Stop Bertanya Mengapa Belum Married

Sebut saja namanya Tian. Tidak biasanya gadis berusia 30 tahun itu terlihat gelisah. Matanya terlihat berkaca-kaca. “Saya sedih banget Gya,” ujarnya ke sahabat dekatnya di kantor.

Tanpa diminta Tian menceritakan masalahnya. “Tadi habis nerima telpon dari ibu. Dia nanya kenapa aku belum nikah.”

Air bening mengalir dari kedua sudut matanya. Ia ingin berteriak. Tapi tak mungkin dilakukan.

Menjadi single bukan pilihan hidup Tian. Ia sudah berusaha memenuhi permintaan perkenalan, perjodohan yang dilakukan oleh keluarga dan koleganya.

Tapi dari sekian banyak ajang perjodohan itu, tak satu pun yang “nyangkut di hatinya.” Kadang ia bertanya kepada diri sendiri,” Apa iya saya pemilih seperti yang diomongin orang-orang?”

Jika kamu saat ini berusia 30an dan belum menemukan pendamping hidup, tetaplah tersenyum. Karena menjadi single bukanlah sebuah aib, apalagi dosa. Kalau memang belum ketemu yang pas, masak iya mau memaksakan diri menikah dengan orang yang tidak kamu suka.

OK girls. Berikut ada beberapa tips menjadi single bahagia. Dan tidak berkutat pada pertanyaan mengapa belum married.

1 Berpikir positif. Berpikirlah bahwa kondisimu single sekarang adalah yang terbaik untukmu. Hindari pikiran-pikiran negatif seperti aib menjadi perawan tua, merasa tidak laku, merasa tidak menarik, merasa lebih rendah dibanding yang sudah menikah. Yakinlah kamu punya kelebihan. Kamu adalah wanita menarik. Jika tidak percaya, coba kamu amati di sekelilingmu. Apakah semua perempuan yang sudah menikah itu lebih cantik atau lebih menarik dari kamu? Nggak kan…

2. Kamu yang memilih menjadi single

Dengan mempunyai prinsip kamu yang memilih menjadi single, setidaknya bisa mengurangi perasaan minder, sedih, ketika sahabat, saudara, dan teman kerja menikah. Andaikan kamu mempunyai standar seperti temanmu, mungkin kamu sudah married. Karena faktanya yang tertarik berkenalan dengan kamu kan banyak. So, menjadi masih single itu pilihanmu. Karena standarmu beda dengan mereka.

3. Bisa beraktualisasi diri

Kamu kerap melihat kan, temanmu yang sudah married jadi terbatas waktunya untuk sekedar hang out dengan teman lama? Syukurilah status single-mu. Menjadi single, kamu punya banyak waktu untuk mengaktualisasikan diri. Kamu punya lebih banyak waktu untuk mengejar impianmu dan passion-mu.

4. Bisa membantu orang tua

Karena belum berkeluarga, kamu bisa membantu secara finansial kepada orang tua. Tidak semua kita yang berhasil dari sisi karir berasal dari golongan berada. Nah, jika orang tuamu perlu bantuan dana, inilah saatnya kamu berbakti membantu orang tua dari sisi finansial. Seperti untuk biaya hidup bulanan dan berobat.

Selain support dana, kamu juga punya lebih banyak waktu untuk merawat orang tua yang sakit.

5. Bisa berkenalan dengan banyak orang

Satu lagi kelebihan menjadi single adalah bisa berkenalan dengan banyak orang baik wanita maupun pria tanpa takut dibayang-bayangi gosip tak sedap.

Dengan banyaknya teman, maka menjadi single bukan berarti kesepian. Karena ada orang-orang do sekeliling yang bisa diajak ngobrol atau sekedar tertawa.

6. Masalah lebih simple ketimbang yang berkeluarga

Sisi positif lain dari menjadi single adalah masalah yang dihadapi pastinya lebih sedikit dan lebih ringan ketimbang yang sudah berkeluarga.

Meskipun, ada sebagian single juga yang masalahnya tak kalah rumit dengan yang sudah berkeluarga. Tapi setidaknya, secara kuantitas akan lebih banyak bagi yang sudah berkeluarga.

So, apapun kondisi dan status kita, semuanya akan baik jika kita meresponsnya secara tepat. Menjadi single bisa tetap bahagia. Karena yang berkeluarga juga belum tentu bahagia. Stay positive thinking ya.