Bahagia itu Sederhana. Membandingkan yang Merusaknya

IMG_20191201_140104

Sejatinya bahagia itu sederhana. Tak perlu syarat materi itu dan ini. Karena bahagia datang dari hati.

Kebahagiaan bisa hadir dari hal-hal sederhana. Seperti membaca buku sambil mendengarkan musik di hari Minggu. Atau minum secangkir kopi hangat di pagi hari. Hal-hal kecil jika disyukuri sudah membuat bahagia di hati. Karena bahagia memang datangnya dari hati. Bukan dari materi.

Sayangnya, kita dari kecil terbiasa membandingkan diri kita dengan orang lain. Hal yang tak mungkin dihindari, sebagai konsekuensi manusia adalah masuk sosial yang melakukan observasi sosial, meniru orang lain untuk survive dalam life span atau rentang perjalanan hidupnya.

Compare with others kadang diperlukan untuk memacu kita bergerak maju dan menjadi pribadi lebih baik. Tapi, kalau compare-nya over dosis dan tidak pada tempatnya, maka akan merusak hidup kita.

Lakukan perbandingan dengan orang lain secara hati-hati. Karena jalan kita dengan jalan mereka berbeda. Cerita kita dengan mereka berbeda. Takdir kita dengan mereka berbeda. Mengapa tega membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang kamu lihat sebagai sosok sempurna? Padahal, realitanya bisa jadi ybs memang sukses secara materi, karir, dan dikaruniai kehidupan yang lengkap. Tapi, tidak ada yang bisa menggaransi ybs hidupnya damai, dipenuhi berkah, bisa jadi banyak masalah, atau ybs malah menjadi pribadi yang kurang bersyukur akhirnya merasa hidupnya terus kekurangan.

Belajar menerima jalan hidupmu yang terbaik. Sambil terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dan lagi. Full video on my youtube channel.

Ketika Kamu Merasa Sendiri

Hidup tak selalu hangat dan menyenangkan. Ada kalanya hidup menyajikan dingin dan kesendirian. Apa yang harus dilakukan?

LRM_EXPORT_117470598203337_20190615_063009158

Ina baru saja sampai kamar kostan ketika hari mulai gelap. Ia merebahkan tubuhnya di kasur yang tak seberapa besar. Perlahan, ada perasaan sepi usai lelah beranjak pergi.

Seperti kaum urban lain, hari-hari Ina disibukkan dengan aktivitas rutin di kantor. Kegiatan Ina berputar dari aktivitas kantor dan pulang pergi kantor ke kost-an.

Usai kuliah, sebagian teman-teman Ina memilih kembali ke daerah asal. Kalaupun masih tinggal di kota sama, satu persatu teman kuliahnya disibukkan dengan keluarga barunya. Mengurus suami, juga balita yang mulai hadir dalam keluarga.

Seperti sahabat Ina bernama Dine. Sebelum Dine berkeluarga, keduanya kerap menghabiskan weekend bersama. Keluyuran tidak jelas mengitari Jakarta. Atau berburu baju di Thamrin City, Jakarta. Tapi semua berubah setelah Dine menikah dan langsung dianugerahi baby. Dine disibukkan mengurus keluarga kecilnya. Tinggallah Ina yang tetap sendiri mengisi kegiatan akhir pekan.

Kehadiran sahabat, apalagi kalau tinggal berjauhan dengan keluarga inti, sangatlah penting. Sahabat menjadi support system ketika Dine menghadapi masalah di kantornya. Atau gamang menyikapi respons cowok yang membuatnya kebingungan. Atau sebagai penguat, ketika lingkungan sekitar seakan menghujat dan menghukum karena Ina belum kunjung menemukan pasangan hidup.

Sayangnya, hidup tidak selalu menghadiahkan orang-orang terdekat sebagai support system. Padahal realita kadang menguras air mata dan melemahkan jiwa.

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika kamu merasa sendiri dan tidak punya support system? Berikut yang bisa kamu lakukan agar hidup terasa lebih ringan.

1. Dekatkan diri kepada Tuhan
Jika kamu tidak punya teman dekat, keluarga, atau sahabat, kamu masih punya Tuhan yang siapa mendengar kapanpun dan di manapun. Ceritakan semua pengalaman sedihmu, masalahmu, kegagalanmu, kekecewaanmu atas hidup kepada Tuhan. Mintalah kemudahan dan diringankan dalam menjalani ujian dan kesulitan hidup.

2. Pelihara hewan
Tahu nggak sih, hewan bisa menjadi teman yang mengisi kesendirianmu. Untuk kasus anak kost memang agak susah kalau harus memelihara hewan.

3. Rawat tanaman
Merawat tanaman juga bisa menepiskan perasaan sepi. Anggap tanamanmu sebagai teman yang kamu sayangi. Rawat tanaman dengan menyirami secara rutin. Dengan kegiatan ini, kamu akan merasa dibutuhkan oleh tanaman dan merasa tidak sendiei lagi. Sebagai anak kost seperti status Ina, kamu masih bisa merawat tanaman di pot.

4. Punya hobby
Kamu pasti punya hobby yang bisa membuatmu melupakan hutang sejenak. Eits tapi hutang harus dibayar ya haha. Nah, tekuni hobby-mu agar hidupmu terasa lebih berwarna dan tidak membosankan.

5. Ikut klub buku
Bagi kamu pecinta baca buku, mengapa tidak ikut gabung ke klub buku. Di sana, selain kamu bisa bertukar ilmu dan pengalaman, juga punya peluang mendapat teman baru.

6. Bergabung menjadi volunteer
Dengan bergabung menjadi volunteer atau relawan, kamu akan merasa sebagai manusia yang berguna dan dibutuhkan. Bukan hanya bagus untuk kesehatan mental, dengan bergabung menjadi relawan, kamu juga akan mendapat teman baru. Siapa tahu dari sekian banyak orang baru itu ada yang bisa menjadi sahabatmu. Atau menjadi pendamping hidupmu.

Yang Dilakukan Ketika Orang Lain Mengeluh Mendengar

Mendengar orang mengeluh secara terus menerus dan berulang bukan hal menyenangkan. Bagaimaan menyikapinya?

PicsArt_10-03-10.37.57

Dari sekian banyak teman atau kolega, pasti ada yang kerap mengeluh. Bagaimana kalau si pengeluh ini sahabat, teman kerja, atau pasangan kita.

Kebayang kan, kalau pagi hari pas kita duduk di meja dia sudah mengeluhkan kondisi jalan yang macet. Padahal kita juga mengalami hal sama. Kira-kira menurutmu mengganggu tidak?

Nah jika kamu punya orang dekat yang suka mengeluh, tips dari psychologytoday.com di bawah ini bisa dipraktekkan.

1 Jangan mengeluh tentang keluhan. Meskipun kamu kesal mendengar dia mengeluh terus-menerus, sebisa mungkin hindari mengeluh tentang keluhannya. Pakai kalimat yang tone-nya lebih positif agar kamu tetap semangat.

Misalnya jika dia mengeluh soal macet, kamu bisa bilang,” Memang nyebelin sih. Ya udah ngeteh dulu saja biar rileks.”

2. Jangan memberi saran atas keluhannya. Karena dia hanya ingin mengeluh, melepas emosinya.

Misalnya kamu mendengar dia mengeluh jalanan macet. Kamu tak perlu ngasih saran ke dia yang masih kesal karena jalanan macet. Atau malah ceramah panjang lebar. Simpan dulu argumen dan ceramahmu.

“Memang macet tiap hari. Daripada kamu ngeluh terus2an, kan pas macet bisa dipakai untuk baca buku, berita dari HP. Atau buat dzikir, baca sholawat.”

Simpan argumen dan ceramahmu saat dia mengeluh. Karena hanya membuat dia semakin kesal. Saranmu bisa disampaikan jika dia sudah rileks dan dengan ucapan yang tidak terkesan menggurui.

3. Jangan membuat drama atas keluhannya. Misalnya dia mengeluh soal macet. Kamu malah ikut-ikutan mengeluh soal macet bahkan sampai ngomong kasar, ngumpat kan jadinya malah aneh ya. Yang awalnya mengeluh siapa, eh kamu malah yang bersemangat ngumpat.

4. Kasih Tahu Keberatanmu. Jika temanmu atau pasanganmu terus-terusan mengeluh, dan kamu merasa sudah mengganggu hari-harimu, sebaiknya ungkapkan keberatanmu dengan bahasa baik dan tidak menyinggung perasaannya.

Empat Tema Obrolan Anggun dan Najwa.Yang Keempat Bikin Gemes.

Ada empat tema yang menjadi obrolan Anggun ketika bertemu Najwa Shihab. Apa saja?

Anggun Cipta atau dulu dikenal dengan Anggun C Sasmi tertawa lepas ketika bertemu dengan Najwa Shihab yang akrab disapa Nana dalam program Catatan Najwa yang tayang di Narasi TV beberapa waktu lalu.

Berikut tema obrolan penyanyi yang sukses di Perancis dan baru saja menikah di Bali inj dengan jurnalis yang terkenal dengan program talkshow Mata Najwa.

1. Minimnya Solidaritas Sesama Perempuan
Menurut Anggun, sebagai sesama perempuan harus mempunyai solidaritas tinggi. “Harus saling mendukung,” kata Anggun. Namun faktanya tidak demikian. “Secara tidak sadar kita kerap kali perempuan malah menjatuhkan sesama perempuan,” ujar Najwa.

Najwa menambahkan sesama perempuan kerap memuji dengan nada nyinyir. Bahkan perempuan kerap berkomentar soal pilihan perempuan lain bahkan hal-hal di luar kontrol seperti bentuk perut perempuan ketika hamil, cara perempuan membesarkan anak, dll.

“Kita bertepuk tangan atas kesuksesan sesama teman perempuan. Maksudnya bertepuk tangan itu kita bukan kalah dalam persaingan,” kata Najwa.

Anggun kemudian menambahkan,”Justru itu memberi semangat.” Menurut Anggun girls compete with each other. Woman empower one another.

2. Support Via Vallen
Baik Anggun maupun Najwa Shihab men-support Via Vallen yang mengalami pelecehan seksual oleh pesepakbola nasional.

Menurut Anggun tidak seharusnya perempuan dihukum dua kali. Pertama dilecehkan oleh laki-laki. Kedua, disalahkan oleh kaum perempuan sendiri.

“Via Vallen kamu nggak sendiri,” kata Anggun. Kemudian Najwa Shihab menambahkan,” Ada Anggun. Ada Nana.”

3. Figur Ayah
Keduanya baik Anggun dan Najwa membicarakan figur ayah mereka. Ayah Anggun bernama Darto Singo dalah penulis buku anak. Anggun menceritakan salah satu buku karangan ayahnya berjudul Biru Darah Gadisku.

Sedangkan ayah Najwa Shihab bernama Quraish Shihab adalah seorang cendikiawan muslim yang meminta Najwa memperhatikan umat Islam, bangsa, menampilkan tuntunan agama dan budaya bangsa.

4. Haters
Anggun mengaku merasa gemes terhadap haters di dunia maya. “Gemes. Pingin gue cubitin satu-satu,” kata Anggun. Dalam menanggapi netizen yang nyinyir di medsos,

Anggun akan melakukan dua hal. “Mulainya nyinyir, sudah nyinyir, ada hinaan, kalau sudah gitu gue langsung blok. Atau di-mute.”

Menurut Anggun jika komentar nyinyir dibiarkan, akan menjadi norma baru. Anggun menegaskan kritik berbeda dengan hinaan, cacian. “Kritik itu memberi saran, bukan untuk menjatuhkan.”

Delapan Fakta Menarik Wewey Wita

 

wewey

Besar dalam keluarga keturunan Tionghoa yang serba kekurangan, tidak membuat semangat Wewey untuk menjadi juara sirna. Melalui pencak silat, Wewey sukses menjadi cahaya bagi keluarga dan bangsa.

Salah satu atlet pencak silat Indonesia Wewey Wita diajak nge-vlog Presiden Joko Widodo usai peristiwa bersejarah yakni pelukan pesilat peraih medali emas Hanifan ke Jokowi dan Prabowo. Wewey sendiri menyumbang medali emas ke-30. Siapa nyana, perjalanan hidup Wewey Wita tidak seindah yang dibayangkan kebanyakan orang. Karena stigma yang tertanam di sebagian besar masyakarat kalau orang keturunan Cina pasti kaya. Berikut fakta menarik Wewey Wita.

1.Keturunan Tionghoa asal Ciamis
Wewey Wiwi lahir dari orang tua keturunan Tionghoa dan sang bapak berkewarganegaraan Singapura. Ibu Wewey berasal dari Ciamis, Jawa Barat. Nama lahir Wewey adalah Yeo Chuwey.

2.Bukan dari keluarga kaya
Stigma yang tertanam pada sebagian besar orang Indonesia adalah bahwa Cina itu kaya. Kenyataannya tidak demikian dengan keluarga Wewey. Orang tuanya jatuh miskin setelah usaha ayahnya di bidang kayu gulung tikar gara-gara ditipu koleganya. Orang tua Wewey pun balik ke Ciamis dan tinggal di kontrakan.

Kedua orang tua Wewey mencoba berjualan bakso hingga toko kelontong. Tapi nasib baik belum menyapa keluarganya. Hingga suatu ketika karena tidak mampu bayar, listrik di rumah orang tua Wewey diputus. Untuk men-charge ponsel milik ayahnya, yang merupakan harta berharga satu-satunya, Wewey menumpang di tetangga. Ada ucapan menyakitkan dari tetangga Wewey yang membekas hingga sekarang saat ia numpang nge-cahrge. “Memang listrik punya nenek moyang lu?”

Untuk membantu ibunya, Wewey kecil kerap main gundu dan kartu. Ia sering menang jika main gundu dan kartu dan uangnya diberikan ke ibunya. Wewey juga kerap membeli jajajan yang ada uang Rp 5 ribu di dalamnya dan dikocok sebelumnya untuk diberikan ke ibunya.

3.Masuk di cabor yang tidak lazim bagi warga keturunan Tionghoa
Warga negara keturunan biasanya aktif di cabang olahraga wushu, kungfu, basket, bridge, bulutangkis. Namun tidak demikian dengan Wewey Wita. Ia masuk dalam olahraga pencak silat yang lebih dekat dengan unsur keIndonesiaan.

4.Didaftarkan guru ikut lomba pencak silat.
Perkenalan Wewey dengan pencak silat terjadi secara kebetulan. Guru sekolah mendaftarkan Wewey yang saat itu kelas 4 SD ikut lomba pencak silat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena tidak bisa mengembalikan uang pendaftaran dan takut durhaka,akhirnya Wewey mengikuti lomba. Berat badan Wewey yang melewati ambang batas, akhirnya diterjunkan ke lomba melawan anak SMP. Hanya dengan persiapan dua hari Wewey harus bertanding melawan anak SMP. Di luar dugaan Wewey menang.

5.Usia Kurang dari Persyaratan
Setelah berprestasi dalam kejuaran antar pelajar, saat usia 14 tahun Wewey ikut lomba mewakili Kabupaten Ciamis di ajang pekan olahraga daerah. Karena usianya kurang dari ketentuan, yakni 17-35 tahun, akhirnya usia Wewey dipalsukan menjadi 17 tahun.Lagi-lagi Wewey kembali menang menjadi juara melawan orang-orang yang usianya di atas dia. Dari kejuaran itu Wewey mendapat uang Rp 10 juta yang diserahkan kepada orang tuanya untuk menghidupi kelima adiknya

6.Sudah bertanding 15 tahun
Wewey kemudian bergabung PPLP di Bandung. Ia kemudian mengikuti pertandingan demi pertandingan untuk membantu ekonomi keluarganya. Total sudah 15 tahun Wewey bertanding. Tahun ini Wewey kembali berlaga di Asian Games dan berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia. Semangat Sang Juara!

7.Kekasihnya atlet juga
Wewey saat ini menjalin hubungan serius dengan atlet pencak silat bernama Denny Aprisandi. Denny tergabung dalam PSHT Palembang. Saat Wewey ikut berlaga di Asian Games, Denny terlihat memberikan dukungan.

 

8.Pernah menjadi model hijab sporty
Dalam salah satu postingan instagramnya, Wewey terlihat menggunakan hijab instan model sporty yang praktis digunakan untuk aktivitas olahraga. Ternyata Wewey menjadi model dari merek hijab sportiy tersebut.

IMG_20180830_231242

Dalam sebuah wawancara dengan liputan 6 Wewey mengungkapkan apa yang memotivasinya selama bertanding di Asian Games 2018. “Mungkin kalau saya pribadi ada energi tambahan karena ini adalah negara kita. Rumah kita banyak sekali masyarakat yang mendoakan dan mendukung, serta bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Mungkin kami semua ingin memberikan yang terbaik. Jadi itu kunci kami bisa sukses,” terang Wewey

Quotes “Jika boleh jujur, aku sebenarnya sudah letih. Namun di sisi lain kerja belum selesai, belum apa-apa. Aku akan berhenti jika sudah memberikan yang terbaik bagi bangsaku, negaraku: Indonesia.

Menyusun Goal Secara Efektif. Dan Cara Mewujudkannya

LP Goalsource freepik.com

“It is not enough to take steps which may some day lead to a goal; each step must be itself a goal and a step likewise.” – Johann Wolfgang von Goethe

Setiap pribadi dalam hidupnya pasti mempunyai goal atau tujuan baik kecil atau besar, jangka pendek maupun jangka panjang. Contoh goal kecil adalah “Saya besok akan bangun pagi dan berolahraga.” Contoh goal besar “Saya akan memberangkatkan orang tua naik haji atau umroh.”

Contoh goal jangka pendek “Saya akan menyelesaikan bab 1 dalam seminggu ini.” Contoh goal jangka panjang “Saya setiap hari makan serat dan berolahraga agar tetap sehat ketika sudah tua.”

Namun, seiring berjalannya waktu, kita bukan mendekati goals tetapi malah menjauh. Mengapa? Salah satunya kita tidak menulis goal dalam hidup kita. Dan akhirnya melupakan goal itu sendiri.

Padahal menurut Napoleon Hill goal adalah mimpi yang mempunyai tenggat waktu. Jika goal mempunyai tenggat waktu, namun kita tidak melakukan apapun untuk mencapai goal sesuai tenggat waktu yang kita tetapkan, maka goal tidak akan terwujud.

Sehingga goal kemungkinan besar akan terwujud jika kita menjalankan kegiatan yang mendekatkan kita kepada goal. Ketika kita mempunya goal, menuliskannya, seharusnya juga bertekad untuk menyelesaikannya.

Sebuah studi yang dilakukan pada mahasiswa Harvard MBA, dalam waktu sepuluh tahun, para siswa yang telah menuliskan tujuan mereka menghasilkan sepuluh kali lebih banyak dari teman sekelas mereka yang tidak menuliskan tujuan mereka.
Berikut cara menulis goal secara efektif dan membantu kamu mencapainya menurut Janice Kersh dikutip dari addicted2success.com.

1. Tentukan Tujuan
Ini mungkin lebih sulit dari yang kita pikirkan. Hal ini disebabkan karena kita kerap terjebak dalam rutinitas sehari-hari dan kehilangan jejak hasrat sejati dalam hidup. Tapi ada beberapa orang yang membentuk hidup mereka sesuai dengan tujuan mereka. Menurutmu siapa yang lebih bahagia: orang yang didefinisikan oleh keadaan mereka atau orang yang menciptakan keadaan mereka? Kategori mana kamu sekarang? Kategori mana yang kamu inginkan?

2. Lihatlah Big Picture
Bayangkan di mana posisimu dan seperti apa dirimu di tahun mendatang, bahkan lima tahun yang akan datang. Pikirkan tujuan jangka panjang. Jangan memikirkan rincian atau bagaimana kamu akan mencapainya. Biarkan dirimu bermimpi dan memikirkan apa yang sebenarnya diinginkan. Entah itu goal pribadi atau goal profesional, biarkan nurani yang berbicara.

Mungkin kamu ingin bekerja di kantor baru, resign, menjadi pekerja lepas, pindah ke kota lain untuk menikmati suasana baru, menurunkan berat badan, berolahraga lebih rajin, lebih banyak membaca buku daripada membaca gosip di medsos, lebih banyak bepergian, lebih banyak bersedekah, atau menikah dan membina sebuah keluarga seperti yang diimpikan.

Apa pun goal anda, entah itu kelihatannya remeh, kecil, atau sepintas dianggap nothing, lebih baik ditulis

.
3. Lihatlah Gambar Kecil
Setelah melihat big picture atau gambar besar, sekarang saatnya melihat gambar kecil yaitu celah antara anda posisi atau keadaan kamu sekarang dan impian. Apa langkah pertama yang ingin dilakukan jika goal-mu adalah resign? Jika ingin keluar dari pekerjaan sekarang maka kamu harus menambah skill, meng-upgrade kemampuan, dan mulai mengirim lamaran atau aktif bertanya kepada kolega terdekat mengenai lowongan pekerjaan.

Atau kamu memimpikan pekerjaan yang diidam-idamkan sejak di bangku kuliah. Maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah kualifikasi yang diperlukan agar kamu diterima. Jika sudah memenuhi syarat, maka kirim resume.
Jika goal-mu adalah banyak bepergian, maka kamu harus lebih giat lagi menabung untuk membiayai biaya traveling. Atau mencari pekerjaan sampingan untuk membiayai traveling. Selain itu, pastikan kamu sudah merencanakan jauh-jauh hari terkait alokasi waktu bepergian karena kamu harus minta izin cuti atau mencari waktu saat pekerjaan tidak padat atau high season. Juga mencari waktu yang memungkinkan kamu mendapat tiket pesawat murah, dan promo hotel atau kegiatan wisata di lokasi tujuan.

4. Gunakan Bahasa Positif
Saat menetapkan goal cobalah menyusunnya dengan cara positif. Pengaturan goal yang positif akan memberi energi positif dalam pencapaian goal. Misal kamu ingin resign dari kantor sekarang dan menginginkan tempat baru. Jangan menulis “Berhenti dari kantor menyebalkan.” Sebaiknya tulis “Saatnya menemukan passionku.” Atau “Mencari pekerjaan yang membuat hatiku senang.”
Menulis dengan tone positif akan membuat kamu lebih bersemangat untuk mencapai goal. Penulisan yang positif juga akan membantu kamu mengatasi rintangan dan membuat kamu bertekad mencapai prestasi di masa depan.
Apapun goal kita, studi menunjukkan bahwa menulis dengan tone positif dapat memberi dampak signifikan dalam mewujudkan goal. Definisikan dengan tepat apa yang kita inginkan. Siapkan langkah-langkah kita untuk sampai kepada goal. Dan katakan secara berulang sebagai bentuk afirmasi goal kita adalah langkah kuat dalam mewujudkan goal atau tujuan kita. So, ambil pena dan menulislah.

LP Goal 1

Kunci Bahagia Dalam Sebuah Relasi

PicsArt_03-07-04.01.08

Setiap manusia di dunia ini pasti menginginkan hidupnya bahagia. Sayangnya, tidak semua bisa merasakannya. Bahkan, bahagia kerap tertukar dengan sukses. Kesuksesan kerap dianggap sebagai kenahagiaan atau dianggap sebagai tiket bahagia. Kesuksesan bisa menjadi salah satu faktor yang membuat orang bahagia. Tapi, kesuksesan bukan penentu kenahagiaan. Nah lho?

Berikut kunci meraih kebahagiaan dalam sebuah relasi antar sesama manusia dan hubungan sebagai sepasang kekasih atau suami istri. Tips berikut yang disarikan dari http://www.pursuit-of-happiness.org merupakan hasil dari studi ilmiah tentang Positive Psychology dan ilmu kebahagiaan daam formula sederhana. Sehingga, kita menemukan apa yang membuat kita bahagia. 

Setidaknya ada dua sorotan atau highlight yang menjadi konsiderans dalam meraih kebahagiaan.

1.Orang yang memiliki satu atau lebih sahabat dekat tampak lebih bahagia. Mengapa? Karena membagi perasaan pribadi (self-disclosure) kepada orang lain mempunyai peran penting dalam menghilangkan stres dan depresi.

2.Mendengarkan dengan sabar dan merespons dengan cara proper dan konstruktif (Active-Constructive Responding) adalah cara yang sangat efektif untuk menumbuhkan emosi positif dan memperdalam hubungan.

Dua pelopor Psikologi Positif Ed Diener dan Martin Seligman pada tahun 2002 melakukan studi di University of Illinois. Penelitian keduanya  mengenai kebahagiaan pada diri siswa yang memperoleh nilai tertinggi.  Sampel dalam penelitian tersebut 10 persen dari jumlah total siswa yang mendapat nilai tertinggi.

Keduanya menemukan bahwa karakteristik paling menonjol yang dimiliki oleh siswa yang sangat bahagia dan mempunyai tanda depresi paling sedikit adalah siswa yang mempunyai ikatan kuat dengan teman dan keluarga mereka. Mereka juga berkomitmen menghabiskan waktu bersama teman dekat dan keluarga.” ( Claudia Wallis, Majalah Waktu, 09 Januari 2005).

Dalam sebuah penelitian, orang ditanya secara acak tentang suasana hati mereka. Ternyata mereka menjawab paling bahagia ketika bersama dengan teman mereka, diikuti peringkat berikutnya bersama anggota keluarga, dan paling tidak bahagia jika mereka sedang sendirian (Larson, Mannell, & Zuzanek, 1986).

Studi lain menggunakan skala kerjasama sebagai prediktor kebahagiaan. Skala kerjasama adalah  bagaimana orang bersedia melakukan kegiatan konstruktif dengan orang lain. Studi ini menunjukkan bahwa kemauan bekerjasama seseorang merupakan prediktor kebahagiaan. Walaupun hasil studi tidak secara meyakinkan menunjukkan hubungan langsung  jika seseorang  mau bekerjasama maka mereka akan bahagia atau sebaliknya. (Lu & Argyle, 1991).

Sebuah studi yang meneliti tentang kualitas hubungan menemukan bahwa untuk menghindari kesepian, orang hanya membutuhkan satu hubungan dekat ditambah dengan jaringan hubungan lain. Untuk membentuk sebuah hubungan yang erat diperlukan adanya rasa percaya kepada ybs untuk mendengarkan dan bisa menjaga rahasia pribadi kita. Tanpa ada sesi curhat, maka seseorang yang mempunyai banyak teman tetap akan merasa kesepian (Jackson, Soderlind & Weiss, 2000, Horesh, Apter, 2006).

Sebuah studi serupa menemukan bahwa beberapa siswa yang memiliki banyak teman dan sering menghabiskan waktu bersama akan tetap dilanda kesepian jika dalam pola hubungan hanya membahas hal-hal yang bersifat umum seperti olahraga, musik. Bukan kehidupan pribadi (Wheeler). 

Mendengarkan dengan hati-hati dan merespons dengan cara yang proper (Active-Constructive Responding) adalah cara yang sangat efektif untuk menumbuhkan emosi positif dan memperdalam hubungan. (Niederkrotenthaler, Gould, et al, 2016)

Kebahagiaan tidak hanya bisa diperoleh dari dukungan sosial tetapi bisa lebih bermakna dengan menyediakan dukungan tersebut  (Brown et al., 2003). Studi ini meneliti bagaimana pemberian dukungan sosial mempengaruhi kesejahteraan dan kematian. Kita juga kehilangan makna dalam hidup jika kita dikucilkan dan terisolasi dari lingkungan sosial (Stillman et al 2009).

Studi khusus tentang dukungan sosial dan kebahagiaan menggunakan empat treatment berbeda.  Peserta akan ditolak atau dikucilkan oleh orang lain. Para peneliti menemukan bahwa kesepian menghasilkan tingkat makna yang lebih rendah dan meningkatkatn depresi.