Menjaga BB Ideal dengan Berbuka Puasa yang Tepat

Puasa tidak selalu identik dengan berat badan turun. Berikut tips menjaga BB stabil saat berbuka puasa.

Ibadah puasa di bulan Ramadhan seharusnya membuat berat badan kita turun. Atau minimal berat badan kita stabil. Tapi ternyata malah banyak di antara kita yang berat badannya naik.

Nah, bagaimana agar puasa membuat BB kita stabil bahkan turun? Simak ya tips berikut.

1. Awali buka puasa dengan air putih. Kebanyakan kita saat buka puasa menjadi lapar mata. Ingin makan martabak, gorengan, soto mie, kolak, es buah, lontong, asinan, dan masih banyak lagi. Akhirnya melupakan air putih yang berperan penting dalam rumus diet atau hidup sehat.

Untuk mendapatkan BB stabil atau turun, sebaiknya buka puasa dengan minum air putih minimal 500 ml. Mengapa? Karena seharian tubuh kita kehilangan cairan. So, tubuh kita memerlukan pengganti cairan agar tidak terjadi dehidrasi. Meskipun, otak kita malah menginginkan gorengan, kolak, dan teman-temannya.

2. Hindari mengawali buka dengan makanan padat karbo simpleks

Kalau kita mengawali berbuka dengan makanan padat seperti lontong, gorengan, martabak, dll keinginan minum air putih akan hilang karena perut sudah kenyang.

Celakanya, makanan padat yang kita konsumsi termasuk mengandung karbo simpleks yang harus langsung digunakan sebagai energi. Kalau kita tidak banyak bergerak, maka makanan padat tersebut akan tertimbun menjadi lemak.

3. Hindari mengawali buka puasa dengan es buah manis atau kolak.

Sebenarnya minum es buah yang tidak menggunakan gula alias diganti dengan sirup maple atau madu, itu bagus. Tapi, sebaiknya tidak dilakukan di awal. Lebih baik minum air putih terlebih dahulu.

Mengkonsumsi kolak atau es buah dengan kandungan gula dan susu akan membuat gula darah langsung naik, atau sugar spike.

Konsumsi makanan manis di awal buka puasa juga akan menghilangkan nafsu makan. Minuman manis ini menyebabkan BB naik karena gula simpel dari es buah atau kolak akan langsung diproses menjadi lemak jika tidak dikeluarkan dalam bentuk energi.

4. Setelah minum air putih, bisa minum jus buah tanpa gula.

Jika tetap ingin mengkonsumsi buah di awal buka puasa, pilihlah jus tanpa gula agar cepat dicerna oleh organ pencernaan kita.

5. Hindari minum minuman isotonik

Kendati tubuh kita kehilangan cairan selama seharian, bukan berarti minum cairan isotonik di pasaran itu aman bagi BB kita. Cairan isotonik di pasaran tidak baik bagi kita yang menginginkan BB stabil atau turun. Karena cairan ini biasanya mengandung kadar gula dan garam dalam jumlah tinggi.

6. Konsumsi makanan probiotik
Makanan probiotik adalah makanan yang mengandung bakteria baik yg membantu proses pencernaan.

Sebaiknya yang kita konsumsi adalah preobiotik tanpa gula tambahan. Seperti kimci, yoghurt yang plain tanpa tambahan gula,dll.

Asupan dari probiotik akan memperlancar pencernaan kita untuk kegiatan buka puasa dengan menu inti alias makanan besar.

7. Konsumsi makanan prebiotik
Makanan prebiotik berfungsi seperti suplemen bagi bakteri baik. Artinya dengan makanan prebiotik bakteri baik bisa sehat dan gesit. Sumber makanan prebiotik bisa diperoleh dari pisang dan kacang-kacangan.

8.Setelah mengkonsumsi tujuh makanan tersebut, bisa jeda dengan sholat isya.

9.Setelah sholat isya, baru mengkonsumsi makanan besar. Tetapi tetap diusahakan mengkonsumsi makanan karbo kompleks. Artinya makanan yang lebih rumit diolah dalam proses pencernaan, tidak langsung diubah menjadi lemak kalau kita tidak banyak bergerak. Contohnya nasi merah plus sayur bayam dan tempe goreng.

Nah, setelah makan nasi, saatnya makan kolak atau es buah. Jika kegiatan makan dessert dilakukan di bagian akhir, jumlah yang dikonsumsi akan cenderung lebih sedikit. Mengapa? Karena kita sudah kenyang. Beda kalau kita mengkonsumsi kolak, es buah dengan gula dan susu di awal buka puasa.

Selamat berpuasa. Selamat berbuka puasa dengan pilihan makanan yang sehat.

Hijab Outfit untuk Wisuda

Pemilihan outfit yang tepat untuk momen istimewa seperti wisuda menjadi sebuah keharusan. Terlebih di era gadget seperti sekarang. Hampir setiap netizen yang melalui hari istimewa akan mempostingnya di media sosial seperti instagram. Namun, kadang kita bingung memilih outfit yang pas dengan karakter kita pas wisuda.

Berikut contoh-contoh hijab outfit untuk wisuda. Semakin simple outfit yang digunakan, akan membuat tampilan lebih elegan, tidak berlebihan.

 

 

Menyusun Goal Secara Efektif. Dan Cara Mewujudkannya

LP Goalsource freepik.com

“It is not enough to take steps which may some day lead to a goal; each step must be itself a goal and a step likewise.” – Johann Wolfgang von Goethe

Setiap pribadi dalam hidupnya pasti mempunyai goal atau tujuan baik kecil atau besar, jangka pendek maupun jangka panjang. Contoh goal kecil adalah “Saya besok akan bangun pagi dan berolahraga.” Contoh goal besar “Saya akan memberangkatkan orang tua naik haji atau umroh.”

Contoh goal jangka pendek “Saya akan menyelesaikan bab 1 dalam seminggu ini.” Contoh goal jangka panjang “Saya setiap hari makan serat dan berolahraga agar tetap sehat ketika sudah tua.”

Namun, seiring berjalannya waktu, kita bukan mendekati goals tetapi malah menjauh. Mengapa? Salah satunya kita tidak menulis goal dalam hidup kita. Dan akhirnya melupakan goal itu sendiri.

Padahal menurut Napoleon Hill goal adalah mimpi yang mempunyai tenggat waktu. Jika goal mempunyai tenggat waktu, namun kita tidak melakukan apapun untuk mencapai goal sesuai tenggat waktu yang kita tetapkan, maka goal tidak akan terwujud.

Sehingga goal kemungkinan besar akan terwujud jika kita menjalankan kegiatan yang mendekatkan kita kepada goal. Ketika kita mempunya goal, menuliskannya, seharusnya juga bertekad untuk menyelesaikannya.

Sebuah studi yang dilakukan pada mahasiswa Harvard MBA, dalam waktu sepuluh tahun, para siswa yang telah menuliskan tujuan mereka menghasilkan sepuluh kali lebih banyak dari teman sekelas mereka yang tidak menuliskan tujuan mereka.
Berikut cara menulis goal secara efektif dan membantu kamu mencapainya menurut Janice Kersh dikutip dari addicted2success.com.

1. Tentukan Tujuan
Ini mungkin lebih sulit dari yang kita pikirkan. Hal ini disebabkan karena kita kerap terjebak dalam rutinitas sehari-hari dan kehilangan jejak hasrat sejati dalam hidup. Tapi ada beberapa orang yang membentuk hidup mereka sesuai dengan tujuan mereka. Menurutmu siapa yang lebih bahagia: orang yang didefinisikan oleh keadaan mereka atau orang yang menciptakan keadaan mereka? Kategori mana kamu sekarang? Kategori mana yang kamu inginkan?

2. Lihatlah Big Picture
Bayangkan di mana posisimu dan seperti apa dirimu di tahun mendatang, bahkan lima tahun yang akan datang. Pikirkan tujuan jangka panjang. Jangan memikirkan rincian atau bagaimana kamu akan mencapainya. Biarkan dirimu bermimpi dan memikirkan apa yang sebenarnya diinginkan. Entah itu goal pribadi atau goal profesional, biarkan nurani yang berbicara.

Mungkin kamu ingin bekerja di kantor baru, resign, menjadi pekerja lepas, pindah ke kota lain untuk menikmati suasana baru, menurunkan berat badan, berolahraga lebih rajin, lebih banyak membaca buku daripada membaca gosip di medsos, lebih banyak bepergian, lebih banyak bersedekah, atau menikah dan membina sebuah keluarga seperti yang diimpikan.

Apa pun goal anda, entah itu kelihatannya remeh, kecil, atau sepintas dianggap nothing, lebih baik ditulis

.
3. Lihatlah Gambar Kecil
Setelah melihat big picture atau gambar besar, sekarang saatnya melihat gambar kecil yaitu celah antara anda posisi atau keadaan kamu sekarang dan impian. Apa langkah pertama yang ingin dilakukan jika goal-mu adalah resign? Jika ingin keluar dari pekerjaan sekarang maka kamu harus menambah skill, meng-upgrade kemampuan, dan mulai mengirim lamaran atau aktif bertanya kepada kolega terdekat mengenai lowongan pekerjaan.

Atau kamu memimpikan pekerjaan yang diidam-idamkan sejak di bangku kuliah. Maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah kualifikasi yang diperlukan agar kamu diterima. Jika sudah memenuhi syarat, maka kirim resume.
Jika goal-mu adalah banyak bepergian, maka kamu harus lebih giat lagi menabung untuk membiayai biaya traveling. Atau mencari pekerjaan sampingan untuk membiayai traveling. Selain itu, pastikan kamu sudah merencanakan jauh-jauh hari terkait alokasi waktu bepergian karena kamu harus minta izin cuti atau mencari waktu saat pekerjaan tidak padat atau high season. Juga mencari waktu yang memungkinkan kamu mendapat tiket pesawat murah, dan promo hotel atau kegiatan wisata di lokasi tujuan.

4. Gunakan Bahasa Positif
Saat menetapkan goal cobalah menyusunnya dengan cara positif. Pengaturan goal yang positif akan memberi energi positif dalam pencapaian goal. Misal kamu ingin resign dari kantor sekarang dan menginginkan tempat baru. Jangan menulis “Berhenti dari kantor menyebalkan.” Sebaiknya tulis “Saatnya menemukan passionku.” Atau “Mencari pekerjaan yang membuat hatiku senang.”
Menulis dengan tone positif akan membuat kamu lebih bersemangat untuk mencapai goal. Penulisan yang positif juga akan membantu kamu mengatasi rintangan dan membuat kamu bertekad mencapai prestasi di masa depan.
Apapun goal kita, studi menunjukkan bahwa menulis dengan tone positif dapat memberi dampak signifikan dalam mewujudkan goal. Definisikan dengan tepat apa yang kita inginkan. Siapkan langkah-langkah kita untuk sampai kepada goal. Dan katakan secara berulang sebagai bentuk afirmasi goal kita adalah langkah kuat dalam mewujudkan goal atau tujuan kita. So, ambil pena dan menulislah.

LP Goal 1

Kunci Bahagia Dalam Sebuah Relasi

PicsArt_03-07-04.01.08

Setiap manusia di dunia ini pasti menginginkan hidupnya bahagia. Sayangnya, tidak semua bisa merasakannya. Bahkan, bahagia kerap tertukar dengan sukses. Kesuksesan kerap dianggap sebagai kenahagiaan atau dianggap sebagai tiket bahagia. Kesuksesan bisa menjadi salah satu faktor yang membuat orang bahagia. Tapi, kesuksesan bukan penentu kenahagiaan. Nah lho?

Berikut kunci meraih kebahagiaan dalam sebuah relasi antar sesama manusia dan hubungan sebagai sepasang kekasih atau suami istri. Tips berikut yang disarikan dari http://www.pursuit-of-happiness.org merupakan hasil dari studi ilmiah tentang Positive Psychology dan ilmu kebahagiaan daam formula sederhana. Sehingga, kita menemukan apa yang membuat kita bahagia. 

Setidaknya ada dua sorotan atau highlight yang menjadi konsiderans dalam meraih kebahagiaan.

1.Orang yang memiliki satu atau lebih sahabat dekat tampak lebih bahagia. Mengapa? Karena membagi perasaan pribadi (self-disclosure) kepada orang lain mempunyai peran penting dalam menghilangkan stres dan depresi.

2.Mendengarkan dengan sabar dan merespons dengan cara proper dan konstruktif (Active-Constructive Responding) adalah cara yang sangat efektif untuk menumbuhkan emosi positif dan memperdalam hubungan.

Dua pelopor Psikologi Positif Ed Diener dan Martin Seligman pada tahun 2002 melakukan studi di University of Illinois. Penelitian keduanya  mengenai kebahagiaan pada diri siswa yang memperoleh nilai tertinggi.  Sampel dalam penelitian tersebut 10 persen dari jumlah total siswa yang mendapat nilai tertinggi.

Keduanya menemukan bahwa karakteristik paling menonjol yang dimiliki oleh siswa yang sangat bahagia dan mempunyai tanda depresi paling sedikit adalah siswa yang mempunyai ikatan kuat dengan teman dan keluarga mereka. Mereka juga berkomitmen menghabiskan waktu bersama teman dekat dan keluarga.” ( Claudia Wallis, Majalah Waktu, 09 Januari 2005).

Dalam sebuah penelitian, orang ditanya secara acak tentang suasana hati mereka. Ternyata mereka menjawab paling bahagia ketika bersama dengan teman mereka, diikuti peringkat berikutnya bersama anggota keluarga, dan paling tidak bahagia jika mereka sedang sendirian (Larson, Mannell, & Zuzanek, 1986).

Studi lain menggunakan skala kerjasama sebagai prediktor kebahagiaan. Skala kerjasama adalah  bagaimana orang bersedia melakukan kegiatan konstruktif dengan orang lain. Studi ini menunjukkan bahwa kemauan bekerjasama seseorang merupakan prediktor kebahagiaan. Walaupun hasil studi tidak secara meyakinkan menunjukkan hubungan langsung  jika seseorang  mau bekerjasama maka mereka akan bahagia atau sebaliknya. (Lu & Argyle, 1991).

Sebuah studi yang meneliti tentang kualitas hubungan menemukan bahwa untuk menghindari kesepian, orang hanya membutuhkan satu hubungan dekat ditambah dengan jaringan hubungan lain. Untuk membentuk sebuah hubungan yang erat diperlukan adanya rasa percaya kepada ybs untuk mendengarkan dan bisa menjaga rahasia pribadi kita. Tanpa ada sesi curhat, maka seseorang yang mempunyai banyak teman tetap akan merasa kesepian (Jackson, Soderlind & Weiss, 2000, Horesh, Apter, 2006).

Sebuah studi serupa menemukan bahwa beberapa siswa yang memiliki banyak teman dan sering menghabiskan waktu bersama akan tetap dilanda kesepian jika dalam pola hubungan hanya membahas hal-hal yang bersifat umum seperti olahraga, musik. Bukan kehidupan pribadi (Wheeler). 

Mendengarkan dengan hati-hati dan merespons dengan cara yang proper (Active-Constructive Responding) adalah cara yang sangat efektif untuk menumbuhkan emosi positif dan memperdalam hubungan. (Niederkrotenthaler, Gould, et al, 2016)

Kebahagiaan tidak hanya bisa diperoleh dari dukungan sosial tetapi bisa lebih bermakna dengan menyediakan dukungan tersebut  (Brown et al., 2003). Studi ini meneliti bagaimana pemberian dukungan sosial mempengaruhi kesejahteraan dan kematian. Kita juga kehilangan makna dalam hidup jika kita dikucilkan dan terisolasi dari lingkungan sosial (Stillman et al 2009).

Studi khusus tentang dukungan sosial dan kebahagiaan menggunakan empat treatment berbeda.  Peserta akan ditolak atau dikucilkan oleh orang lain. Para peneliti menemukan bahwa kesepian menghasilkan tingkat makna yang lebih rendah dan meningkatkatn depresi. 


 

Tips Mengatasi Kekecewaan

disappointment Me.me

source: Me.me

Karena Tuhan menganugerahkan emosi kepada manusia, maka wajar jika dalam hidupnya manusia acap kecewa. Namun, kekecewaan yang berulang akan membuat hidup kita menjadi terlihat buram. Untungnya sebagai manusia berakal kita diberi peluang untuk mencari jalan keluar. Agar kamu tidak dirundung kekecewaan terus menerus, berikut tips mengatasi kekecewaan seperti dimuat dalam positivelypresent.com.

1. Biarkan diri merasa kecewa. 

Terimalah kondisi dirimu yang sedang kecewa. Tidak apa-apa untuk merasa kecewa. Bahkan kecewa untuk hal kecewa. Misalnya kamu sudah menyetel alarm jam 05.00 WIB karena ingin berangkat ke kantor lebih awal. Ternyata kamu bangun pukul 05.30 WIB dan ternyata kamu mematikan kembali alarm ketika weker berbunyi dan memilih tidur kembali. Biarkan diri kita mengalami apa pun yang  kita rasakan.

Sejatinya kekecewaan besar atau kecil memang tidak menyenangkan. Tetapi jangan memikirkan ketidaksenangan karena kekecewaan yang dialami. Rasakan, duduklah sebentar. Terima kekecewaan yang ada. Namun, jangan biarkan kekecewaan menggerogoti semangat hidup anda. Jadi, terima kekecewaan yang ada dan jangan biarkan ia berlama-lama dalam diri kita. 

2. Dapatkan beberapa perspektif dari rasa kecewa dan lihat gambar besarnya.

Tidak peduli seberapa keras rasanya, Anda harus mengambil langkah mundur dan mendapatkan beberapa perspektif. Jika Anda menghadapi kekecewaan kecil, ini cukup mudah. Misalnya, saya mungkin akan kecewa karena kekuatannya mungkin akan keluar, tapi saya dapat berterima kasih atas semua hal indah yang masih saya miliki yang tidak melibatkan listrik (cinta, kesehatan, dan lain-lain). Bila dihadapkan pada kekecewaan besar, perspektif bisa jadi sulit didapat jadi jangan takut merekrut orang yang dicintai untuk membantu Anda melihat gambaran besarnya. Dan, untuk menambah inspirasi, buatlah daftar segala sesuatu yang berjalan baik dalam hidup Anda.

3. Lihatlah apakah ada sesuatu yang bisa diubah.

Jika kita tidakmenyukai sesuatu sesuatu, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencoba mengubahnya. Terkadang ketika kita merasa tidak berdaya ketika mulai kecewa. Namun setelah mengambil jeda kita mulai menemukan ada sesuatu yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau mengurangi kekecewaan.

Cobalah mulai berbicara dengan diri sendiri dan mengidentifikasi hal spesifik apa yang membuat kita kecewa. Setelah itu kita mulai mencari tahu soal apa yang bisa membuat kita merasa puas, terinspirasi, atau termotivasi.

4. Merevisi sudut pandang jika perubahan bukanlah pilihan.

Setelah kita menentukan bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubah situasi, pilihan terbaik adalah mengubah cara pandang kita dalam melihat sesuatu. Mengasihani diri sendiri dan putus asa karena sesuatu tidak berjalan seperti yang diharapkan dan tidak melakukan apapun saat kecewa datang bukanlah pilihan tepat.

Jika kita ingin mengatasi kekecewaan dengan cara positif, kita harus merubah pemikiran. Renungkan kembali hal atau situasi yang membuat kita kecewa kemudian temukan cara untuk membingkai ulang tentang peristiwa atau hal tersebut di dalam pikiran kita. Buatlah daftar atau list tentang alasan mengapa kekecewaan kita terhadap peristiwa atau sesuatu hal tersebut sebenarnya ada sisi positifnya. Setelah itu kit akan mulai melihat situasi atau hal yang membuat kita kecewa dari perspektif baru.

5. Percaya bahwa kita memiliki harapan.

Saat seseorang sedang kecewa berat, akan merasa sangat terpukul, tidak percaya dengan beragam motivasi yang telah menyemangatinya selama ini, merasa tidak ada lagi harapan, dan putus asa dan mulai tidak percaya bahwa segala usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil seperti yang diinginkan. Jika kondisi ini terjadi, maka jangan biarkan kekecewaan anda yang begitu dalam mendorong anda kepada sebuah kondisi lebih buruk lagi, merasa putus asa, tidak ada harapan, enggan berusaha dan memilih berdiam diri.

Mulailah menyemangati diri sendiri, mengingatkan diri sendiri bahwa harapan selalu ada ketika kita masih bernafas di dunia. Percaya bahwa kita masih mempunyai harapan-harapan baik. Hal lain yang perlu dipahami adalah bahwa yang mengalami kekecewaan bukan hanya kita saja. Orang lain pun juga mengalami hal yang sama. Namun, kekecewaan yang dirasakan seseorang, dampak dan waktunya tidak sama untuk setiap orang. Ada yang memilih segera menyadari kekecewaan dan mulai lagi menumbuhkan harapan.

Namun, ada juga yang akhirnya memilih berkubang dengan rasa kecewa dan enggan bangkit untuk kembali menanam benih-benih harapan. Mengatasi kekecewaan mutlak dilakukan jika kita ingin hidup kita lebih berkualitas dan bisa melanjutkan hidup dengan perasaan lebih tenang.Bagaimana caranya? Seperti tip-tips di atas. Sadari bahwa kita kecewa, lepaskan kekecewaan, kemudian fokus kepada hal-hal baik yang ada dalam diri dan hidup kita.Memang tidak selalu mudah. Tapi kita patut mencoba. There is a will there is a way 🙂  

Semakin Berharap, Semakin Kecewa

The higher our expectation, the greater our potential disappointment. Semakin tinggi harapan kita, semakin besar potensi kekecewaan kita.

Hidup tidak seperti matematika. Pasti dan bisa diprediksi. Hidup sejatinya penuh teka-teki. Yang pasti adalah ketidakpastian itu sendiri. Ketidakpastian yang memberikan peluang. Ketidakpastian yang memberikan kemungkinan. Ketidakpastian yang menyuburkan harapan. Jika peluang, kemungkinan, dan harapan tidak kunjung datang, maka yang hadir adalah kekecewaan.

Kekecewaan umumnya hadir dalam beberapa tingkatan. Versi ringan jika harapan yang tumbuh tidak besar. Usaha dan doa untuk mewujudkan harapan juga tidak seberapa. Lama kecewa juga hanya hitungan jam. Kekecewaan skala sedang jika sebenarnya berharap akan suatu hal disertai dengan usaha sungguh-sungguh dan doa yang haqqul yakin bakal dikabulkan. Karena harapan yang besar, ikhtiar yang dilakukan mengambil sebagian porsi waktu dan sebagian ruang pikiran. Lama kecewa bisa bulanan.

Versi kekecewaan mendalam jika kita all out dengan mengptimalkan seluruh kemampuan dan bedoa sungguh-sungguh, ekspektasi tinggi tetapi hasilnya jauh menyimpang dari yang diharapkan. Lama kecewa untuk level ini bisa tahunan.

Jangan Terlalu Berharap

Karena sumber kekecewaan berpangkal dari ekspektasi atau harapan, maka jika kita tidak mau kecewa, jangan terlalu berharap pada sesuatu. Ikhlaskan semua peristiwa atau kejadian dalam hidup kita. Karena yang terjadi dalam hidup kita, tidak sepenuhnya ada dalam kontrol kita. Buktinya, kita sudah belajar seoptimal mungkin untuk sebuah tes, hasil ujian kita lebih buruk ketimbang teman yang belajarnya seadanya.

Dalam karir misalnya, kita sudah berusaha bekerja lebih baik dari yang lain, lebih rajin, tepat waktu, punya inisiatif mengeluarkan ide-ide segar, ternyata teman selevel kita yang kerjanya seadanya memperoleh promosi kenaikan karir, dan kita tidak memperoleh apa-apa. Jika kita sangat berharap dipromosikan, maka kita akan mengalami kekecewaan mendalam. Tapi jika kita tidak terlalu berharap, maka kalaupun kita kecewa, hanya sekedarnya saja.

Dari kasus-kasus di atas, bukan berarti kita tidak perlu belajar giat untuk mendapat nilai bagus. Toh belajar giat tidak menjamin nilai bagus. Atau kita tidak perlu bekerja giat. Toh bekerja giat tidak menjamin dipromosikan. Akhirnya kita bekerja seadanya dan hanya berharap ada keberuntungan di pihak kita sehigga bisa dipromosikan. Kita tidak bisa menggunakan keberuntungan atau dalam bahasa jawa disebut faktor bejo untuk kesuksesan dalam hidup karena menghindari kekecewaan.

Justru dari kekecewaan-kekecewaan dalam hidup, kita belajar tidak terlalu berharap atas upaya, kerja keras yang telah kita lakukan. Dari kekecewaan dan kegagalan, kita berusaha menjadi pribadi ikhlas. Keikhalasan kita dalam menyikapi kegagalan, akan membuat jiwa kita lebih lapang. Sikap tidak terlalu berharap pada hasil membuat hidup kita lebih ringan dan tidak stres memikirkan hasil yang akan kita dapatkan. Hidup akan menjadi rangkaian kekecewaan jika kita terlalu berharap atas segala hal.

Ditinggal Tanpa Pesan

blog ditinggal

Credit:  slate.com

Sebut saja namanya Rara. Perempuan yang berprofesi sebagai pengajar itu mengaku trauma untuk memulai sebuah hubungan baru pasca ditinggal tunangannya yang menghilang tanpa pesan. Padahal, hubungan keduanya sebelumnya baik-baik saja.

“Ia menghilang saat semua persiapan untuk pernikahan sudah disiapkan oleh keluarga,” terang Rara. Yang membuat hati Rara kian sedih, ia telah berusaha mencintai tunangannya. Dan ketika rasa itu datang, tunangannya pergi begitu saja.

Rara dan tunangannya dijodohkan oleh pihak keluarga. Awalnya Rara tidak mencintai tunangannya. Tapi, seiring kebersamaan yang dilalui keduanya, seperti pepatah Jawa witing tresno jalaran soko kulina, Rara akhirnya mencintai tunangannya.  Namun, rasa yang baru bersemi, harus pupus seketika, ketika tunangannya pergi tanpa pesan meninggalkan luka yang dalam.

Agak berbeda dengan Rara, Dea juga mengalami hal yang sama. Awalnya ia tidak mempunyai perasaan khusus kepada salah satu teman kantornya. Meskipun, dari awal ia tahu, kalau Reza, sebut saja begitu, menaruh hati kepada dia. Dea juga tahu, selain Reza, ada Amar yang juga menyukainya.

Menurut feeling Dea, Reza tahu kalau teman sekantor mereka, Amar, juga menyukainya. Dengan pendekatan yang intensif sekitar tiga bulan, akhirnya Reza berhasil mendapatkan cinta Dea.

Singkat cerita, Dea jadian dengan Reza. Sebagai sepasang kekasih, keduanya kerap menghabiskan waktu bersama. Namanya sedang mabuk cinta, dunia Dea pun menjadi berwarna. Bahkan, orang lain pun seakan tidak ada. Yang ada hanya dia dan kekasihnya. Karena yang lain pindah ke Meikarta haha.

Ternyata, manis yang dikecap Dea tak bertahan lama. Baru tiga bulan jadian, mendadak Reza resign dan menghilang tanpa pesan. Dea sudah berusaha menghubungi Reza, tapi nomor ponselnya tidak aktif. Ia juga mengirim pesan via whatsapp, bbm, dan line, ternyata offline semua. Dea juga berusaha mencari keberadaan kekasihnya lewat jejak digital, tetapi sia-sia.

“Apa Salah Saya?”

Setelah kejadian pacar menghilang, baik Dea maupun Rara bertanya kepada dirinya sendiri. “Apa salah saya?” Keduanya mengaku tidak mempunyai masalah dengan pasangannya sebelum kekasihnya menghilang. Pertanyaan mengapa meninggalkan, apa salah saya membuat luka di hati keduanya kian dalam.

Tidak mudah bagi keduanya untuk menerima kenyataan dicampakkan tanpa ada kejelasan. Baik Dea maupun Rara menjalani hari-harinya dalam gelap karena tanya yang tak pernah menemjukan jawab.

Gigih di Awal, Menyerah di Tengah Jalan

Keduanya butuh waktu lama untuk berdamai, menerima fakta bahwa kekasihnya sudah meninggalkan mereka. Bahwa kekasihnya yang dahulu berjuang untuk mendapatkan cinta, menyerah begitu saja ketika cinta itu ada di depan mata. Bahwa kekasihnya yang dahulu berjuang mendapatkan perhatian, tiba-tiba menghilang tanpa pesan.

Mungkin ada benarnya kata orang-orang. Makhluk bernama laki-laki itu begitu gigih di awal untuk mendapatkan. Karena itu semacam tantangan. Tapi, begitu  mendapatkan, mereka akan cepat merasa bosan. Mereka tidak sadar sudah mempermainkan sekeping hati yang awalnya tertata rapi. Kemudian porak poranda seperti tsunami, setelah mereka menghuni hati, kemudian pergi.

Mereka tidak tahu, kalau luka yang mereka tancapkan, adalah lubang yang tak pernah sepenuhnya bisa tertutup, meski hati telah memaafkan. Mereka tidak tahu, kehilangan adalah hal pahit yang membuat hidup orang yang ditinggalkan menjadi sulit.

Apa Yang Harus Dilakukan?

  1. Menerima kenyataan. Menerima fakta yang tidak sesuai dengan harapan kita memang hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi, dengan berusaha untuk menerima hal yang terjadi, kamu akan hidup dalam dunia realita, bukan dunia kenangan manis ketika masih bersama dia.
  2. Memaafkan diri sendiri. Ada sebagian orang yang merasa menyesal telah memberikan hatinya dan menghabiskan sebagian waktu hidupnya bersama pasangannya yang tiba-tiba menghilang. Namun, penyesalan hanya akan membuat luka kian dalam. Maafkanlah diri sendiri yang pernah menjalin hubungan dengan si dia. Anggap hubungan yang pernah terjadi menjadi pelajaran hidup yang membuat diri menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bisa menerima kekecewaan dalam hidup.
  3. Berhenti bertanya “Mengapa ditinggalkan .” Pertanyaan “mengapa ditinggalkan” tidak akan membuat hidupmu lebih baik. Justru ketika kamu bertanya seperti itu, kamu akan semakin terluka. Terima saja dia menghilang sebagai salah satu kejadian apes dalam hidupmu. Karena, itu di luar kemauan, kontrolmu. Dan berhenti bertanya “mengapa dia menghilang.”
  4. Meningkatkan kualitas diri. Bisa jadi dia meninggalkan kamu tanpa pesan karena dia telah menemukan sosok baru yang selama ini ia idamkan. Berhenti meratapi diri, dan bangkit meningkatkan kualitas diri. Jika kamu terluka karena kepergiannya, kenapa kamu tidak membuat dia menyesal telah meninggalkan?
  5. Membuka hati untuk hubungan baru. Karena hidup harus terus berjalan, tidak ada gunanya kamu sedih. stuck meratapi yang telah berlalu. Buka kembali hatimu untuk orang baru. Ada banyak haraoan untuk sebuah hubungan di depan.

 

Menghemat Bujet Hotel Untuk Traveling Lagi. Mau?

 

Menghemat anggaran untuk hotel dan digunakan untuk traveling lagi? Siapa yang nolak. Nih tipsnya.

Bisa dipastikan hampir setiap tahun harga tiket hotel naik. Bahkan, kadang kenaikannya signifikan. Kondisi ini akan menjadi masalah tersendiri bagi penyuka traveling. Karena melancong ke mana pun pasti perlu penginapan. Terlebih, bagi mereka yang terbiasa menginap di hotel berbintang ketika traveling layaknya seorang turis. Nah, bagi kalian yang sering bepergian, ada baiknya menyimak tips berhemat dari alokasi angaran untuk hotel seperti dilansir save70.com. Dijamin kalian bisa menabung dan bisa digunakan untuk traveling lagi. Asik kan…

Layanan Ekstra

Jika mencari tempat penginapan, usahakan paket yang disediakan hotel tersebut sudah termasuk pelayanan ekstra seperti sarapan, wifi, dan makanan anak-anak jika kamu membawa anak selama traveling.

Juga kopi, teh yang disediakan di lobby hotel. Atau bisa berupa infused water plus snack seperti yang disediakan di lobby Hotel Best Western Premier La Grande di Bandung, Jawa Barat. Atau aneka jamu seperti di Hotel Tentrem, Yogyakarta. Pasalnya, fasilitas sarapan, cemilan, kopi, teh dan sejenisnya serta wifi lumayan mengurangi pengeluaran selama traveling.

Menjadi Member

Jika kamu sering stay di hotel sama atau menginap di hotel yang punya jaringan sama, untuk menghemat biaya hotel, salah satu caranya dengan mengikuti program member. Apa manfaatnya menjadi member? Selain mengumpulkan poin, kamu juga mempunyai kesempatan menginap gratis. Lainnya, dengan menjadi member kamu bisa memperoleh penawaran istimewa dari pihak hotel.

Tinggal di Hotel yang Jauh dari Pusat Kota

Jika kamu memilih tinggal di hotel yang ada di pusat kota, bisa dipastikan harga tiket meningapnya akan tinggi. Sebaliknya, anda bisa berhemat jika menginap di hotel di luar kota. Tips ini bisa dipertimbangkan jika ongkos transportasi di negara atau daerah tersebut lumayan murah. Ini menjadi pertimbangan jika kamu tidak membawa kendaraan sendiri.

NWXV9816[1]

 Makan di Luar

Biasanya makanan yang disediakan hotel harganya lebih mahal ketimbang di rumah makan atau restoran. Jika tidak kepepet sebaiknya tidak membeli makanan di hotel. Meski, ada beberapa grup hotel yang harga makanannya terbilang murah,

Upgrade ke Suite Room .

Jika bepergian bersama keluarga, lebih baik meng-up grade kamar yang direservasi dari spesifikasi biasa menjadi suite room atau presidential. Mengapa? Karena suite room ruangannya lebih luas dan mempunyai kamar tidur sendiri yang memungkinkan untuk menampung anggota keluarga dalam jumlah banyak.

Pilih Kamar di Sudut.

Pilihlah ruangan kamar di sudut. Pasalnya, ukuran kamar di sudut biasanya lebih luas ketimbang kamar biasa.  Meskipun, secara harga tiket tidak lebih murah dari kamar biasa.

Hindari Makan Makanan di Mini Bar

Hal lain yang berhubungan dengan hotel dan bisa mengurangi pengeluaran kamu adalah tidak mengambil makanan dan minum yang ada di dalam minibar. Mengapa? Yang pasti harga item di minibar lumayan mahal. Lebih baik kamu membawa cemilan sendiri dengan membelinya dari luar.

Hindari Weekend

Tingkat okupansi hunian di hotel meningkat setiap akhir pekan dari Jumat hingga Ahad. Karena demand alias tingkat permintaan meningkat pas akhir pekan, maka harga tiket hotel pun ikut naik,    Tiket akan jauh lebih murah jika kita menginap pada malam Senin hingga malam Kamis.

Beli Tiket Secara Online

Jika ingin mendapat deal terbaik untuk harga tiket hotel, lebih baik membeli secara online. Pasalnya, membeli secara online bisa menghemat sekitar 10 hingga 15 persen disbanding membeli tiket secara langsung di hotel. Lumayan kan jika bisa menghemat 10 hingga 15 persen?

Nah, demikian tips berhemat dari anggaran untuk hotel.

“Makan emping sama buah kawis…Happy traveling guys…”

 

 

JNOW3143[1]

Membuat To Do List

IMG-20171104-WA0000

 

Ya, saatnya membuat to do list dan melaksanakannya untuk prioritas kita. Karena begitu banyak tawaran informasi  dan aplikasi menarik dari gadget  kita miliki.

Menulis draft rencana kegiatan atau membuat to do list terbilang efektif membuat kita tetap fokus pada rencana awal.  Meskipun ada sebagian ahli yang menyatakan membuat daftar kegiatan ini tidak efektif. Karena yang ditulis adalah yang ada di otak kita.

Tapi, di era digital seperti sekarang, membuat to do list sangat penting. Karena faktor yang membuat kita tidak fokus sangat banyak. Sumber distraksi (teralihkan) antara lain ponsel, internet baik di ponsel pintar, tablet, maupun PC computer. Perangkat gadget tersebut menawarkan ragam informasi dalam hitungan detik. Jika kita tidak bisa mengatur waktu, maka kita akan larut membaca info yang bisa jadi tidak terlalu kita perlukan.

Alhasil, karena kita tidak punya alarm, kita lupa dengan prioritas yang harus dilakukan. Karena  larut  dalam kegiatan kurang bermanfaat. Seperti intens membuka social media, membaca pesan-pesan di grup text messaging seperti Whatssap, Line, dll. Tanpa kita sadari membuka pesan di grup atau kepo melihat status teman di social media seperti Instagram, Facebook, atau Twitter kerap membuat kita lupa dengan target-target yang harus dikelarin hari ini.

So,  membuat to do list termasuk hal urgen agar kegiatan kita terarah.  Membuat daftar kegiatan ini bukan hanya berlaku dalam dunia kerja. Tetapi kamu yang masih sekolah, kuliah, atau ibu rumah tangga.

Paula Rizzo seorang produser acara televisi sekaligus penulis  “Listful Thinking: Using Lists to be More Productive, Highly Successful and Less Stressed” dalam situsnya ListProducer.com mengatakan selalu membuat list kemana pun dia pergi. Ia bahkan membuat banyak daftar kegiatan. Menurut Paula membuat daftar kegiatan membuat dia tetap terarah baik dalam hal pekerjaan kantor maupun pekerjaan rumah.

Berikut tips ala Paula agar to do list atau daftar rencana kegiatan bukan hanya sekedar catatan saja tetapi juga dieksekusi seperti rencana yang tertulis.

  1. Cenderung Mengabaikan Rencana yang Tertulis

Ada sebagian orang yang rajin menulis rencana harian atau mingguan di kertas post it. Karena tidak temple di tempat yang mudah dilihat, akhirnya lupa dengan rencana yang telah ditulis. Atau membuat to do list di belakang kertas struk belanjaan. Karena lupa menaruh struk belanjaan akhirnya lupa dengan rencana yang telah dibuat.

Buatlah to do list di satu tempat favorit yang sering kamu lihat. Bisa dalam bentuk notes unyu dengan cover grid yang kamu suka atau tema-tema monokrom. Kamu juga bisa menaruh to do list di folder ponsel kamu.

      2. Terlalu Banyak Item

IMG-20171104-WA0001(1)

Karena keterbatasan waktu, kamu tidak mungkin mengerjakan banyak hal dalam sehari. Untuk itu, kamu harus membuat skala prioritas dalam membuat to do list. Mengapa? Karena jika kamu tidak realistis alias membuat to do list dalam jumlah banyak, maka kamu akan kewalahan. Akhirnya pekerjaan penting yang seharusnya menjadi prioritas malah tidak diselesaikan.

      3. Spesifik

Tulislah rencana kegiatan secara spesifik. Misalnya mengecek email. Tanpa tulisan spesifik, kamu akan menghabiskan banyak waktu untuk mengecek surat elektronik yang bisa jadi tidak penting bagi anda.

      4. Mengecek Kembali Daftar Kegiatan

Agar daftar rencana kegiatan kamu bisa dilaksanakan sesuai dengan tujuan kamu, maka kamu bisa mengeceknya kembali. Waktu pengecekan disesuaikan dengan kesibukan dan alpkasi waktu yang kamu sediakan untuk menyelesaikan semua kegiatan.

       5. Se-simple Mungkin

Karena yang membaca kita sendiri, tentu kita tahu bentuk to do list yang simple versi kita itu seperti apa.  Daftar rencana kegiatan yang enak dibaca dan simple akan membuat kamu semangat mengerjakan. Bukan malah membuat kamu stres saat membaca.