Logika Tauhid dari Angka

Ternyata dari angka, manusia bisa mengenal Allah SWT, Tuhan yang esa. Seperti diajarkan Imam Amudi.

Dalam salah satu kajiannya, Gus Baha alias KH Bahauddin Nursalim membahas logika tauhid dari belajar angka. Beliau merujuk pada kitab Nailul Ma’mul karangan Syaikh Mahfud At Turmusi (Termas).

Di dalam kitab tersebut dituliskan ada seorang ulama ternama bernama Imam Amudi. Beliau tidak mengajar fiqih, tarikh, persolatan, tetapi mengajar matematika.

Menurut Imam Amudi ilmu yang paling efektif untuk menjelaskan logika tauhid itu matematika. Hal itu ia ungkapkan ketika ketemu para malaikat, dan di depan para malaikat Imam Amudi ditanya Allah SWT kenapa dia belajar matematika.

Imam Amudi kemudian menjawab,” Supaya saya mentauhidkan engkau.” Kemudian Imam Amudi diminta Allah untuk mengajarkan kepada malaikat.

“Kamu membuat angka berapa saja satu juta satu miliar tetap awalnya satu. Di dunia, galaksi, planet, tetap asal usulnya satu. Yang lain itu pengembangan. Di luar dzat yang wahid, itu pengembangan. Jadi angka sebanyak apapun, berapapun bilangan semuanya berasal dari satu.”

Imam Amudi kemudian dikenal sebagai ulama ahli matematika yang mengenalkan konsep tauhid dari angka. Beliau juga menjadi ahli tauhid. MasyaAllah.