Puasa Media Sosial atau Cerdas Bermedia Sosial?

lemonpolka.com

Tahu Kapan Harus Stop. Tahu Mana Platform Yang Membuatmu Up and Down.

Kurangi melihat media sosial seperti IG saat kamu tidak punya uang/uang pas-pasan, tidak bisa traveling, jobless, tidak menghasilkan uang, peluang dari IG.

Kurangi membuka facebook jika hidupmu belum lengkap, tidak normal seperti jalan hidup orang kebanyakan, atau tidak berprestasi. Misalnya kamu sedang jomblo tidak punya pasangan, belum menikah, sudah menikah tapi belum punya anak. Atau karirmu, sekolahmu biasa saja, tidak ada prestasi yang bisa dishare.

Batasi membuka twitter jika kamu sedang ada masalah. Karena sebagian twit yang beredar di lini masa kadang malah membuat harimu semakin mendung.

Mengapa? Twitter saat ini menjadi salah satu platform media yang kerap digunakan untuk mengeluarkan uneg-uneg, kekesalan, kemarahan, atau masalah pribadi. Twitter juga menjadi ladang subur buzzer politik untuk mendapat dukungan dengan opini-opini, klaim sepihak.

Batasi membuka whatsapp jika kamu sedang banyak agenda atau kerjaan yang harus diselesaikan. Pasalnya, begitu kamu membuka whatsapp, waktu kamu akan habis untuk menjawab chat masuk atau komentar dalam grup whatsapp.

Begitu kita sudah mulai terlibat dalam chat, kita akan susah mengontrol waktu kita. Terlebih jika kita ikutan ngobrol dalam grup. Dengan engage dalam obrolan di grup, kita akan intens melihat WA. Karena penasaran dengan respons anggota lain terkait chat kita.

Selain menghabiskan waktu dengan chat yang kadang tidak perlu, kekepoan kita akan menggiring pada kegiatan stalk status WA. Belum lagi asumsi yang muncul setelah membaca status seseorang. Akhirnya kamu sibuk bersumsi kehidupan orang lain. Padahal kamu sendiri merasa waktu untuk urusan hidupmu terasa sangat kurang. Rugi bukan?

Salah satu platfotm yang bisa kamu kunjungi ketika hidupmu terasa pahit seperti pil atau jamu adalah Quora. Di sana kamu akan menemukan orang yang bernasib sama, kurang beruntung nasibnya seperti kamu. Tapi ingat, kamu juga tetap skeptis dan kritis. Karena cerita yang tertuang di Quora belum tentu riil, benar. Karena sebagian merupakan akun anonim. Jadi, kamu harus menyaring info masuk yang dibaca. Kamu pun harus pintar mengontrol diri. Tidak menghabiskan banyak waktu berselancar di Quora. Padahal masih banyak hal yang harus dikelarin.

Ketika sedang patah hati, diputuskan, pisah, atau cinta tak terbalas, kamu bisa mendownload aplikasi novelme atau storial. Jadikan sedihmu tidak selamanya negatif. Tapi menjadi hal positif dalam hidup. Karena kamu bisa sharing kesedihanmu dalam format cerita. Juga punya kesempatan peluang mendapatkan pundi-pundi rupiah dari sana.

Jika kamu kesulitan mengontrol diri ketika bermedia sosial baik dari sisi emosi maupun waktu. Tidak bisa stop, untuk log out bahkan kecanduan menghabiskan waktu hanya untuk kepo kehidupan orang lain hingga masuk dalam urusan hidup orang lain tersebut yang tidak kamu kenal secara langsung.

Atau merasa minder setelah melihat postingan orang lain di IG yang terlihat kaya, bahagia, bisa traveling ke berbagai dunia, bisa makan di resto yang harganya tidak terjangkau oleh kantongmu.

Kamu merasa sedih, merasa sendiri, merasa menjadi orang sial setelah melihat postingan teman di facebook yang terlihat bahagia bersama pasangan hidup dan anak-anaknya sementara kamu belum ketemu jodoh.

Emosi sedih, kecewa dengan diri sendiri, kecewa dengan jalan hidup, tidak puas dengan hidup dijalani, menjadi indikator kuat bahwa kamu harus puasa media sosial.

Kamu bisa puasa media sosial secara temporer beberapa saat atau bertahap. Misalnya jika tadinya sehari main IG, FB, twitter bisa tiga jam, bisa dikurangi seminggu sekali saja. Dari seminggu bisa berlanjut 2 bulan sekali, atau sebulan sekali.

Treatment ini kemudian dievaluasi. Juga perilakumu ketika bermedia sosial apakah ada perubahan atau sama saja. Apakah kamu sudah bisa mengontrol diri atau masih dililit candu media sosial.

Dari evaluasi ini, kamu bisa memutuskan mana yang paling tepat untuk dirimu. Puasa media sosial, atau cerdas menggunakan media sosial dengan disiplin meregulasi diri terkait waktu dan platform yang tepat disesuaikan dengan emosi dan keadaan diri sendiri.

Don’t look down on those who have social media. It literally isn’t about the social media but about the person. Like anything, if you use it right, it can be good. And if you use it wrong you will waste precious time.

Maunya Nyaman. Maunya Branded? Tapi Uang Pas-Pasan.

20200619_222339

Demi gengsi, kadang orang enggan menurunkan standar nyaman. Finansial pun tergerus ambyar.

Ini cerita temanku. Panggil saja namanya Dira. Tubuhnya jangkung, kulit bersih, wajahnya terbilang cantik. Sekilas, hidup Dira baik-baik saja.

Ia tinggal bersama mamanya di sebilang rumah nan apik dengan perabotan antik. Sebagai anak kost yang main ke rumahnya, aku kerap dibuat takjub dengan koleksi piring-piring antik mama Dira. Aku memanggilnya tante, tanpa ada nama dibelakangnya.

Dari sudut pandangku, keluarga Dira lebih berkecukupan dilihat dari rumah dan koleksi houseware mamanya. Itu sebelum aku tahu cerita sebenarnya.

Nyatanya, rumah yang ditempati Dira bersama mamanya, belakangan baru aku tahu, ternyata rumah kontrakan, bukan rumah sendiri.

Menurut cerita Dira, mamanya membayar kontrakan dari uang pensiunan almarhum papa Dira yang dulunya karirnya sudah terbilang lumayan di pemerintahan.

Bahkan, Dira pernah cerita, waktu kecil mereka sempat tinggal di salah satu kompleks elit di Jakarta Selatan. Dira juga bercerita keluarganya kerap traveling ke luar negeri saat papanya masih hidup.

Pelan Pelan Aset Berkurang

Selepas papa Dira meninggal dunia, mama Dira mengandalkan uang pensiunan almarhum suami untuk membiayai hidupnya dan anaknya.

Bisa ditebak kan, lambat laun aset keluarga orang tua Dira akan menipis karena tidak ada pemasukan, sementara pengeluaran berjalan terus tiap hari.

Hal pertama yang dilakukan adalah tidak menggunakan lagi asisten rumah tangga yang sudah ikut keluarga Dira dari Dira kecil.

Secara langsung, kenyamanan mama Dira dan Dira pun terganggu. Karena mulai saat itu mereka harus melakukan apa-apa sendiri.

Bukan hanya ART yang dirumahkan. Rumah peninggalan almarhum papa Dira juga dijual untuk membiayai kebutuhan yang tidak bisa ditahan. Juga mobil yang selama ini mengantarkan orang tua Dira dan Dira selama berkegiatan.

Dira dan mamanya kemudian memilih mengontrak di pinggiran Jakarta. Salah satu peninggalan dari masa hidup berkecukupan mereka yakni piranti makan yang terbilang lux. Juga perabot rumah nan antik.

Gengsi, Bertahan dengan Nyaman
Ada pelajaran yang bisa diambil dari kisah hidup keluarga Dira. Kondisi keluarga Dira akan lebih baik, maksudnya tetap punya rumah sendiri meskipun di pinggiran, andaikan mama Dira melucuti gengsi.

Dira dan mamanya tidak perlu berpindah tempat karena harus mencari kontrakan yang nyaman dengan harga terjangkau. Tentu saja juga harus membayar kontrakan tiap tahunnya. Selain itu, lebih tenang karena punya rumah sendiri, sekaligus punya aset untuk jaminan.

Enggan Menyesuaikan Keadaan
Aset keluarga Dira juga tidak akan terjun bebas, andaikan Dira dan keluarganya mau berdamai dengan keadaan. Alias mau menyesuaikan diri dengan keadaan.

Meskipun penghasilannya hanya bergantung pada pensiunan, standar hidup mama Dira tidak berubah. Salah satunya dalam hal transportasi. Si tante ini kemana-mana selalu menggunakan taksi, tidak mau naik angkutan umum.

Begitu pun dalam hal fesyen. Kata Dira sendiri mamanya dan dirinya terbiasa membeli barang branded. Alhasil, uang yang pas-pasan itu pun tergerus untuk membeli barang-barang branded.

Model-model keluarga seperti mama Dira ini biasanya mengutamakan look ketimbang aset untuk keamanan keuangan keluarga. Mereka menyebar di berbagai kalangan.

Bahkan dalam sebuah podcast Deddy Corbuzier, seorang financial consultant cerita bahwa salah satu kliennya dari kalangan artis kelimpungan di masa sulit seperti sekarang. Karena ybs tidak punya tabungan dan aset. Padahal penghasilannya ratusan juta sekali show. Ternyata uang penghasilan si artis ini sebagian besar dialokasikan untuk belanja barang-barang  branded yang saat ini nilainya jatuh. Sementara job lagi sepi. Kebayang kan?

Saving dan memikirkan keamanan hari esok secara proporsional itu penting. Karena hidup perlu biaya, bukan gaya. Jangan sampai terjebak ingin terlihat kaya, tapi tidak punya apa-apa. Alias budget pas-pasan tapi jiwa sosialita.

Bayangkan hidup memuja penampilan, tanpa aset, di musim sulit seperti pandemi covid19 seperti sekarang. Padahal, impresi orang tidak membuat kita kenyang dan aman kan?

Menu Sederhana Untuk Stamina Ketika Harus Karantina

Dengan menu sederhana ini kebutuhan gizi terpenuhi, tanpa harus menguras isi kantong, stamina pun tidak blong.

Ketika kita memilih berdiam di rumah saja, untuk meminimalisir wabah covid19, dengan mengurangi aktivitas ke luar rumah, tentu juga harus dibarengi dengan gizi seimbang.

Menu dengan gizi seimbang tidak harus mahal. Yang penting mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Dan yang mungkin menjadi pertimbangan, cara bikinnya ga terlalu ribet.

Berikut contoh menu sederhana kaya gizi. Sarapan : Nasi goreng isi sayuran sawi, kol, dan telor. Lauk telor ceplok plus kerupuk. Jus mixed fruits dari buah naga, pir, apel, dan nanas. Minuman madu plus perasan jeruk nipis.

Makan siang : Nasi plus capcai berisi sayur wortel, sawi hijau, kol, bakso. Lauk tahu kulit goreng tepung. Buah pisang.

Makan malam (Opsional) : Olahan ketan dicampur santan dengan isi abon dan dibungkus dengan lembaran rumput laut. Plus buah potong.

Gizi cukup bisa diperoleh dari hidangan sederhana. Tidak harus mewah yang akhirnya menguras kantong kita. Stay safe and healthy ya. Jaga kesehatan semua.

Ketika Kamu Merasa Sendiri

Hidup tak selalu hangat dan menyenangkan. Ada kalanya hidup menyajikan dingin dan kesendirian. Apa yang harus dilakukan?

LRM_EXPORT_117470598203337_20190615_063009158

Ina baru saja sampai kamar kostan ketika hari mulai gelap. Ia merebahkan tubuhnya di kasur yang tak seberapa besar. Perlahan, ada perasaan sepi usai lelah beranjak pergi.

Seperti kaum urban lain, hari-hari Ina disibukkan dengan aktivitas rutin di kantor. Kegiatan Ina berputar dari aktivitas kantor dan pulang pergi kantor ke kost-an.

Usai kuliah, sebagian teman-teman Ina memilih kembali ke daerah asal. Kalaupun masih tinggal di kota sama, satu persatu teman kuliahnya disibukkan dengan keluarga barunya. Mengurus suami, juga balita yang mulai hadir dalam keluarga.

Seperti sahabat Ina bernama Dine. Sebelum Dine berkeluarga, keduanya kerap menghabiskan weekend bersama. Keluyuran tidak jelas mengitari Jakarta. Atau berburu baju di Thamrin City, Jakarta. Tapi semua berubah setelah Dine menikah dan langsung dianugerahi baby. Dine disibukkan mengurus keluarga kecilnya. Tinggallah Ina yang tetap sendiri mengisi kegiatan akhir pekan.

Kehadiran sahabat, apalagi kalau tinggal berjauhan dengan keluarga inti, sangatlah penting. Sahabat menjadi support system ketika Dine menghadapi masalah di kantornya. Atau gamang menyikapi respons cowok yang membuatnya kebingungan. Atau sebagai penguat, ketika lingkungan sekitar seakan menghujat dan menghukum karena Ina belum kunjung menemukan pasangan hidup.

Sayangnya, hidup tidak selalu menghadiahkan orang-orang terdekat sebagai support system. Padahal realita kadang menguras air mata dan melemahkan jiwa.

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika kamu merasa sendiri dan tidak punya support system? Berikut yang bisa kamu lakukan agar hidup terasa lebih ringan.

1. Dekatkan diri kepada Tuhan
Jika kamu tidak punya teman dekat, keluarga, atau sahabat, kamu masih punya Tuhan yang siapa mendengar kapanpun dan di manapun. Ceritakan semua pengalaman sedihmu, masalahmu, kegagalanmu, kekecewaanmu atas hidup kepada Tuhan. Mintalah kemudahan dan diringankan dalam menjalani ujian dan kesulitan hidup.

2. Pelihara hewan
Tahu nggak sih, hewan bisa menjadi teman yang mengisi kesendirianmu. Untuk kasus anak kost memang agak susah kalau harus memelihara hewan.

3. Rawat tanaman
Merawat tanaman juga bisa menepiskan perasaan sepi. Anggap tanamanmu sebagai teman yang kamu sayangi. Rawat tanaman dengan menyirami secara rutin. Dengan kegiatan ini, kamu akan merasa dibutuhkan oleh tanaman dan merasa tidak sendiei lagi. Sebagai anak kost seperti status Ina, kamu masih bisa merawat tanaman di pot.

4. Punya hobby
Kamu pasti punya hobby yang bisa membuatmu melupakan hutang sejenak. Eits tapi hutang harus dibayar ya haha. Nah, tekuni hobby-mu agar hidupmu terasa lebih berwarna dan tidak membosankan.

5. Ikut klub buku
Bagi kamu pecinta baca buku, mengapa tidak ikut gabung ke klub buku. Di sana, selain kamu bisa bertukar ilmu dan pengalaman, juga punya peluang mendapat teman baru.

6. Bergabung menjadi volunteer
Dengan bergabung menjadi volunteer atau relawan, kamu akan merasa sebagai manusia yang berguna dan dibutuhkan. Bukan hanya bagus untuk kesehatan mental, dengan bergabung menjadi relawan, kamu juga akan mendapat teman baru. Siapa tahu dari sekian banyak orang baru itu ada yang bisa menjadi sahabatmu. Atau menjadi pendamping hidupmu.

Belajar Berhenti Mengeluh

PicsArt_09-13-09.35.59

Pernah ga sih dalam hidupmu, sehari saja kamu sama sekali nggak mengeluh atau komplain? Padahal keadaan seolah membenarkan atau memantaskan kamu untuk mengeluh.

Misalnya nih, kamu sudah setel alarm pagi, bangun jam 5. Sudah menyiapkan baju untuk OOTD hari itu hingga tidak perlu menambah waktu hanya untuk mantes-mantesin baju demi penampilan paripurna. Kamu berharap dengan perencanaan bagus kamu tidak telat masuk kuliah atau kerja. Ternyata ada kondisi di luar yang tidak bisa kamu kontrol.

Di tengah jalan, kendaraan yang kamu kendarai atau tumpangi mogok. Atau kamu menunggu kendaraan umum lama sekali. Atau kamu sudah mencoba pakai ojeg online agar cepat, ternyata drivernya lama sekali sampai, begitu jalan, kondisi jalanan macet parah banget di luar dugaan.

Kondisi eksternal di jalan yang tidak bisa dikontrol akan mengaduk emosi kita. Kondisi tidak enak itu mendorong kita untuk mengurangi stres dengan coping strategy berupa menyampaikan keluhan atau uneg-uneg kepada orang sekitar atau melampiaskannya di media sosial.

Apakah setelah mengeluh keadaan emosi kita lebih baik? Bisa ya bisa juga tidak. Kita akan merasa lebih baik telah mengeluarkan emosi negatif seperti kesal, marah atas keadaan dalam bentuk keluhan.

Tapi tanpa kita sadari, kita telah menyebarkan energi negatif, sampah ke orang-orang di sekitar kita atau teman-teman di media sosial. Seharusnya hari mereka indah tapi setelah mendengar atau membaca keluhan kita yang merupakan energi negatif, mereka akan merasa sesak, atau kesal.

Sebagai terapi mengurangi stres, mengeluh bisa dilakukan sesekali. Lebih baik lagi jika belajar mengurangi bahkan berhenti mengeluh karena ternyata tindakan kita membuat orang lain kesal, sebal, marah, dadanya sesak.

Jika ingin melampiaskan kekecewaan atas keadaan yang tidak inginkan, tetapi tidak merugikan orang lain, kita bisa menulisnya di buku harian, atau mengadu kepada Tuhan mengadukan kondisi, keadaan menyebalkan di luar kontrol kita sebagai manusia.

Hal positif lain yang bisa dilakukan adalah belajar berhenti mengeluh. Mulai sehari saja dulu. Caranya bagaimana? Pertama, belajar menerima keadaan sulit, menyebalkan dengan menganggap kamu sedang apes dan orang lain juga ada yang mengalami hal serupa sehingga kamu tidak merasa menjadi orang paling malang sedunia.

Kedua, belajar mengurangi menghakimi diri sendiri bahkan menghakimi orang lain atas keadaan yang tidak kamu kehendaki. Misalnya, saat kendaraan yang kamu naiki mogok, bermasalah, kamu tidak menyalahkan diri sendiri mengapa naik kendaraan tersebut. Atau menyalahkan sopir mengapa dia lalai mengecek kendaraan sebelum berangkat.

Dua tips sederhana di atas mudah-mudahan bisa mengurangi ekskalasi keluhanmu dari parah banget sering mengeluh menjadi ketagihan eh bisa berhenti mengeluh.

Sarapan di Antara Lautan Jajan Pasar di Sari-Sari

Sarapan Jajan Pasar di Bandung

 

Biasanya sebagian kita kalau sedang di Bandung, Jawa Barat memilih sarapan yang disajikan oleh hotel atau tempat kita menginap. Atau kalau bosen menyantap sarapan ala hotel, kita memilih sarapan dengan bubur ayam Bandung. Atau hidangan lain seperti nasi uduk, serabi, gorengan, dll.

Ternyata di luar menu mainstream tersebut, kita bisa menyantap jajanan pasar sebagai sarapan kita. Coba saja datang ke Sari-Sari di Jalan Tirtayasa, Bandung.

Begitu masuk ruangan, kita akan takjub atau terbelalak dengan melimpahnya jajanan pasar dengan bentuk, rupa, dan rasanya. Ada jajanan rasa gurih seperti pastel, risol, martabak, tahu isi, dll. Ada juga jajan pasar rasa manis seperti kue talam, lapis, bolu, roti, singkong Thailand, colenak, dll.

Di luar jajanan rasa manis dan gurih, pengunjung masih bisa mencoba kuliner lain yang lebih berat seperti nasi bakar dll.

Seperti Minggu pagi sebulan lalu, puluhan orang terlihat memenuhi bangku yang disedikan. Mereka mengisi pagi mereka dengan sarapan di Sari-Sari.

Menariknya, pengunjung dari luar kota juga bisa membeli oleh-oleh berupa snack yang dijajakan di salah satu sisi ruangan.

Tertarik? Yuk cobain sarapan di Sari-Sari.

Gaya Berhijab di Hari Raya

Penampilan prima di hari raya menjadi dambaan hijabers. Hijab menjadi salah satu elemen pentingnya.

Tampilan hijab sangat mempengaruhi look seseorang. Karena menjadi faktor penting dalam penampilan, ada baiknya kita memilih gaya hijab yang sesuai dengan bentuk wajah, warna kulit, dan karakter kita.

Berikut inspirasi hijab yang bisa kamu jadikan sebagai referensi hijab saat haru raya Idul Fitri nanti.LRM_EXPORT_124901811293516_20190510_131115907LRM_EXPORT_91657172727252_20190524_152841887LRM_EXPORT_65159090117856_20190509_094010875LRM_EXPORT_111185900675431_20190506_132204938LRM_EXPORT_59745945120143_20190504_215701195LRM_EXPORT_165569760526740_20190507_115319290Point Blur_Apr042019_165538LRM_EXPORT_165639940065975_20190507_115429469.jpegHijab ini ukurannya jumbo dengan kualitas premium dari IG @vsvonnyscarf dan @hanhanproject. Mudah-mudahan terinspirasi.

Tetap Tegar Ditinggal Rabi

Ditinggal menikah alias ditinggal rabi oleh kekasih akan meninggalkan luka dan keterpurukan. Ada beberapa tips yang bisa diaplikasikan agar tidak terjatuh dalam.

LP Ditinggal loveengineer

source: loveengineer.com
Kandasnya kisah cinta selebritis Luna Maya dengan Rheino Barack menyita perhatian banyak khalayak. Pasca putus dengan Rheino yang telah menjadi kekasihnya selama lima tahun, Luna Maya memposting tentang kesannya selama lima tahun berhubungan dengan mantan kekasihnya. Postingan Luna Maya jauh dari sentimen negatif kepada mantannya. Namun, tak berselang lama terdengar gosip sang mantan akan menikah dengan sahabatnya. Gosip itu menjadi kenyataan dengan menikahnya Rheino Barack dengan Syahrini yang merupakan mantan kekasih dan sahabatnya.

Momen ditinggal kekasih nikah menjadi salah satu fase sulit dalam hidup manusia. Terlebih jika sang mantan menikah dengan sahabat yang selama ini mungkin menjadi tempat curhat. Tentu saja luka yang tertoreh akan semakin dalam. Bahkan, yang ditinggal rabi bukan dengan sahabatnya juga banyak yang terpuruk akhirnya antipati dengan pernikahan.

Sebut saja Y, perempuan yang bekerja di kantoran akuntan publik di Kalibata, Jakarta Selatan. Perempuan berusia matang itu mengaku trauma untuk menikah. Pasalnya, ia pernah mengalami kejadian pahit dalam hidupnya. Ia dan sang kekasih akan melangsungkan pernikahan. Namun, ketika detik-detik menjelang hari bahagia tersebut, sang calon suami menghilang tanpa pesan.

Lain lagi dengan cerita D, dosen di sebuah PTN . Ia mengaku harus bersusah payah memupuk cinta kepada kekasihnya. D mengaku sebetulnya ia tidak mencintai kekasihnya yang berencana akan menikahinya. Ia akhirnya mencintai kekasihnya setelah kekasihnya itu menghujani dirinya dengan perhatian . Namun, setelah bibit-bibit cinta mulai bersemi di hatinya, calon suaminya mendadak menghilang. Kemudian ia bagai disambar petir, calon suaminya itu malah menikahi adik sahabat D. Setelah kejadian tersebut, D trauma menjalin hubungan dengan laki-laki.

Berikut hal-hal yang harus dilakukan jika ditinggal rabi alias ditinggal menikah oleh kekasih.

Cintai Diri Sendiri
Berusaha mencintai diri sendiri adalah langkah pertama yang bisa dilakukan pasca kekasih meninggalkan dan memilih menikah dengan orang lain. Dengan lebih mencintai diri sendiri, kamu akan merasa kamu lebih nyaman, lebih damai, lebih bisa menerima hal-hal buruk di luar kendali, atau di luar ekspektasi. Tanpa mencintai diri sendiri, emosi-emosi negatif yang akan menguasai seperti munculnya perasaan tidak berharga, perasaan tidak menarik, perasaan tidak layak dinikahi, perasaan tidak layak dicintai, tidak layak diperjuangkan, atau merasa menjadi perempuan malang. Jauhkan pikiran-pikiran negatif yang akan semakin menambah beban pikiranmu.

Cari Support System
Kamu tidak bisa sendirian menghadapi kegalauan, kesedihan pasca ditinggalkan. Carilah support system bisa keluarga, saudara, sahabat yang bisa mengerti konisimu yang terluka. Atau kamu bisa mendatangi psikolog. Jangan pendam lukamu sendirian. Emosi negatif perlu disalurkan dengan cara baik. Dengan aktivitas curhat, kamu secara tidak langsung untuk mengurangi beban masalahmu.

Move On
Karena hidup harus berjalan maju ke depan, maka move on adalah pilihan tepat. Tidak ada gunanya menangisi atau terjebak dalam kesedihan yang mendalam berlarut. Kenangan memang tidak mungkin dilupakan. Karena bisa jadi kenangan-kenangan itu tersimpan rapi dalam long term memory. Namun, bukan berarti hidup dalam kubangan kenangan. Sedikit demi sedikit mulai menatap masa depan dengan tidak mengikutsertakan bayang.

Waktu untuk move on setiap orang berbeda-beda. Ada yang hanya perlu bulanan untuk move on, tetapi ada juga yang perlu tahunan untuk bisa move on. Seperti Y dan D berusaha move on setelah calon suami mereka menikahi perempuan lain. Tetapi luka yang sangat dalam di hati keduanya membuat keduanya memerlukan waktu lama untuk menyembuhkannya.

Perluas Pergaulan
Mengikuti kegiatan baru otomatis akan menambah teman dan memperluas pergaulan. Dengan memperbanyak teman akan membantu mengobati rasa kesepian dari sebuah kehilangan orang tersayang. Memperluas pergaulan juga akan meningkatkan probabilitas munculnya cinta baru, atau calon suami untuk mengobati luka karena ditinggalkan. Karena cinta baru merupakan obat ampuh untuk menyembuhkan luka lama karena putus cinta.

Perbaiki Penampilan
Salah satu balas dendam terbaik pasca ditinggalkan adalah memperbaiki penampilan. Jangan biarkan penampilanmu kusut atau buluk. Kondisi seperti itu hanya akan membuat mantan merasa menang jika proses perpisahan berjalan tidak baik. Selain membuat mantan merasa menang, penampilan yang kusut bisa menjadi salah satu penghambat kamu bertemu jodoh.

Traveling
Kegiatan traveling bisa dilakukan untuk sejenak melupakan kekecewaan. Traveling juga memungkinkan kamu bertemu orang baru dengan cerita baru. Traveling juga bisa menjadi momen menyendiri yang ditujukan untuk menyegarkan kembali pikiran yang sempat kusut.

Umroh
Selain traveling ke destinasi wisata, hal lain yang bisa dilakukan yakni melakukan perjalanan wisata religi alias pergi umroh. Dengan mengikuti umroh, kamu bisa mengadu kepada Tuhan tentang kesedihan hati. Selain itu kamu akan mendapat kedamaian hati.

Sedekah atau Berbagi
Percaya atau tidak, berbagi atau sedekah sejatinya bukan hanya untuk yang kita beri. Aktivitas berbagi juga bermanfaat bagi kebahagiaan diri. Mengapa demikian? Dengan berbagi, kamu yang merasa sedih karena ditinggalkan, akan merasa dibutuhkan, merasa berharga karena bisa membantu orang lain. Perasaan merasa berharga dengan membantu adalah energi positif untuk menumbuhkan semangat melanjutkan hidup.

Berdoa dan Mendekatkan Diri Kepada Tuhan
Aktivitas berdoa dan beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan merupakan salah satu terapi terbaik yang dilakukan ketika hati sedang terluka. Dengan berdoa hati akan mendapatkan kedamaian. Selain itu jiwa akan menemukan kepasrahan sehingga bisa lebih tenang menghadapi kondisi di luar ekspektasi.
Tidak satu orang pun ingin ditinggalkan. Ditinggalkan merupakan peristiwa yang akan selalu meninggalkan luka. Waktu memang akan mengikis luka secara perlahan. Tetapi ada baiknya juga melakukan ikhtiar tetap tegar agar bisa kembali berjalan menyonsong masa depan.

Delapan Skill yang Tidak Diajarkan di Sekolah

life skillssource: britishcouncil.gr

Keterampilan yang penting dalam hidup ini ternyata tidak diajarkan di sekolah. Apa saja delapan skill tersebut? Yang pasti skill ngepoin mantan tidak termasuk ya.

Sebagian skill penting yang kita perlukan dalam hidup ternyata tidak diajarkan di sekolah. Berikut delapan life skill penting yang tidak diajarkan di sekolah.

1. Bagaimana menjual

Sekolah tidak mengajarkan keterampilan bagaimana menjual barang atau jasa. Padahal menguasai keterampilan ini menjadi salah satu bekal dalam hidup. Karena tidak semua lulusan sekolah atau kuliah beruntung bisa bekerja di perusahaan.

2. Bagaimana bernegosiasi

Keterampilan bwrnegosiasi juga luput masuk dalam pelajaran sekolah. Padahal kemampuan negosiasi menjadi salah satu softskill yang diperlukan jika seseorang ingin menjadi leader. Negosiasi juga diperlukan dalam menghadapi sebuah masalah atau pilihan yang melibatkan orang lain.

3. Bagaimana menghadapi kegagalan

Dalam perjalanan hidup, ada kalanya sukses, tapi juga sering gagal. Sayangnya, keterampilan menghadapi kegagalan tidak diajarkan di sekolah. Padahal, pengajar bisa mengajarkan bagaimana menyikapi kegagalan dengan menyelipkan success story orang-orang sukses. Atau kegagalan seorang Thomas Alva Edison yang harus gagal ribuan kali untuk menemukan bola lampu.

4. Bagaimana mengelola waktu

Era digital membuat manusia seolah mempunyai dua dunia: nyata dan maya. Dengan kehadiran dunia maya,membuat waktu seolah kian cepat berlalu.Jika seseorang tidak bisa mengelola waktu secara bijak,ia bisa terjebak hidup dalam dunia maya. Jika aktivitas di dunia maya meliputi kegiatan positif untuk meng-up grade kemampuan diri, maka ybs memperoleh skill baru.

Tapi sebaliknya, jika aktivitas di dunia maya hanya digunakan untuk browsing hal-hal tidak penting maka akan sangat merugikan. Aktivitas lain yang merugikan seperti mantengin akun gosip di instagram, kepo kehidupan orang lain, berdebat politik yang bukan keahlian atau berhubungan dengan job-nya,stalking artis atau seleb medsos yang syarat gimmick dan tidak ada postingan yang menginspirasi hanya berbau receh, dll.

5. Bagaimana menginvestasikan uang

Sekolah tidak mengajarkan bagaimana mengelola uang dengan bijak melalui investasi yang tepat. Karena tidak diajarkan di sekolah, kadang kita melihat orang yang pintar secara akademik, tetapi tidak pintar dalam mengelola keuangannya hingga terlibat hutang kartu kredit atau rentenir dengan bunga mencekik.

Terlebih di era social media dan penggunaan kartu kredit, orang lebih gampang tergoda membelanjakan penghasilannya untuk wisata kuliner dan traveling karena melihat postingan orang lain, tanpa mempertimbangkan kemampuan finansialnya.

6. Prinsip sukses

Setiap orang ingin sukses dalam hidup. Tapi sekolah tidak mengajarkan prinsip-prinsip untuk meraih sukses dalam hidup.  Sekolah lebih mementingkan prestasi akademik dan lupa membekali siswa dengan prinsip-prinsip sukses yang bisa diaplikasikan dalam hidup mereka. Dimulai dari sukses menjadi pelajar, mahasiswa, sukses menjadi anak,  sukses dalam karir, sukses berbisnis, sukses berkeluarga, sukses bermasyarakat, menjadi pribadi sukses dalam membantu orang lain, menjadi pribadi sukses yang bermanfaat bagi orang banyak, menjadi pribadi sukses yang menjadi solusi atas permasalahan sekitar, dll.

7. Bagaimana menemukan passion

Mengetahui passion menjadi salah satu jalan meraih kesuksesan. Karena dengan menemukan passion, seseorang bisa menjadi expert, atau menjadi yang terbaik.Passion berbeda dengan hobby. Hobby lebih menyangkut kepada aktivitas yang bertujuan untuk relaksasi. Sedangkan passion tidak melulu soal relaksasi tetapi juga kesulitan, tantangan, penderitaan. Tetapi dalam kondisi sulit tersebut, seseorang tetap bertahan karena bidang tersebut merupakan passion-nya.

8. Bagaimana berkomunikasi dengan baik

Komunikasi yang baik menjadi salah satu pintu menuju kesuksesan. Dengan menguasai keterampilan komunikasi yang baik, seseorang bisa menjadi seorang negosiator, marketing ulung, motivator, dll.

Demikian delapan skill atau keterampilan yang penting dalam hidup yang tidak diajarkan di sekolah. Ayo up-grade sendiri keterampilan yang penting dalam hidup dengan cara online atau offline. Jangan menghabiskan kuota hanya untuk bergosip, stalking mantan atau gebetan. Siapa? Kamu….ya kamu….

Berhemat ala Crazy Poor Asians

Jurus berhemat akan menjadi penyelamat ketika kondisi keuangan hampir kiamat. Kuncinya adalah buang jauh-jauh gengsimu.

Tidak setiap orang lahir dan besar dalam keluarga kaya. Ada sebagian berasal dari keluarga sederhana, bahkan jauh dari kata cukup. Atau terjebak dalam hutang karena bisnia yang dikelola bangkrut.

Bahkan ada yang karena boros tidak bisa mengatur uang. Atau karena gengsi tinggi, padahal uang tidak mencukupi alias BPJS (bujet pas-pasan jiwa sosialita). Berikut tips berhemat untuk sobat “missqueen” ala “Crazy Poor Asians”.

1. Jalan kaki untuk jarak dekat.
Tidak perlu mendengar ocehan atau nyinyiran temanmu yang selalu usil jika melihat kamu memilih jalan kaki untuk jarak dekat ketimbang naik OJOL atau ojek biasa. Coba saja hitung jika setiap hari pakai OJOL dua kali. Sekali jalan untuk jarak dekat Rp 7 ribu, sehari hanya untuk OJOL bisa Rp 14 ribu. Kalikan 20 hari jika kalian kuliah atau bekerja. Apalagi jika dihitung setahun akan sangat terasa besarnya.

2. Berinternet dengan free wifi
Sebisa mungkin batasi penggunaan internet di ponselmu. Manfaatkan sebaik-baiknya jika kalian berada di area free wifi untuk berinternet.

3. Naik busway untuk jarak menengah dan jauh
Jika kalin harus menempuh jarak menengah, dan tidak terlalu diburu waktu, manfaatkan sarana busway atau transportasi angkutan kota yang dikelola oleh Pemerintah Daerah. Kenapa? Tarif transport seperti busway tergolong murah. Dan ini sangat menolong dompet dan ATM kalian yang teriak-teriak karena lebih banyak kosong.

4. Paket internet paling murah.
Ambil paket internet yang paling murah. Tak perlu pura-pura lupa dengan ambil paket internet bulanan dalam jumlah lumayan. Setelah dipaketin dan pulsa habis, kalian seolah kaget dan nyaris pingsan. Kan tidak lucu gan.

4. Menelpon dengan paket telpon murah
Jika kalian harua menelpon seseorang, jangan lupa setting dengan paket telpon murah.

5. Traveling dengan tiket promo atau numpang di rumah teman.
Karena sedang berhemat, kalian harus sering bergerilya mencari tiket promo jika keinginan untuk traveling sudah ada di ubun-ubun. Strategi lain adalah numpang di rumah teman yang ada di daerah yang menjadi destinasi kalian. Tapi tetap harus tahu diri ya. Jangan mentang-mentang numpang, lupa kasih oleh-oleh. Hari gini masak ditumpangin hanya bilang terimakasih?

6. Makan sehari dua kali.
Namanya juga sedang berhemat. Adalah aib jika kalian jor-joran makan bahkan sehari sampai tiga empat kali. Itu namanya menghianati komitmen berhemat. Cukup sehari makan dua kali saja. Selebihnya, lebih banyak makan angin.

7.Membawa bekal lunch dari rumah.
Jurus ini bisa diterapkan bagi kalian yang mempunyai waktu untuk memasak. Atau di sekitar lokasi kalian ada penjual nasi yang rasanya enak dan harga bersahabat untuk tanggal tua. Kenapa tidak membeli sarapan dan makan siang di tempat tersebut? Kalau ada teman yang tatapannya sinis karena memihat kamu bawa bekal, ajak aja sekalian makan bareng. Tapi setelah itu jangan lupa bilang ke dia, besok gantian. Kalau seperti itu bukan berhemat lagi, tapi memang dasarnya pelit.

8. Jual baju layak pakai secara online
Jurus berhemat lain adalah menambah pemasukan dengan menjual baju bekas layak pakai secara online. Tapi kalian tidak perlu membeli baju baru jika baju kalian sudah terjual. Karena, apa point-nya untuk komitmen berhemat kalian?

9. Beli tas yang multifungsi bisa backpack dan dicangklong.
Karena kalian suka bergaya, sementara bujet pas-pasan, maka ketika membeli tas pun perlu dipikirkan fungsinya. Tas multifungsi seperti bisa dicangklong, sebagai backpack alias tas panggung bisa menjadi pilihan kalian.

10. Beli satu baju tapi bisa dibolak balik.

Pasti tidak enak kan, kalau tiap posting di medsos bajunya sama. Nah, agar terlihat ganti baju, belilah baju yang desainnya bisa dipakai dua sisinya alias bias side A dan side B.

11.Manfaatkan fasilitas promo ojek online.
Promo dari OJOL akan menjadi salah satu penyelamat hidupmu. Tapi sebaiknya tetap kasih tips bukan gratisan. Agar hidupmu berkah.
Demikian tips berhemat sedikit ngawur tapi banyak benarnya ala Crazy Poor Asians. Selamat mencoba.

Empat Tema Obrolan Anggun dan Najwa.Yang Keempat Bikin Gemes.

Ada empat tema yang menjadi obrolan Anggun ketika bertemu Najwa Shihab. Apa saja?

Anggun Cipta atau dulu dikenal dengan Anggun C Sasmi tertawa lepas ketika bertemu dengan Najwa Shihab yang akrab disapa Nana dalam program Catatan Najwa yang tayang di Narasi TV beberapa waktu lalu.

Berikut tema obrolan penyanyi yang sukses di Perancis dan baru saja menikah di Bali inj dengan jurnalis yang terkenal dengan program talkshow Mata Najwa.

1. Minimnya Solidaritas Sesama Perempuan
Menurut Anggun, sebagai sesama perempuan harus mempunyai solidaritas tinggi. “Harus saling mendukung,” kata Anggun. Namun faktanya tidak demikian. “Secara tidak sadar kita kerap kali perempuan malah menjatuhkan sesama perempuan,” ujar Najwa.

Najwa menambahkan sesama perempuan kerap memuji dengan nada nyinyir. Bahkan perempuan kerap berkomentar soal pilihan perempuan lain bahkan hal-hal di luar kontrol seperti bentuk perut perempuan ketika hamil, cara perempuan membesarkan anak, dll.

“Kita bertepuk tangan atas kesuksesan sesama teman perempuan. Maksudnya bertepuk tangan itu kita bukan kalah dalam persaingan,” kata Najwa.

Anggun kemudian menambahkan,”Justru itu memberi semangat.” Menurut Anggun girls compete with each other. Woman empower one another.

2. Support Via Vallen
Baik Anggun maupun Najwa Shihab men-support Via Vallen yang mengalami pelecehan seksual oleh pesepakbola nasional.

Menurut Anggun tidak seharusnya perempuan dihukum dua kali. Pertama dilecehkan oleh laki-laki. Kedua, disalahkan oleh kaum perempuan sendiri.

“Via Vallen kamu nggak sendiri,” kata Anggun. Kemudian Najwa Shihab menambahkan,” Ada Anggun. Ada Nana.”

3. Figur Ayah
Keduanya baik Anggun dan Najwa membicarakan figur ayah mereka. Ayah Anggun bernama Darto Singo dalah penulis buku anak. Anggun menceritakan salah satu buku karangan ayahnya berjudul Biru Darah Gadisku.

Sedangkan ayah Najwa Shihab bernama Quraish Shihab adalah seorang cendikiawan muslim yang meminta Najwa memperhatikan umat Islam, bangsa, menampilkan tuntunan agama dan budaya bangsa.

4. Haters
Anggun mengaku merasa gemes terhadap haters di dunia maya. “Gemes. Pingin gue cubitin satu-satu,” kata Anggun. Dalam menanggapi netizen yang nyinyir di medsos,

Anggun akan melakukan dua hal. “Mulainya nyinyir, sudah nyinyir, ada hinaan, kalau sudah gitu gue langsung blok. Atau di-mute.”

Menurut Anggun jika komentar nyinyir dibiarkan, akan menjadi norma baru. Anggun menegaskan kritik berbeda dengan hinaan, cacian. “Kritik itu memberi saran, bukan untuk menjatuhkan.”

Delapan Fakta Menarik Wewey Wita

 

wewey

Besar dalam keluarga keturunan Tionghoa yang serba kekurangan, tidak membuat semangat Wewey untuk menjadi juara sirna. Melalui pencak silat, Wewey sukses menjadi cahaya bagi keluarga dan bangsa.

Salah satu atlet pencak silat Indonesia Wewey Wita diajak nge-vlog Presiden Joko Widodo usai peristiwa bersejarah yakni pelukan pesilat peraih medali emas Hanifan ke Jokowi dan Prabowo. Wewey sendiri menyumbang medali emas ke-30. Siapa nyana, perjalanan hidup Wewey Wita tidak seindah yang dibayangkan kebanyakan orang. Karena stigma yang tertanam di sebagian besar masyakarat kalau orang keturunan Cina pasti kaya. Berikut fakta menarik Wewey Wita.

1.Keturunan Tionghoa asal Ciamis
Wewey Wiwi lahir dari orang tua keturunan Tionghoa dan sang bapak berkewarganegaraan Singapura. Ibu Wewey berasal dari Ciamis, Jawa Barat. Nama lahir Wewey adalah Yeo Chuwey.

2.Bukan dari keluarga kaya
Stigma yang tertanam pada sebagian besar orang Indonesia adalah bahwa Cina itu kaya. Kenyataannya tidak demikian dengan keluarga Wewey. Orang tuanya jatuh miskin setelah usaha ayahnya di bidang kayu gulung tikar gara-gara ditipu koleganya. Orang tua Wewey pun balik ke Ciamis dan tinggal di kontrakan.

Kedua orang tua Wewey mencoba berjualan bakso hingga toko kelontong. Tapi nasib baik belum menyapa keluarganya. Hingga suatu ketika karena tidak mampu bayar, listrik di rumah orang tua Wewey diputus. Untuk men-charge ponsel milik ayahnya, yang merupakan harta berharga satu-satunya, Wewey menumpang di tetangga. Ada ucapan menyakitkan dari tetangga Wewey yang membekas hingga sekarang saat ia numpang nge-cahrge. “Memang listrik punya nenek moyang lu?”

Untuk membantu ibunya, Wewey kecil kerap main gundu dan kartu. Ia sering menang jika main gundu dan kartu dan uangnya diberikan ke ibunya. Wewey juga kerap membeli jajajan yang ada uang Rp 5 ribu di dalamnya dan dikocok sebelumnya untuk diberikan ke ibunya.

3.Masuk di cabor yang tidak lazim bagi warga keturunan Tionghoa
Warga negara keturunan biasanya aktif di cabang olahraga wushu, kungfu, basket, bridge, bulutangkis. Namun tidak demikian dengan Wewey Wita. Ia masuk dalam olahraga pencak silat yang lebih dekat dengan unsur keIndonesiaan.

4.Didaftarkan guru ikut lomba pencak silat.
Perkenalan Wewey dengan pencak silat terjadi secara kebetulan. Guru sekolah mendaftarkan Wewey yang saat itu kelas 4 SD ikut lomba pencak silat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena tidak bisa mengembalikan uang pendaftaran dan takut durhaka,akhirnya Wewey mengikuti lomba. Berat badan Wewey yang melewati ambang batas, akhirnya diterjunkan ke lomba melawan anak SMP. Hanya dengan persiapan dua hari Wewey harus bertanding melawan anak SMP. Di luar dugaan Wewey menang.

5.Usia Kurang dari Persyaratan
Setelah berprestasi dalam kejuaran antar pelajar, saat usia 14 tahun Wewey ikut lomba mewakili Kabupaten Ciamis di ajang pekan olahraga daerah. Karena usianya kurang dari ketentuan, yakni 17-35 tahun, akhirnya usia Wewey dipalsukan menjadi 17 tahun.Lagi-lagi Wewey kembali menang menjadi juara melawan orang-orang yang usianya di atas dia. Dari kejuaran itu Wewey mendapat uang Rp 10 juta yang diserahkan kepada orang tuanya untuk menghidupi kelima adiknya

6.Sudah bertanding 15 tahun
Wewey kemudian bergabung PPLP di Bandung. Ia kemudian mengikuti pertandingan demi pertandingan untuk membantu ekonomi keluarganya. Total sudah 15 tahun Wewey bertanding. Tahun ini Wewey kembali berlaga di Asian Games dan berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia. Semangat Sang Juara!

7.Kekasihnya atlet juga
Wewey saat ini menjalin hubungan serius dengan atlet pencak silat bernama Denny Aprisandi. Denny tergabung dalam PSHT Palembang. Saat Wewey ikut berlaga di Asian Games, Denny terlihat memberikan dukungan.

 

8.Pernah menjadi model hijab sporty
Dalam salah satu postingan instagramnya, Wewey terlihat menggunakan hijab instan model sporty yang praktis digunakan untuk aktivitas olahraga. Ternyata Wewey menjadi model dari merek hijab sportiy tersebut.

IMG_20180830_231242

Dalam sebuah wawancara dengan liputan 6 Wewey mengungkapkan apa yang memotivasinya selama bertanding di Asian Games 2018. “Mungkin kalau saya pribadi ada energi tambahan karena ini adalah negara kita. Rumah kita banyak sekali masyarakat yang mendoakan dan mendukung, serta bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Mungkin kami semua ingin memberikan yang terbaik. Jadi itu kunci kami bisa sukses,” terang Wewey

Quotes “Jika boleh jujur, aku sebenarnya sudah letih. Namun di sisi lain kerja belum selesai, belum apa-apa. Aku akan berhenti jika sudah memberikan yang terbaik bagi bangsaku, negaraku: Indonesia.