Menghemat Bujet Hotel Untuk Traveling Lagi. Mau?

 

Menghemat anggaran untuk hotel dan digunakan untuk traveling lagi? Siapa yang nolak. Nih tipsnya.

Bisa dipastikan hampir setiap tahun harga tiket hotel naik. Bahkan, kadang kenaikannya signifikan. Kondisi ini akan menjadi masalah tersendiri bagi penyuka traveling. Karena melancong ke mana pun pasti perlu penginapan. Terlebih, bagi mereka yang terbiasa menginap di hotel berbintang ketika traveling layaknya seorang turis. Nah, bagi kalian yang sering bepergian, ada baiknya menyimak tips berhemat dari alokasi angaran untuk hotel seperti dilansir save70.com. Dijamin kalian bisa menabung dan bisa digunakan untuk traveling lagi. Asik kan…

Layanan Ekstra

Jika mencari tempat penginapan, usahakan paket yang disediakan hotel tersebut sudah termasuk pelayanan ekstra seperti sarapan, wifi, dan makanan anak-anak jika kamu membawa anak selama traveling.

Juga kopi, teh yang disediakan di lobby hotel. Atau bisa berupa infused water plus snack seperti yang disediakan di lobby Hotel Best Western Premier La Grande di Bandung, Jawa Barat. Atau aneka jamu seperti di Hotel Tentrem, Yogyakarta. Pasalnya, fasilitas sarapan, cemilan, kopi, teh dan sejenisnya serta wifi lumayan mengurangi pengeluaran selama traveling.

Menjadi Member

Jika kamu sering stay di hotel sama atau menginap di hotel yang punya jaringan sama, untuk menghemat biaya hotel, salah satu caranya dengan mengikuti program member. Apa manfaatnya menjadi member? Selain mengumpulkan poin, kamu juga mempunyai kesempatan menginap gratis. Lainnya, dengan menjadi member kamu bisa memperoleh penawaran istimewa dari pihak hotel.

Tinggal di Hotel yang Jauh dari Pusat Kota

Jika kamu memilih tinggal di hotel yang ada di pusat kota, bisa dipastikan harga tiket meningapnya akan tinggi. Sebaliknya, anda bisa berhemat jika menginap di hotel di luar kota. Tips ini bisa dipertimbangkan jika ongkos transportasi di negara atau daerah tersebut lumayan murah. Ini menjadi pertimbangan jika kamu tidak membawa kendaraan sendiri.

NWXV9816[1]

 Makan di Luar

Biasanya makanan yang disediakan hotel harganya lebih mahal ketimbang di rumah makan atau restoran. Jika tidak kepepet sebaiknya tidak membeli makanan di hotel. Meski, ada beberapa grup hotel yang harga makanannya terbilang murah,

Upgrade ke Suite Room .

Jika bepergian bersama keluarga, lebih baik meng-up grade kamar yang direservasi dari spesifikasi biasa menjadi suite room atau presidential. Mengapa? Karena suite room ruangannya lebih luas dan mempunyai kamar tidur sendiri yang memungkinkan untuk menampung anggota keluarga dalam jumlah banyak.

Pilih Kamar di Sudut.

Pilihlah ruangan kamar di sudut. Pasalnya, ukuran kamar di sudut biasanya lebih luas ketimbang kamar biasa.  Meskipun, secara harga tiket tidak lebih murah dari kamar biasa.

Hindari Makan Makanan di Mini Bar

Hal lain yang berhubungan dengan hotel dan bisa mengurangi pengeluaran kamu adalah tidak mengambil makanan dan minum yang ada di dalam minibar. Mengapa? Yang pasti harga item di minibar lumayan mahal. Lebih baik kamu membawa cemilan sendiri dengan membelinya dari luar.

Hindari Weekend

Tingkat okupansi hunian di hotel meningkat setiap akhir pekan dari Jumat hingga Ahad. Karena demand alias tingkat permintaan meningkat pas akhir pekan, maka harga tiket hotel pun ikut naik,    Tiket akan jauh lebih murah jika kita menginap pada malam Senin hingga malam Kamis.

Beli Tiket Secara Online

Jika ingin mendapat deal terbaik untuk harga tiket hotel, lebih baik membeli secara online. Pasalnya, membeli secara online bisa menghemat sekitar 10 hingga 15 persen disbanding membeli tiket secara langsung di hotel. Lumayan kan jika bisa menghemat 10 hingga 15 persen?

Nah, demikian tips berhemat dari anggaran untuk hotel.

“Makan emping sama buah kawis…Happy traveling guys…”

 

 

JNOW3143[1]

Membuat To Do List

IMG-20171104-WA0000

 

Ya, saatnya membuat to do list dan melaksanakannya untuk prioritas kita. Karena begitu banyak tawaran informasi  dan aplikasi menarik dari gadget  kita miliki.

Menulis draft rencana kegiatan atau membuat to do list terbilang efektif membuat kita tetap fokus pada rencana awal.  Meskipun ada sebagian ahli yang menyatakan membuat daftar kegiatan ini tidak efektif. Karena yang ditulis adalah yang ada di otak kita.

Tapi, di era digital seperti sekarang, membuat to do list sangat penting. Karena faktor yang membuat kita tidak fokus sangat banyak. Sumber distraksi (teralihkan) antara lain ponsel, internet baik di ponsel pintar, tablet, maupun PC computer. Perangkat gadget tersebut menawarkan ragam informasi dalam hitungan detik. Jika kita tidak bisa mengatur waktu, maka kita akan larut membaca info yang bisa jadi tidak terlalu kita perlukan.

Alhasil, karena kita tidak punya alarm, kita lupa dengan prioritas yang harus dilakukan. Karena  larut  dalam kegiatan kurang bermanfaat. Seperti intens membuka social media, membaca pesan-pesan di grup text messaging seperti Whatssap, Line, dll. Tanpa kita sadari membuka pesan di grup atau kepo melihat status teman di social media seperti Instagram, Facebook, atau Twitter kerap membuat kita lupa dengan target-target yang harus dikelarin hari ini.

So,  membuat to do list termasuk hal urgen agar kegiatan kita terarah.  Membuat daftar kegiatan ini bukan hanya berlaku dalam dunia kerja. Tetapi kamu yang masih sekolah, kuliah, atau ibu rumah tangga.

Paula Rizzo seorang produser acara televisi sekaligus penulis  “Listful Thinking: Using Lists to be More Productive, Highly Successful and Less Stressed” dalam situsnya ListProducer.com mengatakan selalu membuat list kemana pun dia pergi. Ia bahkan membuat banyak daftar kegiatan. Menurut Paula membuat daftar kegiatan membuat dia tetap terarah baik dalam hal pekerjaan kantor maupun pekerjaan rumah.

Berikut tips ala Paula agar to do list atau daftar rencana kegiatan bukan hanya sekedar catatan saja tetapi juga dieksekusi seperti rencana yang tertulis.

  1. Cenderung Mengabaikan Rencana yang Tertulis

Ada sebagian orang yang rajin menulis rencana harian atau mingguan di kertas post it. Karena tidak temple di tempat yang mudah dilihat, akhirnya lupa dengan rencana yang telah ditulis. Atau membuat to do list di belakang kertas struk belanjaan. Karena lupa menaruh struk belanjaan akhirnya lupa dengan rencana yang telah dibuat.

Buatlah to do list di satu tempat favorit yang sering kamu lihat. Bisa dalam bentuk notes unyu dengan cover grid yang kamu suka atau tema-tema monokrom. Kamu juga bisa menaruh to do list di folder ponsel kamu.

      2. Terlalu Banyak Item

IMG-20171104-WA0001(1)

Karena keterbatasan waktu, kamu tidak mungkin mengerjakan banyak hal dalam sehari. Untuk itu, kamu harus membuat skala prioritas dalam membuat to do list. Mengapa? Karena jika kamu tidak realistis alias membuat to do list dalam jumlah banyak, maka kamu akan kewalahan. Akhirnya pekerjaan penting yang seharusnya menjadi prioritas malah tidak diselesaikan.

      3. Spesifik

Tulislah rencana kegiatan secara spesifik. Misalnya mengecek email. Tanpa tulisan spesifik, kamu akan menghabiskan banyak waktu untuk mengecek surat elektronik yang bisa jadi tidak penting bagi anda.

      4. Mengecek Kembali Daftar Kegiatan

Agar daftar rencana kegiatan kamu bisa dilaksanakan sesuai dengan tujuan kamu, maka kamu bisa mengeceknya kembali. Waktu pengecekan disesuaikan dengan kesibukan dan alpkasi waktu yang kamu sediakan untuk menyelesaikan semua kegiatan.

       5. Se-simple Mungkin

Karena yang membaca kita sendiri, tentu kita tahu bentuk to do list yang simple versi kita itu seperti apa.  Daftar rencana kegiatan yang enak dibaca dan simple akan membuat kamu semangat mengerjakan. Bukan malah membuat kamu stres saat membaca.