, green tea, dll.

Dorayaki sangat mudah dijumpai di toko oleh-oleh di bandara Jepang seperti Haneda airport. Seperti kue Jepang lain, kemasan dorayaki sangat cantik seperti kado. Namun, tidak dijamin kehalalannya.

Jika ingin dorayaki halal, selain berburu toko halal di Jepang yang memakan waktu, bisa membeli dorayaki besutan roti sharon. Harga jualnya juga lumayan murah berkisar Rp 9.500 hingga Rp 10 ribuan.

2. Tokyo banana

Cake berbahan pisang dengan bentuk seperti pisang menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan tanah air. Jika dulu hanya ada tokyo banana warna kuning dengan custard cream-nya, kini ada tokyo banana dengan chocolate cream.

Harga bandrol tokyo banana original dengan cokelat tidak berbeda jauh. Di Haneda airport tokyo banana original dibandrol sekitar 980 yen. Sedangkan tokyo banana coklat sekitar 1000 yen. Sekali lagi, tokyo banana yang dijual tidak terjamin kehalalannya.

Menariknya saat ini banyak home industry di tanah air yang menjual tokyo banana dan insyaAllah halal. Bahkan perusahaan sari roti juga memproduksi tokyo banana dengan harga per bungkus sekitar Rp 5 ribu.

{“source”:”editor”,”total_effects_time”:0,”total_draw_time”:0,”total_effects_actions”:0,”uid”:”1893FE0D-7184-4D32-8C0C-86E285D73E5D_1493568799925″,”tools_used”:{“crop”:0,”perspective”:0,”shape_crop”:0,”stretch”:0,”free_crop”:0,”resize”:0,”adjust”:0,”clone”:0,”selection”:0,”flip_rotate”:1,”tilt_shift”:0,”enhance”:0,”curves”:0,”motion”:0},”layers_used”:0,”effects_tried”:0,”contains_fte_sticker”:false,”brushes_used”:0,”subsource”:”done_button”,”photos_added”:0,”effects_applied”:0,”total_draw_actions”:0,”height”:2048,”total_editor_time”:102,”width”:2048,”origin”:”gallery”,”total_editor_actions”:{“text”:0,”shape_mask”:0,”border”:0,”square_fit”:1,”lensflare”:0,”clipart”:0,”frame”:0,”callout”:0,”mask”:0}}

3. Kastela

Kastela merupakan bolu berbentuk persegi empat dengan warna kuning cerah. Tekstur kastela sangat lembut. Sama seperti makanan lain, packaging kastela terbilang unik.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan kastela halal, bisa berburu kastela keluaran muso.

Travel in Style

Mau berlibur sekaligus gaya? Bingung mix and match ketika sedang liburan? Don’t worry. Berikut gaya simple pas liburan.imageimageimageimageimageimageimageimage

Tips:

1.Bawa model baju terpisah yang bisa di combine. Misalnya outer yang bisa kamu pakai dengan inner dan bawahan berbeda.

2.Bawa syal atau ves untuk membuat tampilan berbeda. Syal akan membuat look-mu berbeda di foto. Meski, baju yang kamu kenakan sebenarnya itu-itu saja.

3.Bawa 2 atau 3 topi sebagai aksesorismu. Salah satu fashion item yang ga berat dibawa, dan bisa menjadi penyelamat penampilan ya topi. Bawa topi dengan bentuk dan warna berbeda.Dijamin, topi akan penampilanmu akan terlihat lebih keren. Topi juga bisa menjadi poin untuk fotomu. Apalagi jika kamu hanya membawa baju dalam jumlah terbatas.

4.Pilih baju yang bahannya ringan. Pilihan material baju sangat urgent bagi kamu yang memilih traveling secara backpacker-an.

Happy traveling guys 💓💓

Harper Mangkubumi: Makanan Lezat, Akses Mudah

Harper Mangkubumi: Makanan Lezat, Akses Mudah.

Hari kedua di Jogja, aku pindah ke hotel Harper mangkubumi. Hotel bintang empat yang dimiliki Aston ini berada di Jalan Mangkubumi. Jujur,aku pertama kali naksir hotel ini hanya karena suka dinding depannya itu sebagian kotak-kotak dengan bingkai hitam.Photoable banget 🙄 Haha mungkin itu di luar ekspektasi dari owner hotelnya kali yah 😄
Ternyata, dinding kotak kaca dengan frame hitam yang seksi ituuuh, dinding bakery. Eh ini malah bahas dinding dari tadi.Tapi swear deh,aku memang naksir sebagian dindingnya di bagian depan dan belakang yang cocok banget buat dijadikan background foto 🙊
Untuk space kamar, menurutku terbilang agak sempit ya.Atau mungkin lay out kamarnya kali ya sehingga terkesan penuh. Beda dengan hotel sebelumnya yang kelasnya di bawahnya. Bagi yang suka nonton TV (yaelah lagi traveling sempat-sempatnya nonton TV hehe),don’t worry. TVnya gede kok. Dijamin kamu bakal betah tinggal di kamar (ini mau jalan-jalan atau cuma pindah kamar😂). Terus, akses wifi nya ngacir.

Nah ini dia nih info yang sangat penting bagi pehobi wisata kuliner. Kabar gembira untuk kita semua (halah 😄). Makanan di harper menurutku enak-enak. Banyak menu yang ditawarkan untuk breakfast. Mulai dari gudeg, soto, nasi ala prasmanan, roti, dan masih banyak lagi. Satu hal yang membuatku mataku berbinar adalah kerupuk! Ya, resto and beverage Harper
menyajikan beragam kerupuk. Kamu bisa mencicipi semuanya. Ada satu menu lagi yang membuat aku agak excited: mie ayam. Whoa 😋 Mie ayamnya…juaraaaa! Bubur sumsumnya juga! Pokoknya penganan tradisional di menu hotel ini rasanya juara! Wih, kalau nggak ingat dalil yang menyebutkan berhentilah makan sebelum kenyang, pasti aku akan nambah dan nambah lagi 😀
Resto hotel berada di bagian belakang sebelah kiri lift satu lantai dengan lobby hotel. Area resto dibagi dua: indoor dan outdoor. Kalau ingin menikmati sarapan sembari melihat matahari dan suasana pagi, lebih baik pilih outdoor. Tapi view-nya hanya rumah-rumah penduduk.

Bagi yang suka renang, sayangnya swimming pool-nya nggak terlalu besar yah. Tapi masih bisa dipakai untuk renang kok. Tenang. Ya iya,namanya juga kolam renang 😜😄

Poin penting lain yakni lokasi. Seperti bu guru posting sebelumnya anak-anak, lokasi harper di Jalan Mangkubumi itu searah dengan hotel Citra dream di Jalan Sangaji yang kutempati sebelumnya. Menariknya, lokasi Harper Mangkubumi terbilang strategis. Dekat dengan Tugu Muda dan Malioboro. Bahkan, kalau malam hari ingin mencicipi hidangan lesehan ala kaki lima tinggal jalan kaki sebentar dan menyeberang. Banyak warung lesehan bertebaran. Ada yang menjajakan gudeg, angkringan dengan ragam gorengan dan nasi kucingnya, wedang ronde, juga seafood.
Overall Harper Mangkubumi not bad lah. Pelayanannya bagus, makanannya enak. Gawat! Bisa-bisa keluar dari hotel badan melar kayak balon haha.

Reservasi: Hotel Harper Mangkubumi
Jogja Jalan Mangkubumi No.52 Yogyakarta telp (0274) 2920008.

Liburan ke Jogja Day 1

Jogja! Kurang lebih seperti itu kali ya kalau aku teriak begitu sampai bandara adi sucipto saat ayam-ayam manis pada bobok lelap di kandang:p Yup, aku sampe di airport sekitar jam 23.30 wib sih.Lumayan sepi lah airport-nya. Kata sopir taksi yang kutumpangi, itu merupakan penerbangan terakhir.Oh iya,kalau mau naik taksi dari bandara,mending langsung naik dari bandara.Krn harganya msh reasonable.Aku waktu itu naik taksi di dekat stasiun.Harganya malah lumayan. Bandara ke lokasi penginapan di Jalan sangaji Rp 100 ribu.

Aku stay di sini tiga hari dengan hotel berbeda-beda.Hari pertama buat numpang tidur nginep di citra dream.Dapat harga lumayan murah untuk weekend sekitar Rp 300 ribu. Yang aku suka dari citra dream ini,air shower kamar mandinya lembuuuuut banget haha.Bikin aku betah mandi hehe.Swear, itu yg bikin aku lumayan excited 😊 Untuk lay out kamar lumayan bagus.Kamar terkesan lega.Nah,meski termasuk budget hotel, masih ada view-nya kok dari jendela mungil di pojok kamar. Poin plus lain yakni gampang banget nyari makanan. Apalagi bagi penggemar jajanan kaki lima kayak aku. Ga usah jauh-jauh ke malioboro, kalau malam tuh di depan hotel sudah banyak pedagang makanan nangkring seperti bebek goreng, gudeg, nasi goreng. Nah, pagi harinya kita bisa plesiran belanja di pasar tradisional.Tapi, kalau mau jalan-jalan menikmati udara Jogja juga bisa.Lokasi citra dream tidak terlalu jauh ke malioboro kok. Cukup jalan kaki sekitar 15 menit-20 menit sampai di area malioboro.Sambil menikmati udara pagi,kita bisa menyantap nasi pecel atau gudeg yang disajikan mbah-mbah. Seporsi nasi pecel dengan tahu tempe bacem, sate udang, bakwan jagung sekitar Rp 27 ribu.Jika ditambah es teh manis Rp 30 ribu. Sepertinya si mbah salah ngitung. Tapi aku membiarkan saja. Perut kenyang, terus cus balik ke hotel.

Yang masih harus di-upgrade dari hotel milik jaringan ciputra ini, wifi-nya ga kenceng. Wuih wifi kan sudah masuk dalam need setelah aktualisasi diri versi Maslow :p ✌🏻️😄 Lainnya, hospitality-nya kurang yah. Layanannya terkesan ya begitu deh hehe. Tapi ga papa sih. Kalau aku pribadi, poin penting dari hotel itu akses, kebersihan, dan free wifi. Itu sudah cukup 😄

Setelah leyeh-leyeh sambil memandangi Jogja yang terik pagi itu,sekitar pukul 12.30 check out deh. Tadinya mau extend di citra dream. Tapi karena harganya lumayan kalau beli langsung di resepsionis sekitar Rp 400 an ribu, akhirnya kuputuskan pindah ke hotel lain yang kualitasnya lebih baik dengan harga yang nggak beda jauh yakni di harper mangkubumi by aston. Lokasi hotel harper searah dengan citra dream. Lucunya, book kamar secara langsung di harper lebih mahal ketimbang online. Akhirnya booking via online. Dapat deh kamar Rp 670 ribu. (Bersambung ya)