Morning Routine untuk Weekend Produktif

“If you win the morning, you win the day” – Tim Ferriss, 4 hour work week.

Morning Routine alias rutinitas pagi meliputi bangun tidur lebih awal diikuti dengan serangkaian ritual yang membuat kita siap dan tetap berenergi sepanjang hari.

Berikut rutinitas pagi saat weekend yang bisa dijadikan referensi khususnya bagi yang muslim.

1. Wake up. Bangun tidur sekitar pukul 04.30 wib atau 05.00 wib. Kemudian membaca doa bangun tidur, membaca hamdalah sebagai syukur masih diberi nikmat usia.

2. Make your bed. Bangun tidur ya merapikan tempat tidur. 3. Pray alias sholat shubuh. 4. Membaca QS Al Baqarah 10 ayat terakhir.

5. Stretching. Gerakan ringan seperti sit up 30 kali, tarik nafas. 6. Membersihkan wajah dengan ritual ala Korea ada 7 step ya.

6. Meyiramin tanaman. Kegiatan ini sekaligus sebagai relaksasi 7. Minum segelas air putih 8. Minum segelas lemon dan madu.

9. Minum segelas jus. 10. Membaca buku selama 15-30 menit. 11. Sholat duha. 12. Membaca QS Al Waqiah. 13. Olahraga ringan seperti jalan kaki bolak balik di dalam rumah, atau melakukan exercise menggunakan alat-alat sederhana.

14. Sarapan praktis sederhana dengan roti tawar gandum (ga dipanggang ya) hanya dikasih selai kacang cokelat ditaburi irisan kacang almond, wijen.

Bisa dicoba ya guys saat akhir pekan. Cayoo

Puasa Media Sosial atau Cerdas Bermedia Sosial?

lemonpolka.com

Tahu Kapan Harus Stop. Tahu Mana Platform Yang Membuatmu Up and Down.

Kurangi melihat media sosial seperti IG saat kamu tidak punya uang/uang pas-pasan, tidak bisa traveling, jobless, tidak menghasilkan uang, peluang dari IG.

Kurangi membuka facebook jika hidupmu belum lengkap, tidak normal seperti jalan hidup orang kebanyakan, atau tidak berprestasi. Misalnya kamu sedang jomblo tidak punya pasangan, belum menikah, sudah menikah tapi belum punya anak. Atau karirmu, sekolahmu biasa saja, tidak ada prestasi yang bisa dishare.

Batasi membuka twitter jika kamu sedang ada masalah. Karena sebagian twit yang beredar di lini masa kadang malah membuat harimu semakin mendung.

Mengapa? Twitter saat ini menjadi salah satu platform media yang kerap digunakan untuk mengeluarkan uneg-uneg, kekesalan, kemarahan, atau masalah pribadi. Twitter juga menjadi ladang subur buzzer politik untuk mendapat dukungan dengan opini-opini, klaim sepihak.

Batasi membuka whatsapp jika kamu sedang banyak agenda atau kerjaan yang harus diselesaikan. Pasalnya, begitu kamu membuka whatsapp, waktu kamu akan habis untuk menjawab chat masuk atau komentar dalam grup whatsapp.

Begitu kita sudah mulai terlibat dalam chat, kita akan susah mengontrol waktu kita. Terlebih jika kita ikutan ngobrol dalam grup. Dengan engage dalam obrolan di grup, kita akan intens melihat WA. Karena penasaran dengan respons anggota lain terkait chat kita.

Selain menghabiskan waktu dengan chat yang kadang tidak perlu, kekepoan kita akan menggiring pada kegiatan stalk status WA. Belum lagi asumsi yang muncul setelah membaca status seseorang. Akhirnya kamu sibuk bersumsi kehidupan orang lain. Padahal kamu sendiri merasa waktu untuk urusan hidupmu terasa sangat kurang. Rugi bukan?

Salah satu platfotm yang bisa kamu kunjungi ketika hidupmu terasa pahit seperti pil atau jamu adalah Quora. Di sana kamu akan menemukan orang yang bernasib sama, kurang beruntung nasibnya seperti kamu. Tapi ingat, kamu juga tetap skeptis dan kritis. Karena cerita yang tertuang di Quora belum tentu riil, benar. Karena sebagian merupakan akun anonim. Jadi, kamu harus menyaring info masuk yang dibaca. Kamu pun harus pintar mengontrol diri. Tidak menghabiskan banyak waktu berselancar di Quora. Padahal masih banyak hal yang harus dikelarin.

Ketika sedang patah hati, diputuskan, pisah, atau cinta tak terbalas, kamu bisa mendownload aplikasi novelme atau storial. Jadikan sedihmu tidak selamanya negatif. Tapi menjadi hal positif dalam hidup. Karena kamu bisa sharing kesedihanmu dalam format cerita. Juga punya kesempatan peluang mendapatkan pundi-pundi rupiah dari sana.

Jika kamu kesulitan mengontrol diri ketika bermedia sosial baik dari sisi emosi maupun waktu. Tidak bisa stop, untuk log out bahkan kecanduan menghabiskan waktu hanya untuk kepo kehidupan orang lain hingga masuk dalam urusan hidup orang lain tersebut yang tidak kamu kenal secara langsung.

Atau merasa minder setelah melihat postingan orang lain di IG yang terlihat kaya, bahagia, bisa traveling ke berbagai dunia, bisa makan di resto yang harganya tidak terjangkau oleh kantongmu.

Kamu merasa sedih, merasa sendiri, merasa menjadi orang sial setelah melihat postingan teman di facebook yang terlihat bahagia bersama pasangan hidup dan anak-anaknya sementara kamu belum ketemu jodoh.

Emosi sedih, kecewa dengan diri sendiri, kecewa dengan jalan hidup, tidak puas dengan hidup dijalani, menjadi indikator kuat bahwa kamu harus puasa media sosial.

Kamu bisa puasa media sosial secara temporer beberapa saat atau bertahap. Misalnya jika tadinya sehari main IG, FB, twitter bisa tiga jam, bisa dikurangi seminggu sekali saja. Dari seminggu bisa berlanjut 2 bulan sekali, atau sebulan sekali.

Treatment ini kemudian dievaluasi. Juga perilakumu ketika bermedia sosial apakah ada perubahan atau sama saja. Apakah kamu sudah bisa mengontrol diri atau masih dililit candu media sosial.

Dari evaluasi ini, kamu bisa memutuskan mana yang paling tepat untuk dirimu. Puasa media sosial, atau cerdas menggunakan media sosial dengan disiplin meregulasi diri terkait waktu dan platform yang tepat disesuaikan dengan emosi dan keadaan diri sendiri.

Don’t look down on those who have social media. It literally isn’t about the social media but about the person. Like anything, if you use it right, it can be good. And if you use it wrong you will waste precious time.

Maunya Nyaman. Maunya Branded? Tapi Uang Pas-Pasan.

20200619_222339

Demi gengsi, kadang orang enggan menurunkan standar nyaman. Finansial pun tergerus ambyar.

Ini cerita temanku. Panggil saja namanya Dira. Tubuhnya jangkung, kulit bersih, wajahnya terbilang cantik. Sekilas, hidup Dira baik-baik saja.

Ia tinggal bersama mamanya di sebilang rumah nan apik dengan perabotan antik. Sebagai anak kost yang main ke rumahnya, aku kerap dibuat takjub dengan koleksi piring-piring antik mama Dira. Aku memanggilnya tante, tanpa ada nama dibelakangnya.

Dari sudut pandangku, keluarga Dira lebih berkecukupan dilihat dari rumah dan koleksi houseware mamanya. Itu sebelum aku tahu cerita sebenarnya.

Nyatanya, rumah yang ditempati Dira bersama mamanya, belakangan baru aku tahu, ternyata rumah kontrakan, bukan rumah sendiri.

Menurut cerita Dira, mamanya membayar kontrakan dari uang pensiunan almarhum papa Dira yang dulunya karirnya sudah terbilang lumayan di pemerintahan.

Bahkan, Dira pernah cerita, waktu kecil mereka sempat tinggal di salah satu kompleks elit di Jakarta Selatan. Dira juga bercerita keluarganya kerap traveling ke luar negeri saat papanya masih hidup.

Pelan Pelan Aset Berkurang

Selepas papa Dira meninggal dunia, mama Dira mengandalkan uang pensiunan almarhum suami untuk membiayai hidupnya dan anaknya.

Bisa ditebak kan, lambat laun aset keluarga orang tua Dira akan menipis karena tidak ada pemasukan, sementara pengeluaran berjalan terus tiap hari.

Hal pertama yang dilakukan adalah tidak menggunakan lagi asisten rumah tangga yang sudah ikut keluarga Dira dari Dira kecil.

Secara langsung, kenyamanan mama Dira dan Dira pun terganggu. Karena mulai saat itu mereka harus melakukan apa-apa sendiri.

Bukan hanya ART yang dirumahkan. Rumah peninggalan almarhum papa Dira juga dijual untuk membiayai kebutuhan yang tidak bisa ditahan. Juga mobil yang selama ini mengantarkan orang tua Dira dan Dira selama berkegiatan.

Dira dan mamanya kemudian memilih mengontrak di pinggiran Jakarta. Salah satu peninggalan dari masa hidup berkecukupan mereka yakni piranti makan yang terbilang lux. Juga perabot rumah nan antik.

Gengsi, Bertahan dengan Nyaman
Ada pelajaran yang bisa diambil dari kisah hidup keluarga Dira. Kondisi keluarga Dira akan lebih baik, maksudnya tetap punya rumah sendiri meskipun di pinggiran, andaikan mama Dira melucuti gengsi.

Dira dan mamanya tidak perlu berpindah tempat karena harus mencari kontrakan yang nyaman dengan harga terjangkau. Tentu saja juga harus membayar kontrakan tiap tahunnya. Selain itu, lebih tenang karena punya rumah sendiri, sekaligus punya aset untuk jaminan.

Enggan Menyesuaikan Keadaan
Aset keluarga Dira juga tidak akan terjun bebas, andaikan Dira dan keluarganya mau berdamai dengan keadaan. Alias mau menyesuaikan diri dengan keadaan.

Meskipun penghasilannya hanya bergantung pada pensiunan, standar hidup mama Dira tidak berubah. Salah satunya dalam hal transportasi. Si tante ini kemana-mana selalu menggunakan taksi, tidak mau naik angkutan umum.

Begitu pun dalam hal fesyen. Kata Dira sendiri mamanya dan dirinya terbiasa membeli barang branded. Alhasil, uang yang pas-pasan itu pun tergerus untuk membeli barang-barang branded.

Model-model keluarga seperti mama Dira ini biasanya mengutamakan look ketimbang aset untuk keamanan keuangan keluarga. Mereka menyebar di berbagai kalangan.

Bahkan dalam sebuah podcast Deddy Corbuzier, seorang financial consultant cerita bahwa salah satu kliennya dari kalangan artis kelimpungan di masa sulit seperti sekarang. Karena ybs tidak punya tabungan dan aset. Padahal penghasilannya ratusan juta sekali show. Ternyata uang penghasilan si artis ini sebagian besar dialokasikan untuk belanja barang-barang  branded yang saat ini nilainya jatuh. Sementara job lagi sepi. Kebayang kan?

Saving dan memikirkan keamanan hari esok secara proporsional itu penting. Karena hidup perlu biaya, bukan gaya. Jangan sampai terjebak ingin terlihat kaya, tapi tidak punya apa-apa. Alias budget pas-pasan tapi jiwa sosialita.

Bayangkan hidup memuja penampilan, tanpa aset, di musim sulit seperti pandemi covid19 seperti sekarang. Padahal, impresi orang tidak membuat kita kenyang dan aman kan?

Lathi “Pemuja Setan?”

Ada pesan kebaikan dari lirik lagu Lathi. Tapi yang mencuat malah isu pemuja setan. Kamu tim mana?

Salah satu lagu yang tengah hits di kanal Youtube saat ini adalah Lathi. Lagu Lathi besutan grup musik beraliran EDM beranggotakan Reza Arap, Eka Gustiwana dan Gerald berkolaborasi dengan penyanyi Sara Fajira.

Menariknya, Lathi saat ini berhasil masuk dalam daftar 100 lagu top global atau ada di peringkat 21. Atau berada di atas lagu Daechwita milik Suga BTS yang menduduki posisi 24.

Dari kostum dan judul lagu, lagu ini sudah bisa ditebak ada unsur Jawanya. Tapi, impresi awal bagi sebagian besar yang mendengar lagu ini adalah lagu barat, karena liriknya menggunakan bahasa Inggris. Terlebih, dibawakan oleh Weird Genius. Lagi-lagi menggunakan bahasa Inggris.

Baru pada reff “Kowe ra iso mlayu soko kesalahan” asumsi kalau lagu ini memang dari Indonesia lebih berdasar. Tapi, sekali lagi, bisa saja itu yang bikin orang barat dan pernah berkunjung ke Jogja. Who knows.

Siapa sangja Lathi merupakan karya anak bangsa kolaborasi grup Weird Genius dengan penyanyi Sara Fajira.

Pemuja Setan?
Uniknya, karena kareografi dan make up Sara selama video Lathi sebagian terlihat seram dan berdarah-darah untuk menggambarkan luka dia, diimpresikan sebagai pemuja setan oleh sebagian warga Malaysia yang tidak mengerti bahasa Jawa.

Terlebih dengan adanya komentar seorang ustadz di Malaysia yang menganggap lagu Lathi sebagai pemuja setan.

Sejatinya, heboh anggapan lagu Lathi sebagai pemuja setan oleh sebagian warga Malaysia tetap mengandung unsur positif dalam hal popularitas lagu ini. Secara tidak langsung menjadi medium marketing yang membuat Lathi kian dikenal.

Apalagi saat ini di platform IG juga ada lathi challenge. Juga di tik tok yang membuat lagu Lathi kian dikenal banyak orang.

Pesan Positif Menjaga Lisan

Sejatinya lirik lagu Lathi berbahasa Jawa “Ajining diri soko lathi” Bisa diartikulasikan sebagai pesan untuk menjaga lisan. Karena kita dihargai salah satunya dari ucapan kita.

So, mau ikut yang pro atau kontra? Karya seni memang bisa multi tafsir. Tergantung pengalaman yang melihat dan mendengarnya. Karena tiap kepala mempunyai perspektif berbeda.

BCL, Muthia Ayu, Yan Velia, dan Siyola di IG Pasca Ditinggal Suami dan Ayah

 

BCL dan Siyola jarang posting di IG pasca meninggalnya suami dan ayah. 

Indonesia kehilangan tiga artis dalam waktu berdekatan. Pada 18 Februari 2020 publik dibuat terkejut oleh meninggalnya artis sinetron Ashraf Sinclair, suami penyanyi dan artis Bunga Citra Lestari yang akrab disapa BCL.

Pada 8 April 2020 dunia hiburan kembali kehilangan dengan berpulangnya Glenn Fredly.

Tak berselang lama, yakni pada 5 Mei 2020 publik dan sobat ambyar dikejutkan dengan meninggalnya maestro Campur Sari Didi Kempot.

BCL Off dari Media Sosial

Kepergian mendadak sang suami, setelah dirinya menjadi juri di program Indonesian Idol membuat BCL sangat shock. Bahkan, selepas sang suami meninggal dunia, BCL tidak memposting apapun di media sosialnya.

Baru pada 9 April BCL mengunggah satu postingan. Kemudian pada Mei 2020 BCL kembali memposting lagi karena kucing kesayangan almarhum suaminya mati.

Sembilan Foto Mutia Ayu, 23 Foto Yen Vellia

Berbeda dengan BCL, istri mendiang Glenn Fredly yakni penyanyi dangdut Mutia Ayu sudah mengupload postingan baru dua hari setelah kepergian suaminya.

Hingga kini ada sembilan postingan baru Mutia Ayu di instagram. Sebagian besar postingan berisi foto Mutia Ayu dengan mendiang suaminya. Sebagian lagi foto untuk endorsement produk.

Istri kedua Didi Kempot, penyanyi dangdut Yen Vellia langsung mengupload foto chat percakapan Wa di akun IGnya begitu sang suami meninggal dunia.

Hingga tulisan ini diposting, total terdapat 23 unggahan istri kedua The Lord Of Broken Heart. Sebagian unggahan berupa prosesi pemakaman almarhum Didi Kempot, acara tahlilan, support dari Presiden, pejabat saat Didi Kempot berpulang, hingga bakat seni Didi Kempot yang mengalir ke putrinya, Seika Zanithaqisya Prasetya.

Bahkan di beberapa postingan, terlihat foto Yen yang tersenyum ketika foto bersama dengan sobat ambyar dan Gus Miftah yang menghadiri acara tahlilan.

Dua Foto Siyola, Putri Didi Kempot

Anak Didi Kempot dari istri pertama Saputri bernama Siyola Pudi Regena Resi (15) hanya mengunggah dua foto terbaru pasca kepergian ayah tercinta.

Dua unggahan tersebut berisi foto Siyola pas kecil dan foto bersama almarhum ayahnya dan ibunya serta kakak angkatnya yang merupakan keponakan dari orang tuanya, Enny Suwina.

Berjemur Yang Bagus Jam Berapa? Bukan Jam 10.00 WIB?

2020-04-04-22-22-09-148

Riset menemukan waktu berjemur terbaik ternyata bukan jam 10.00 pagi.

Berjemur menjadi salah satu aktivitas rutin sebagian warga selama menjalani masa karantina. Sayangnya, ada perbedaan pendapat mengenai waktu terbaik untuk berjemur.

Selama ini publik meyakini sinar matahari jam 09.00 wib bagus untuk kesehatan. Namun, argumen ini dipatahkan dengan adanya penemuan baru yang menyebutkan waktu berjemur terbaik adalah jam 10 pagi.

Seperti dilansir laman alodokter.com dengan berjemur pada pukul 10.00 pagi selama 15 menit, tubuh kita terpapar sinar matahari pagi yang menghasilkan sinar UV (ultraviolet).

Sinar ultraviolet dari cahaya matahari pagi diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Kebutuhan akan vitamin D ini terbilang urgen katena berperan dalam metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Riset waktu terbaik berjemur pukul 10.00 pagi lagi-lagi dipatahkan oleh penemuan terbaru. Seperti dilansir kompas.com, dokter ahli gizi dan magister filsafat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum, memaparkan hasil penemuan dari dokter ahli gerontologi (ilmu penuaan) di RS Cipto Mangunkusumo, Prof Dr Siti Setiati.l SpPD-KGER

Riset menggunakan sampel wanita lanjut usia di Jakarta pada musim hujan pada. februari hingga Maret 2020. Jumlah partisipan sekitar 80 orang dengan usia skeitar 60 tahun ke atas.

Dari penelitian tersebut terungkap bahwa waktu berjemur terbaik untuk warga Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya adalah pukul 11.00 hingga 13.00 siang.

Hasil riset tersebut telah diterbitkan dalam laman penelitian biomedis dan bioinformatika National Center for Biotechnology (NCBI). Riset ini mengungkapkan bahwa sinar ultraviolet B (UVB) tertinggi berada pada pukul 11.00 WIB pagi sampai pukul 13.00 WIB.

Menambah Skill di Coworking Space

Coworking space kini menjadi lokasi pilihan untuk mengadakan kegiatan meningkatkan skill atau keterampilan.

Era sekarang memberi banyak kesempatan kepada siapa saja untuk berkarya dan meng up grade skill-nya. Beragam kegiatan training, seminar, dan workshop digelar yang bermanfaat bagi kompetensi kita.

Seperti kegiatan yang digelar sociobuzz.com di working space Mula by Galleria di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu yang membahas perihal potensi content creator di era digital seperti sekarang.

Acara serupa seperti ini, juga dilakukan oleh start up lain seperti the sonet di salah satu working space di Jakarta.

Tentunya, kegiatan-kegiatan seperti ini sangat positif agar skill kita bertumbuh, tidak stuck seperti setahun lalu.

So, tidak ada alasan tertinggal. Tidak ada alasan menjadi pribadi yang stuck dan bangga dengan keahlian yang dimiliki di masa lalu, dan kini kurang diminati karena dilibas teknologi.

Bahagia dengan Mindset Minimalis

PicsArt_02-09-10.32.05

Bahagia datangnya dari hati, bukan materi. Mindset minimalis bukan hanya terkait materi, memeluk hati untuk senantiasa bahagia.

Minimalism belakangan sedang ramai dibicarakan sejak Marie Kondo mengenalkan konsep minimalis terkait barang kepemilikan. So, belakangan kita kian akrab dengan konsep declutter. Kita sibuk merapikan baju-baju kita agar mudah diambil ketika perlu, dan kita mengurangi baju-baju yang tidak kita butuhkan agar tidak mubadzir dan memenuhi rumah kita.

Sejatinya, minimalis bukan hanya sekedar membatasi kepemilikan materi berdasar needs alias kebutuhan. Minimalis juga meliputi mindset alias pemikiran, body alias raga, dan hati.

Minimalis dalam hal pemikiran dipraktekkan dengan memilah pikiran-pikiran tidak penting dan penting. Salah satu cara yang bisa dipraktekkan adalah memfilter info-info yang masuk dari gawai alias gadget kita. Apakah info yang kita baca berguna atau hanya menjadi sampah bagi otak kita.

Minimalism dalam hal pikiran juga bisa diartikan membatasi percakapan sia-sia yang akhirnya membebani pikiran kita. Misalnya terlibat obrolan dalam grup WA yang sebenarnya bukan menjadi urusan kita. Atau ikutan gosip di akun-akun gosip IG yang tidak ada kaitan dengan hidup kita.

Lalu, apa yang dimaksud dengan minimalism dalam hal body? Tentu saja menjaga agar berat badan kita tidak berlebihan. Caranya tentu saja aktif bergerak, makan secukupnya dengan gizi berimbang, minum air putih sesuai kebutuhan tubuh.

Selain itu aktif puasa senin kamis atau puasa 3 hari setiap bulan hijriah untuk memberi kesempatan organ pencernaan kita istirahat.

Minimalism dalam hati terkait dengan emosi. Minimalism dalam hati akan menirkan kecewa yang kerap menjadi tabir datangnya bahagia.

Cara merealisasikan minimalism dalam hati adalah tidak berekspektasi orang lain harus memperlakukan kita seperti yang kita standarkan atau idealkan. Tanpa adanya ekspektasi alias harapan diperlakukan seperti yang kita inginkan, kita akan tidak gampang kecewa alias baperan untuk hal-hal remeh temeh yang sejatinya tidak penting bagi hidup kita.

Terbayang kan, betapa ringannya hidup kita. Karena tidak terbebani oleh kegiatan mencari-cari barang dan baju yang kita lupa taruh di mana. Tidak terbebani oleh info-info sampah yang bisa merusak hari dan mendatangkan energi negatif bagi kita.

Lainnya, kita merasa ringan melangkah karena tubuh kita tidak berlebihan beratnya. Kita juga tidak mudah baper, uring-uringan, marah hanya karena orang lain memperlakukan kita tidak sesuai dengan bayangan, atau keinginan kita.

Merasa Hidup Seperti Template?

PicsArt_02-06-10.42.56

Ketika kamu merasa hidupmu membosankan, seperti template, kamu mungkin perlu melakukan hal-hal kecil.

Pernah ga sih kamu merasa bosan karena hidupmu seperti template. Kecil, remaja, dewasa, kuliah, bekerja, menikah.

Sejatinya ketika kamu merasa hidupmu seperti template, di saat itulah proses hidupmu normal seperti orang kebanyakan.

Jika mendadak ada perasaan bosan, itu hal yang wajar. Namanya juga perasaan, kan kadang datang, tapi juga ada kemungkinan menghilang.

Di balik rasa bosan menjalani ritme dan rutinitas hidup, sejatinya ada peluang-peluang kecil yang membuat hidupmu lebih berwarna.

Juga sebagai ungkapan syukur proses hidup kita berjalan normal saat orang lain mumgkin harus menjalaninya secara berbeda seperti tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Atau menganggur lama untuk mendapatkan pekerjaan. Atau belum menemukan jodoh padahal usia sudah matang.

Dengan melihat dari perspektif berbeda, sudah seharusnya kita mengelola rasa bosan agar tidak merugikan masa depan. Berikut trik mengatasi rasa bosan dalam hidup.

1. Lakukan hal-hal kecil yang tak biasa.
Misalnya ambil rute jalan berbeda seperti biasanya saat pergi dan pulang bekerja. Hal kecil lain yakni mencoba kuliner baru sekitar kantor yang belum pernah dicoba sebelumnya.

2. Aktivitas baru. Perasaan bosan, menjadi sinyal kamu perlu aktivitas baru. Kenapa tidak mencoba bergabung di satu komunitas yang punya minat sama. Kamu akan bertemu dengan orang-orang baru. Siapa tahu juga, dari hobby ini menjadi pintu baru bagi rezekimu.

3. Tidak harus langsung keluar kantor. Jika kamu merasa bosan dan tertekan dengan keadaan sekarang, bukan berarti kamu harus keluar kantor. Langlah resign dilakukan, jika kamu sudah mendapat job baru atau bisnismu sudah berjalan.

4. Lebih banyak membaca buku. Satu buku menawarkan banyak pengetahuan baru. Dengan banyak membaca, kamu akan mendapat banyak wawasan yang berpotensi mencerahkan harimu.

5. Batasi akses ke media sosial. Kalau lagi suntuk, sebel dengan jalan hidupmu yang kamu anggap membosankan, sangat biasa, sebisa mungkin menghindari aktivitas intens di media sosial.

Kegiatan membuka laman media sosial, akan membuatmu merasa hidupmu sangat memprihatinkan dan tidak ada apa-apanya dengan orang lain. Mengapa? Dengan melihat postingan orang lain yang sedang bepergian, atau posting barang-barang branded, capaian karir, prestasi, kamu akan semakin tertekan dan membenci hidupmu sendiri.

6. Pelihara hewan. Memelihara hewan bisa menjadi alternatif untuk mengurangi kebosanan dalam menjalani hari-hari yang terasa melelahkan. Mereka bisa menghadirkan kesenangan juga mendatangkan perasaan dibutuhkan.

7. Aktif mendengarkan ceramah agama. Tentunya, kita juga harus kritis dalam memilih guru agama. Harus dilihat akhlaknya, garis keilmuannya. Pasalnya, jika salah memilih guru mengaji, akibatnya malah bisa membuat frustasi. Jadinya bertambah problemnya, bukan hanya bosan, tetapi juga frustasi.

Guys, tidak selalu yang terasa membosankan itu harus diakhiri. Karena hidup merupakan proses pengulangan, proses penuaan dari yang baru menjadi lama dan terbiasa. Tinggal kita bagaimana mengisinya.

Jika rasa bosan datang, sikapi secara matang. Toh rasa yang ada bisa saja menghilang. Tinggal sikap kita, mau dibelenggu oleh rasa bosan, atau kita memilih mengelolanya?

Kondisi Saat Listrik Padam di Jakarta: Toko Tutup, Kereta Tidak Ada.

Area Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor pada Minggu (4/8) mengalami pemadaman listrik lumayan lama. Sebagian wilayah listrik padam dari jam 12.00 wib hingga pukul 18.30 wib. Namun ada juga yang padam lebih lama dari dzuhur hingga dini hari.

Akibat listrik padam seharian, sebagian toko ritel modern memilih tutup. Hanya ada sebagian minimarket yang tetap buka.

Hal berbeda terlihat di salah satu stasiun di Jakarta Selatan. Terdapat dua gerbong kereta yang berhenti dan terlihat kosong. Masinis kereta terlihat di luar.

Sementara kondisi jalan raya terlihat ramai. Bahkan terbilang padat.

Instagram Error Lagi?

Platform media sosial instagram hanya menampilkan kotak kosong tanpa gambar. Nge-down lagi?

Beberapa waktu lalu media sosial instagram sempat mengalami gangguan hampir 1,5 jam. Ternyata, malam ini instagram kembali error.

Jika kita membuka instagram, sebagian besar foto di explore atau di timeline kita tidak akan terlihat, yang kelihatan hanya kotak kosong beiria garis lingkaran.

Bahkan postingan foto terbaru juga yang terlihat hanya kotak kosong dengan lingkaran. Setelah kita klik, baru keluar gambar postingan.

Dengan seringnya gangguan di instagram, tentu mengurangi

kenyamanan pengguna. Bahkan berpotensi merugikan user-nya. Karena instagram saat ini sudah menjadi tools bisnis bagi sebagian orang.

Ada apa dengan manajemen instagram pasca hengkangnya dua pendirinya dan kini diakuisisi oleh facebook? Jangan tanyakan kepada gerimis dan hujan yang merajam di luar. Apalagi menanyakannya kepada kenangan yang tergenang.

12 Ibu Tertua Yang Melahirkan Bayi Di Dunia

Mempunyai bayi menjadi dambaan hampir setiap wanita di dunia. Namun, tidak semua perempuan beruntung mempunyai bayi saat usia muda. Seperti 12 perempuan ini yang empat diantaranya merupakan warga India. Berikut 12 perempuan yang melahirkan bayi di usia sekitar 55 tahun hingga hampir 70 tahun berdasarkan wojournals.com.

1. Daljinder Kaur

LP Gbr Ibu Tertua Daljinder
Wanita India sekarang memegang rekor sebagai wanita tertua yang pernah melahirkan seorang anak. Saat melahirkan bayi laki-lakinya Daljinder berusia 72 tahun dan suaminya berusia 79 tahun.

2. Rajo Devi Lohan

LP Gbr Ibu Tertua Rajo Devi

Rajo Devi Lohan adalah seorang wanita India yang melahirkan anak terakhirnya saat berusia 69 tahun. Bayinya juga sangat sehat. Rajo sudah lama dianggap sebagai ibu tertua dalam sejarah medis dunia.

3. Elizabeth Adeney

LP Gbr Ibu Tertua Adneey
Elizabeth Adeney melahirkan anaknya saat berusia 66 tahun. Setelah melahirkan baik Elizabeth maupun bayinya dalam kondisi baik. Elizabeth sekarang sering menjadi narasumber di banyak acara TV dan radio.

4. Bhateri Devi Singh

LP Gbr Ibu Tertua Batteri singh getty images
Saat berusia 66 tahun seorang wanita India bernama Bhateri Devi Singh melahirkan tiga bayi kembar. Ketiga bayi tersebut selamat dan sekarang tumbuh normal. Bhateri juga merasa masih cukup sehat.

5. Adriana Iliescu

lp gBR iBU tERTUA ADRIANA
Adriana Iliescu merupakan perempuan Rumania yang melahirkan anak saat usianya 66 tahun. Sebetulnya Adriana melahirkan bayi kembar tiga tapi yang selamat hanya satu bayi berjenis kelamin perempuan.

6. Omkari Panwar

LP Gbr Ibu Tertua Omkari
Omkari Panwar adalah perempuan India yang berharap mempunyai anak laki-laki untuk mewarisi kekayaan suaminya. Ia ditekan mengikuti program hamil secara medis. Omkari kemudian melahirkan anak kembar berjenis kelamin laki-laki dan perempuan pada usia 66 tahun. Tiga tahun setelah melahirkan Omkari meninggal dunia.

7. Maria del Carmen Bousada de Lara

LP Gbr Ibu Tertua Maria
Maria Del Carmen Bousada De Lara adalah seorang perempuan Spanyol yang melahirkan anak kembar pada usia 66 tahun. Tetapi Maria berbohong kepada dokter bahwa dia berusia 55 tahun. Tiga tahun kemudian Maria meninggal dunia.

8. Valentyna Pidverbna
Seorang wanita Ukraina bernama Valentyna Pidverbna melahirkan anak pertama dan satu-satunya pada usia 66 tahun.

9. Annegret Raunigk

LP Gbr Ibu TErtua Aneeith
Seorang wanita Jerman berusia 65 tahun bernama Annegret Raunigk melahirkan bayi kembar empat. Jumlah keseluruhan anak Annegret sebanyak 17 anak. Annegret menjadi satu-satunya perempuan Eropa yang mempunyai anak banyak dan melahirkan hingga usia di atas 60 tahun.

10. Memnune Tiryaki

LP Gbr Ibu Tertua Memneuki
Setelah berikhtiar untuk mempunyai anak selama 35 tahun, perempuan India bernama Memnune Triyaki akhirnya melahirkan bayi saat berusia 62 tahun. Memnune mencoba program hamil secara medis.

11. Dawn Brooke
Dawn Brooke adalah seorang perempuan asal Inggris yang hamil dan melahirkan secara alami pada usia 59 tahun. Brooke secara resmi terdaftar di Guinness World Record Book sebagai ibu tertua yang secara alami melahirkan bayi.

12. Raisa Akhmadeeva
Wanita Rusia bernama Raisa Akhmadeeva melahirkan anak pertamanya pada usia 56 tahun secara normal. Untuk bisa mempunyai anak, Raisa tidak mengikuti program hamil. Bayinya lahir dalam kondisi prematur. Selama dua tahun keluarga Raisa berjuang membantu bayi prematur bertahan hidup.