Kepada Kopi

Engkau adalah seasli-aslinya puisi

Melarik resah dalam paragraf sunyi

Hari adalah kumpulan mimpi

Menyublim dalam segaris aksi

Yang perlu perayaan

Sebelum lelah bersuara lantang

Secangkirmu tersaji hangat

Tanpa perlu nyinyir, mengusir penat

-SS-

Kau Tanya Mengapa

Kau tanya mengapa aku mencintaimu
Aku balik bertanya apa jawaban itu perlu?
Kau tanya mengapa aku memilihmu?
Aku melihat sebagian diriku ada pada dirimu.
Kau tanya lagi, mengapa aku suka kamu. Sepertinya jawabanku tak memuaskan penasaranmu
Kau tanya kenapa mencintaimu dan bukan mereka
Bukankah cinta tak perlu penjelasan
Seperti soal esai yang membutuhkan uraian.

Tanya itu menjadi repetisi. Ritual yang seakan wajib dilakukan.
“Kenapa mencintaiku? ”
Sebegitunya kamu perlu alasan.
Dan kau tanya berulang-ulang.
Tapi pada akhirnya tanya itu hanya rasa penasaran. Bukan bukti keinginanmu menjadikanku masa depan. Karena kamu menghilang tanpa pesan. Ketika sayang di dada sedang mekar. Dan kau paksa layu seiring kepergianmu.

“Retak” Cerita hati yang tak utuh lagi.

Kopi dan Memori

Dari secangkir kopi

kuhirup kembali jejakmu

dari jalanan bertabur

bedak pesona sebuah cerita

yang kueja sebagai memori

Namun waktu membungkam

mimpi di persimpangan

terpaku di jembatan bimbang

mengutuk hari yang terus berjalan

Maka kucoba kususur tapakmu

mengikuti arah mata angin

mungkin akan kuhirup aromamu

pada secangkir espresso

yang membuatku linglung

berjalan menyisir masa lalu

menyesap pahit menggigit

dalam tiap teguk kenangan

getir yang enggan mekar.

-SS-

Kamera

Di mana kamera

Yang biasa kau bawa

Bersama kesedihan

Yang kerap menghunjam

Sepotong jantung kenangan?

Kau taruh di mana

Blitz yang menyulap

Muka kelabu dibekuk muram

Menjadi rona terang

Wajah yang menyimpan gelisah

Sedih dan kecewa tertimbun pasrah

Karena ingin hanya sebatas pendam

Tanpa berani mengartikulasikan

Ketika Bu Risma dan Strawberry Kepolen Lumer Di Mulut

Dalam sebuah postingan di instagram penyanyi dangdut Inul Daratista menulis caption “Ditinggal Mas Adam tidur duluan, aku ‘selingkuh’ dengan mas cokro. ” Inul terlihat memegang piring berisi cake. Ternyata, mas cokro yang dimaksud Inul adalah varian cake cokelat besutannya sendiri yang baru diresmikan pada 11 November 2017 di gerai Inul Cakes and Pastry di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Inul mengaku mengelola sendiri bisnis kuenya.

Uniknya, nama-nama cake besutan Inul terbilang sangat lokal alias Jawa banget. Seperti Bu Risma singkatan bolu rasa istimewa telor asin dengan harga Rp 89 ribu.

Bagi penyuka abon daging ayam bisa memilih suami Inul Cak Adam eh cake Cak Adam alias cake abon isi daging ayam seharga Rp 92 ribu.

Varian lain namanya seperti anak Inul yakni Cak Ivan atau cake isi vanilla pandan. Harga varian ini paling murah yakni Rp 69 ribu.

Cak Kartolo yang sekilas namanya mirip dengan bintang film jaman dulu menjadi cake pilihan penyuka ubi. Cak kartolo kepanjangan cake karo topping telo dengan harga Rp 82 ribu.

Nama unik lain dari cake Inul yakni Bude Juwariah atau singkatan bolu dengan keju wuakeh dan meriah dengan harga bandrol Rp 89 ribu.

Varian terakhir yakni Mas Cokro yang merupakan singkatan emas cokelat kroisan dengan harga bandrol Rp 89 ribu. Mas cokro menjadi best seller Inul cakes and pastry dengan butiran emas cokelat di dalamnya.

Berbeda dengan kue kekinian artis lain, cake Inul tampil dengan topping detail di atasnya. Harga bandrol kue juga lebih mahal ketimbang kue artis lain dengan harga kisaran rata-rata Rp 80 ribuan hingga Rp 90 ribuan.

Secawan Pandan dan Strawberry Kepolen

Vallens cake milik Via Vallen yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Solo,Jawa Tengah dan Jalan Dharmahusada Surabaya, Jawa Timur itu juga mempunyai nama varian cake unik diambil dari judul lagu penyanyi dangdut yang hits dengan lagu “Sayang”.

Seperti Strawberry Kepolen yang mirip dengan judul lagu Via Vallen yakni Kimcil Kepolen. Varian lain yakni Secawan Pandan yang diambil dari judul lagu Via Vallen “Secawan Madu.”

Untuk nama fans Via yang dikenal dengan Vyanisty menjadi inspirasi cake Melonisty. Varian Vallens cake yang lain yakni Sawangan cheese, taro lovers, via choco dengan crunchy di luar dan rada cokelat di dalam. Juga dua varian anyar yakni tiramisu welase dan choco valecheese.

Semua varian cake Vallens cake dalam bentuk hati atau love dengan topping crumble, parutan keju, atau mesis. Harga kue Vallens cake mulai dari Rp 49 ribu untuk via choco dan paling mahal sawangan cheese Rp 54 ribu.

Lele Super Hot di Dapoer Kayoe

Udara dingin seperti Lembang, Bandung, mendorong pengunjung mencari sesuatu yang hangat. Agaknya, keinginan mencari yang hangat, agar udara dingin lumer, ditangkap oleh owner Restoran Dapoer Kayoe yang menghadirkan konsep rumah makan dua lantai dengan elemen utama kayu. Bangunan resto yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi Lembang ini ditata sedemikian apik. Selain kental dengan unsur kayu sebagai penyeimbang, ada deretan tanaman hijau yang tertata rapi di bagian depan resto. Di bagian dalam interior resto, unsur kayu masih dominan dengan room decor bernuansa tradisional dan modern dengan warna coklat dan khaki berpadu. Selain menyantap makanan, pengunjung bisa bersantai di kursi ayun di area belakang. Tak jauh dari sini, yakni di sampingnya ada musholla dan toilet. Mau belanja oleh-oleh? Resto ini juga menjajakan oleh-oleh khas bumi Parahyangan. Selain oleh-oleh, pengunjung juga bisa berburu souvenir. Asyik kan? Lelenya Nendang Banget Masakan Sunda menjadi menu andalan Resto Dapoer Kayoe. Wajar, karena berlokasi di Lembang. Sejumlah menu sunda menjadi pengisi daftar menu. Seperti nasi timbel, pepes, dll. Jika ingin mengudap penganan ringan, di meja tersaji otak-otak dengan bumbunya yang mantap. Di luar masakan sunda, ada menu lele dengan ukuran terbilang lumayan besar lengkap dengan daun kemangi dan sambal pedasnya. Rasanya greget banget. Gurih daging lele, yanh dicocol dengan sambal merah nan pedas membuat lidah menari! Menu ini recommended banget! Jika anda lelah terjebak kemacetan di area Lembang, bisa ngaso sebentar di sini sambil selonjoran, mengudap otak-otak. Kemudian mengisi perut yang keroncongan karena terjebak macet di jalan dengan nasi pulen yang masih hangat, lengkap dengan sambal dan lele atau ayam goreng. Dijamin penat berkendara hilang!

Liburan Tiap Bulan. Mau?

 

Hari gini apa sih yang tidak bisa. Termasuk liburan tiap bulan. Jangan bilang tidak punya uang. Uang bisa dicari selama kita mau bekerja mencarinya. Kalau penghasilan pas-pasan apa masih bisa? Tetap bisa kalau kita membuat liburan sebagai prioritas. Mana mungkin liburan untuk makan sehari-hari saja sulit? Yakin ngomong begitu? Yang dimakan apa dulu dan dimana lokasinya?

Seperti kata pepatah kuno “Jika ada kemauan pasti ada jalan. Atau there is a will there is a way.” Tanpa kemauan, maka liburan hanya ada dalam angan-angan. Kenapa? Karena kamu tidak pernah merencanakan liburan. Dan liburan tidak harus punya uang lebih.

Caranya gimana?

  1. Disiplin menyisihkan uang. Setiap bulan usahakan sebelum dipakai untuk keperluan hidup bulanan, sisihkan uang untuk target liburan kamu. Besarnya tergantung lamanya liburan yang kamu inginkan, lokasi liburan, dan fasilitas liburan. Jika targetmu berlibur di lokasi tempat tinggal maka alokasi uang yang disisihkan untuk liburan tentu tidak besar.  Karena planningnya liburan tiap bulan, maka uang yang kamu sisihkan lebih gampang ditaruh di tabungan. Ini berlaku terutama bagi kelompok orang yang nggak suka ribet dengan aturan deposito.
  2. Atur waktu liburan sesuai dengan hari libur kerja  dan tanggal merah. Kadang yang menjadi kendala berlibur adalah tidak adanya waktu untuk liburan karena kerja. Nah, karena keterbatasan waktu itulah kamu harus bikin planning jauh-jauh hari terkait waktu liburan. Mungkin di bulan-bulan tertentu liburannya pas weekend dengan konsekuensi macet jika menggunakan kendaraan seperti mobil, bis. Juga, lokasi liburan  biasanya padat karena banyak pengunjung. Sebenarnya liburan tanggal merah juga beresiko macet dan lokasi wisata penuh oleh pengunjung jika obyek wisatanya di dalam negeri. Tapi apa boleh buat. Daripada tidak liburan?
  3. Tentukan lokasi liburan sesuai dengan budget. Jika uang tabungan jumlahnya sedikit, maka memilih lokasi liburan harus rasional. Pilih lokasi yang dekat dan tidak banyak biaya tambahannya seperti tiket masuk, parkir, dll.
  4. Tidak harus beli oleh-oleh. Hal lain yang memberatkan kita traveling adalah komponen oleh-oleh. Kalau ada teman yang nitip oleh-oleh tapi tidak janji menggantinya dengan uang, patut menjadi pertimbangan untuk menolaknya. Kamu bisa menolak secara halus. Jika kamu tidak tegas dengan persoalan oleh-oleh, maka tiap traveling kamu akan terbebani dengan komponen ini.
  5. Pilih destinasi wisata yang berdekatan. Jika kamu ingin bersiwata ke suatu daerah dan mendapat banyak obyek, bisa mencari informasi destinasi wisata yang lokasinya berdekatan. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya transportasi dan waktu.
  6. Mengurangi biaya lain-lain untuk traveling. Setiap kita pasti mempunyai pos pengeluaran yang sebenarnya bisa ditiadakan karena bukan kebutuhan pokok. Nah, jika kamu sudah bisa menghilangkan pos pengeluaran yang tidak perlu, alokasikan uang tersebut untuk biaya traveling. Lumayan kan?
  7. Cari penghasilan tambahan. Jika ingin liburan tiap bulan, maka salah satu solusinya adalah menambah income dengan penghasilan tambahan. Langkah ini ditempuh jika kamu sudah tidak bisa mengotak atik pengeluaran lagi.

Menghemat Bujet Hotel Untuk Traveling Lagi. Mau?

 

Menghemat anggaran untuk hotel dan digunakan untuk traveling lagi? Siapa yang nolak. Nih tipsnya.

Bisa dipastikan hampir setiap tahun harga tiket hotel naik. Bahkan, kadang kenaikannya signifikan. Kondisi ini akan menjadi masalah tersendiri bagi penyuka traveling. Karena melancong ke mana pun pasti perlu penginapan. Terlebih, bagi mereka yang terbiasa menginap di hotel berbintang ketika traveling layaknya seorang turis. Nah, bagi kalian yang sering bepergian, ada baiknya menyimak tips berhemat dari alokasi angaran untuk hotel seperti dilansir save70.com. Dijamin kalian bisa menabung dan bisa digunakan untuk traveling lagi. Asik kan…

Layanan Ekstra

Jika mencari tempat penginapan, usahakan paket yang disediakan hotel tersebut sudah termasuk pelayanan ekstra seperti sarapan, wifi, dan makanan anak-anak jika kamu membawa anak selama traveling.

Juga kopi, teh yang disediakan di lobby hotel. Atau bisa berupa infused water plus snack seperti yang disediakan di lobby Hotel Best Western Premier La Grande di Bandung, Jawa Barat. Atau aneka jamu seperti di Hotel Tentrem, Yogyakarta. Pasalnya, fasilitas sarapan, cemilan, kopi, teh dan sejenisnya serta wifi lumayan mengurangi pengeluaran selama traveling.

Menjadi Member

Jika kamu sering stay di hotel sama atau menginap di hotel yang punya jaringan sama, untuk menghemat biaya hotel, salah satu caranya dengan mengikuti program member. Apa manfaatnya menjadi member? Selain mengumpulkan poin, kamu juga mempunyai kesempatan menginap gratis. Lainnya, dengan menjadi member kamu bisa memperoleh penawaran istimewa dari pihak hotel.

Tinggal di Hotel yang Jauh dari Pusat Kota

Jika kamu memilih tinggal di hotel yang ada di pusat kota, bisa dipastikan harga tiket meningapnya akan tinggi. Sebaliknya, anda bisa berhemat jika menginap di hotel di luar kota. Tips ini bisa dipertimbangkan jika ongkos transportasi di negara atau daerah tersebut lumayan murah. Ini menjadi pertimbangan jika kamu tidak membawa kendaraan sendiri.

NWXV9816[1]

 Makan di Luar

Biasanya makanan yang disediakan hotel harganya lebih mahal ketimbang di rumah makan atau restoran. Jika tidak kepepet sebaiknya tidak membeli makanan di hotel. Meski, ada beberapa grup hotel yang harga makanannya terbilang murah,

Upgrade ke Suite Room .

Jika bepergian bersama keluarga, lebih baik meng-up grade kamar yang direservasi dari spesifikasi biasa menjadi suite room atau presidential. Mengapa? Karena suite room ruangannya lebih luas dan mempunyai kamar tidur sendiri yang memungkinkan untuk menampung anggota keluarga dalam jumlah banyak.

Pilih Kamar di Sudut.

Pilihlah ruangan kamar di sudut. Pasalnya, ukuran kamar di sudut biasanya lebih luas ketimbang kamar biasa.  Meskipun, secara harga tiket tidak lebih murah dari kamar biasa.

Hindari Makan Makanan di Mini Bar

Hal lain yang berhubungan dengan hotel dan bisa mengurangi pengeluaran kamu adalah tidak mengambil makanan dan minum yang ada di dalam minibar. Mengapa? Yang pasti harga item di minibar lumayan mahal. Lebih baik kamu membawa cemilan sendiri dengan membelinya dari luar.

Hindari Weekend

Tingkat okupansi hunian di hotel meningkat setiap akhir pekan dari Jumat hingga Ahad. Karena demand alias tingkat permintaan meningkat pas akhir pekan, maka harga tiket hotel pun ikut naik,    Tiket akan jauh lebih murah jika kita menginap pada malam Senin hingga malam Kamis.

Beli Tiket Secara Online

Jika ingin mendapat deal terbaik untuk harga tiket hotel, lebih baik membeli secara online. Pasalnya, membeli secara online bisa menghemat sekitar 10 hingga 15 persen disbanding membeli tiket secara langsung di hotel. Lumayan kan jika bisa menghemat 10 hingga 15 persen?

Nah, demikian tips berhemat dari anggaran untuk hotel.

“Makan emping sama buah kawis…Happy traveling guys…”

 

 

JNOW3143[1]

Keluarga dengan 7 anak ini Traveling ke 39 Negara.Yuk Intip Rahasianya.

IMG-20171105-WA0003

Greg Denning bersama istriya Rachel dan ketujuh anaknya telah mengunjungi 39 negara seperti dituturkan Greg kepada cnbc.com. Mereka mulai traveling pada tahun 2007 dengan empat anak waktu itu, Bermodal 10 ribu dollar AS atau jika dikurskan sekarang sekitar Rp 135,73 juta, pada 2007 keluarga Dennington mantap memulai traveling keluarga dengan bepergian ke Costa Rica. Uang itu diperoleh dari hasil menjual rumah dan mobil mereka selama tinggal di Utah, Amerika Serikat. Praktis keluarga Dennington tidak mempunyai tempat tinggal lagi.

Negara Mana Saja Yang Pernah Dikunjungi?

Negara-negara yang pernah dikujungi keluarga Denning selama sepuluh tahun antara lain Italia, Jerman, Guatemala, Praha, Slovenia, Kroasia, Polandia, Maroko, Thailan dan masih banyak lagi. Bisa diintip di instagram world school family ya.

Namun, dari puluhan negara yang pernah dikunjungi, keluarga Denning memfavoritkan negara-negara di Eropa. Mengapa? Menurut Greg, kota-kota di Eropa Timur view-nya cantik, aman, dan biaya hidupnya murah. Meski demikian, ada tiga negara yang sangat mereka sukai yakni Polandia, Kroasia, dan Slovenia. “Polandia, Kroasia, dan Slovenia favorit untuk traveling dengan biaya murah.”

Sebulan Rp 67,8 Juta Hinga Rp 80 Jutaan. Wow!

Kalau dilihat sepintas dari perjalanan keluarga dengan tujuh anak usia sekolah ini, sepertinya fun-fun saja ya guys. Dari gambar-gambar di instagram milik Greg yakni world school family anak-anaknya terlihat ceria. Mereka juga asik menikmmati traveling mereka. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Terlebih anak-anak keluarga Denning masih usia sekolah. Salah satu fakta menarik, mereka membawa buku seberat 181,4 kilo alias 700 pounds karena anak-anaknya tidak sekolah formal tetapi diajar ibunya dengan model home schooling.

Lainnya yang lumayan menjadi beban adalah untuk mebiayai kegiatan traveling keluarga besar ini, sebulan bisa menghabiskan sekitar 5 ribu hingga 6 ribu dollar AS atau skeitar Rp 61 juta hingga Rp 80 juta sebulan. Wow! Banyak kan? Padahal, dalam wawancara dengan huffingtonpost.com Greg mengaku selama traveling keluarganya sudah berusaha hidup hemat!

Karena keluarga ini homeless alias tidak punya tempat tinggal, dari mana mereka memperoleh uang? Ternyata Greg mendapat income dari bisnis online yang tidak mengenal batas lokasi. Ia biasanya mendapat tawaran kerjasama dari orang-orang yang ditemui selama perjalanan. Selain itu, Greg juga mengaku menjadi motivator bagi kepemimpinan anak muda terutama dalam public speaking dan presentasi. Nah, dari sanalah pundi-pundi mengalir untuk keluarga ini. Kebayang kan dengan uang pengeluaran Rp 67 juta hingga Rp 80 juta per bulan di Indonesia, sudah termasuk keluarga tajir. Tapi, itu masih termasuk hidup hemat menurut keluarga Greg hehe

Tips Traveling Puluhan Negara Bersama Keluarga

Berdasarkan wawancara Greg dengan ncbc.com maka berikut jurus ajaib untuk melakukan traveling hingga puluhan negara.

  1. Berani mengerjakan hal sulit. Menurut Greg, traveling dengan keluarga apalagi dalam jumlah besar itu bukan hal mudah. Seluruh anggota keluarga harus berani menerima tantangan mengerjakan hal sulit. Karenarani adaptasi dengan warga setempat, bukan perkara mudah. Kadang berhasil, kadang gagal, imbuhnya.
  2. Berperilaku seperti traveler bukan turis. Memangnya beda menjadi traveler dengan turis? Kata Greg ada perbedaan mendasar antara traveler dengan turis. Traveler itu bertindak seperti warga lokal. Misalnya, menempati apartemen atau rumah bukan hotel. Yang pasti biaya sewa apartemen atau rumah lebih murah ketimbang tiket hotel.
  3. Hidup Hemat. Selama bepergian diusahakan hidup hemat jika takut kantong jebol ya. Caranya? Jangan makan makanan impor ketika di luar negeri. Sudah di luar negeri, tetapi makan makanan impor? Hehe ya nggak apa-apa sih kalau uangnya lebih. Tapi kalau bujet terbatas, silakan puasa sepuasnya haha. Menurut Greg, makan makanan impor ketika traveling itu harganya sangat mahal. Nah!
  4. Lakukan dari negara yang berasahabat bagi traveler dan murah. Untuk memulai petualangan traveling bersama keluarga, Greg menyarankan bepergian ke Thailand. Pasalnya, negeri Gajah Putih itu sangat friendly bagi traveler baik yang kantongnya tebal maupun kantong tipis.  Pasalnya, biaya hidup di Thailand terbilang murah.

Selamat mencoba guys. Jangan lupa berdoa sebelum bepergian hehe. Dadaaaa

Icip-Icip di Nama Sushi

Bagi penggemar sushi di ibukota, resto Nama Sushi sepertinya masuk dalam list favorit mereka. Why?

Untuk rasa, menu yang disajikan Nama Sushi terbilang istimewa. Nah untuk harga, juga tidak membuat dompet atau kartu kredit jebol. Karena harga yang dibandrol tidak mahal untuk ukuran resto Jepang di Jakarta.

Nama sushi di pusat perbelanjaan Kota Casablanca Jakarta Selatan menjadi salah satu resto Jepang yang selalu dibanjiri pengunjung. Lokasinya berada tepat di sebelah kanan ekskalator area Food Society Kota Casablanca.

Pada akhir pekan, jumlah pengunjung biasanya membludak. Ada baiknya kita makan setelah jam makan siang atau menjelang sore jika ingin menyantap sushi di resto ini pas weekend.

Harga menunya mulai dari Rp 5 ribu hingga ratusan ribu.  Harga terendah Rp 5 ribu untuk air mineral pristine, Rp 15 ribu untuk jus markisa.

Varian udon, soba, chasoba harganya mulai dari Rp 35 ribu. Harga sushi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 40 ribuan.

Menu lain yakni makimono harganya mulai dari Rp 25 ribuan. Selain itu ada salmon belly soup Rp 65 ribu, salmon cheese rol Rp 130 ribu, unagi roll Rp 200 ribu.

Varian katsu dibandrol mulai Rp 45 ribu. Menu teriyaki harganya mulai Rp 45 ribu untuk chicken teriyaki.

Yang penasaran dengan sajian sushi dari negeri Sakura di Nama Sushi, silakan datang di Food Society Mall Kota Casablanca.

 

Nasi Briyani di Kowloon

Entah kenapa, dari saat di pesawat hingga berada di Hongkong aku tidak merasa ini adalah trip ke Hongkong. Why?

Karena menu makanan yang disajikan di pesawat adalah nasi kebuli dan lauk-pauknya. Nggak ada aroma chinese food-nya haha.

Nah, pas di Hongkong, makannya juga menu serupa. Seperti nasi briyani lauk ayam, nasi goreng dll. Alhasil, aroma Hongkongnya kurang, malah ganti aroma Arab dan India.

Padahal, setelah kubuka brosur salah satu rumah makan yang sempat kusinggahi, tertera menu green salad, fried shrimp, grilled fish. Menu-menu ini lebih terasa Hongkongnya bukan?

Rumah makan Kebab yang kukunjungi pas jam makan siang berada di Haiphong mansion, Haiphong road, Tsim Sha Tsui, Kowloon.

Ada yang istimewa di brosur rumah makan ini. Tulisan di atas brosur menggunakan bahasa Inggris dan Melayu. “Selamat Menjamu Selera”

Menu yang ditawarkan merupakan makanan Arab dan India. Seperti chicken biryani, beef biryani, mandi lamb, mixed vege, chicken curry, bhindi masala, humus, flafal, naan, kebab, chicjrn shish, mixrf grillef, pizza, spaghetti with shrimp, dan fried rice.

Harga bandrol tiap menu bervariasi mulai dari 75 dollar Hongkong hingga ratusan dollar Hongkong.

Untuk porsi makanan, jangan kaget ya haha. Karena porsinya super jumbo xoxo. Aku pertama kali shock melihat orang-orang di salah satu food court di mall Hongkong makan dengan porsi banyak banget. Bahkan, nasi di piring yang disajikan seakan gunungan.

Tapiiii, meski awalnya shock, akhirnya aku juga bisa menghabiskan makanan yang terhidang di meja. Entahlah antara rakus dan lapar kali ya. HahaIMG-20170723-WA0013PicsArt_07-24-09.37.33.jpg

Hai Hongkong

Pesawat Cathay Pacific baru saja mendarat di Hongkong International Airport ketika jam menunjukkan pukul 10 pagi atau 9.00 WIB. Pasalnya waktu Hongkong lebih cepat sejam dibanding Jakarta.

PicsArt_07-24-09.18.03IMG-20170723-WA00002017-03-08-21-09-24-885PicsArt_07-24-09.44.24.jpgPicsArt_07-24-09.19.48.jpg

Bersama rombongan kecil aku bergegas menuju bagian imigrasi. Ada yang sedikit berbeda di airport ini. Setelah naik turun ekskalator, melewati screening demi screening petugas bandara, akhirnya aku melewati bagian imigrasi.

Selama di Hongkong, hanya ada beberapa obyek yang dikunjungi. Seperti kawasan Kowloon dan Disneyland.

Untuk memudahkan mobilitas, maka kereta atau MTR alias mass transit railway dan airport express menjadi pilihan. Nah, kita bisa membeli kartu octopus jika ingin menggunakan moda transportasi ini.

Lokasi pembelian kartu octopus, begitu keluar dari hall kedatangan, ikuti petunjuk train to city.

PicsArt_07-24-09.43.06 PicsArt_07-24-09.50.19.jpg

Menariknya, harga kartu octopus akan lebih murah jika kita membeli secara rombongan.

Jalan-Jalan di Nathan Road, Kowloon

Salah satu destinasi yang kami kunjungi adalah Nathan Road, Kowloon. Di tengah lalu lalang pejalan kaki yang memenuhi ruas jalan Nathan road dan jalan-jalan di sekitarnya, kita akan dimanjakan dengan pemandangan pusat perbelanjaan, butik-butik, dan restoran yang menggoda iman.

Masalahnya, untuk resto-resto yang ada tidak dijamin kehalalannya. Nah, ini tentu menjadi masalah tersendiri bagi saya dan rombongan.

Setelah kelelahan mencari makanan halal di salah satu mall di Nathan road, dan hasilnya nihil, kami memutuskan menyusuri Haiphong road.

Kami menemukan salah satu resto muslim. Namanya kebab. Rumah makan ini tidak terlihat dari sisi jalan. Lho kalau tidak terlihat, kenapa kami bisa menemukannya?

Jadi, saat melintasi ruas jalan ini ada seorang pemuda Arab membagi brosur menu makanan halal sambil teriak “halal halal…”

Jadilah kami mencari alamat yang tertera di brosur. Lokasi rumah makan kebab ini berada di bangunan Haiphong Mansion lantai 2.

Ternyata oh ternyata, jika kalian berada di area sini, tak jauh dari perempatan Haiphong road, terdapat Kowloon Mosque alias Masjid Kowloon.

Selain makan, tentunya kita bisa belanja di pusat perbelanjaan modern. Atau jika ingin mendapatkan harga lebih murah bisa berburu di Ladies Market. Yang tentunya harga bisa ditawar.

PicsArt_07-24-09.32.17.jpgPicsArt_07-24-09.37.33.jpgPicsArt_07-24-09.35.40.jpg IMG-20170723-WA0011.jpg

Disneyland Hongkong

Disneyland Hongkong! Yup obyek ini menjadi tujuan selanjutnya. Untuk mencapai Hongkong Disneyland Resort kita bisa menggunakan MRT, taksi, bus, atau mobil.

Saya dan rombongan menggunakan MRT untuk mencapai Hongkong Disneyland. Jarak tempuh dari tiga stasiun ke Disneyland yakni stasiun MTR Hong Kong International Airport (pindah di stasiun Tsing Yi dan stasiun Sunny Bay, stasiun MTR Kowloon, dan stasiun MTR Hongkong sekitar 30 menit.

Ada yang unik dengan bagian interior MTR ke Disneyland. Yakni kaca kereta bergambar disney.

Begitu sampai di stasiun Disneyland resort, kita harus naik tangga atau ekskalator untuk mencapai area Disneyland. Sekitar 200 meter kemudian ada gapura bertuliskan Disneyland yang biasa digunakan sebagai background foto turis.PicsArt_07-24-09.41.31

PicsArt_07-24-09.49.05.jpg PicsArt_07-24-09.40.12.jpgPicsArt_07-24-09.47.38.jpg