Berjemur Yang Bagus Jam Berapa? Bukan Jam 10.00 WIB?

2020-04-04-22-22-09-148

Riset menemukan waktu berjemur terbaik ternyata bukan jam 10.00 pagi.

Berjemur menjadi salah satu aktivitas rutin sebagian warga selama menjalani masa karantina. Sayangnya, ada perbedaan pendapat mengenai waktu terbaik untuk berjemur.

Selama ini publik meyakini sinar matahari jam 09.00 wib bagus untuk kesehatan. Namun, argumen ini dipatahkan dengan adanya penemuan baru yang menyebutkan waktu berjemur terbaik adalah jam 10 pagi.

Seperti dilansir laman alodokter.com dengan berjemur pada pukul 10.00 pagi selama 15 menit, tubuh kita terpapar sinar matahari pagi yang menghasilkan sinar UV (ultraviolet).

Sinar ultraviolet dari cahaya matahari pagi diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Kebutuhan akan vitamin D ini terbilang urgen katena berperan dalam metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Riset waktu terbaik berjemur pukul 10.00 pagi lagi-lagi dipatahkan oleh penemuan terbaru. Seperti dilansir kompas.com, dokter ahli gizi dan magister filsafat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum, memaparkan hasil penemuan dari dokter ahli gerontologi (ilmu penuaan) di RS Cipto Mangunkusumo, Prof Dr Siti Setiati.l SpPD-KGER

Riset menggunakan sampel wanita lanjut usia di Jakarta pada musim hujan pada. februari hingga Maret 2020. Jumlah partisipan sekitar 80 orang dengan usia skeitar 60 tahun ke atas.

Dari penelitian tersebut terungkap bahwa waktu berjemur terbaik untuk warga Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya adalah pukul 11.00 hingga 13.00 siang.

Hasil riset tersebut telah diterbitkan dalam laman penelitian biomedis dan bioinformatika National Center for Biotechnology (NCBI). Riset ini mengungkapkan bahwa sinar ultraviolet B (UVB) tertinggi berada pada pukul 11.00 WIB pagi sampai pukul 13.00 WIB.

Presiden Minta Warga Mendoakan Sang Ibunda dari Rumah

Ibunda Presiden Republik Indonesia Eyang Sudjiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu (25/3) pada 16.45 wib di RS Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah.

Presiden Jokowi melalui siaran live di televisi mengungkapkan sang ibunda sudah empat tahun menderita kanker tenggorokan dan dirawat di RSPAD Jakarta.

Eyang Sudjiatmi lahir pada 15 Februari 1943. Lahir dari keluarga pedagang. Semasa hidup almarhumah berdagang dan ikut kursus merias pengantin. Almarhumah dikaruniai empat orang anak dengan anak pertama adalah Presiden Jokowi.

Melalui siaran langsung Presiden memohon maaf dan doa untuk almarhumah ibunya. Presiden juga menghimbau menteri Kabinet tidak takziah ke Solo.

Seperti dituturkan Walikota Solo FX Rudi Hadyatmo jenazah ibunda Presiden akan dimakamkan pada Kamis (26/3) sekitar pukul 13.00 wib. Rudi mengungkapkan warga tidak berkermun jika ingin melepas jenazah.

Meskipun Presiden menghimbau pejabat publik tidak takziah ke rumah duka, sejumlah pejabat publik terlihat melayat ke kediaman almarhumah.

Seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Kesehatan Terawan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Mensesneg Pratikno.

Usai takziah Ganjar menyampaikan pesan Presiden Jokowu. “Terima kaaih atas ucapan bela sungkawa. Keluarga berharap warga mendoakan dari rumah. Agar semua besok mendoakan dari rumah,” terang Ganjar.

Jangan Lakukan Ini Setelah Pakai Hand Sanitizer. Berbahaya!

IMG_20200323_225054

Tindakan ini bisa membuat tanganmu terbakar setelah memakai hand sanitizer. Berhati-hatilah.

Hand sanitizer atau disebut cairan pembersih tangan menjadi benda akrab setelah pandemik global virus corona atau covid19 masuk ke Indonesia.

Pemakaian pembersih tangan ini memang sangat dianjurkan untuk memutus mata rantai penularan. Pasalnya, dengan mengoleskan hand sanitizer di tangan yang mengandung alkohol hingga 70 persen, kita terhindar dari virus corona yang bisa menempel di benda-benda yang biasa kita sentuh.

Seperti gagang pintu, tiang kereta, gantungan atau handle di kereta, transjakarta, atau MRT, pegangan di pintu bis, helm pas naik ojek, dan fasilitas umum lain.

Tapi, penggunaan hand sanitizer yang tidak dibarengi dengan pengetahuan tentang sifat atau karakteristik hand sanitizer, bisa membahayakan diri sendiri.

Seperti video yang viral beberapa waktu lalu. Seorang perempuan tangannya terbakar setelah menggunakan hand sanitizer, kemudian menyalakan kompor.

Mengapa tangan wanita tersebut terbakar? Menurut info dari Federal Aviation Administration (FAA) hand sanitizer memang mudah terbakar. Karena konsentrasi alkohol mencapai 70 persen.

Sehingga, ketika tangan kita baru saja diolesi dengan hand sanitizer, tidak boleh menyalakan kompor atau dekat dengan sumber api. Karena bisa terbakar.

Ternyata, berdasarkan data dari FAA, bukan hanya hand sanitizernya saja yang mudah terbakar. Uap dari hand sanitizer jika cairan pembersih tangan itu direbus juga akan mudah terbakar.

So, lebih berhati-hati ya setelah menggunakan pembersih tangan. Jika harus menyalakan kompor setelah memakai hand sanitizer, tunggu sampai tangan kita kering. Sehingga kandungan alkoholnya sudah hilang.

Menambah Skill di Coworking Space

Coworking space kini menjadi lokasi pilihan untuk mengadakan kegiatan meningkatkan skill atau keterampilan.

Era sekarang memberi banyak kesempatan kepada siapa saja untuk berkarya dan meng up grade skill-nya. Beragam kegiatan training, seminar, dan workshop digelar yang bermanfaat bagi kompetensi kita.

Seperti kegiatan yang digelar sociobuzz.com di working space Mula by Galleria di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu yang membahas perihal potensi content creator di era digital seperti sekarang.

Acara serupa seperti ini, juga dilakukan oleh start up lain seperti the sonet di salah satu working space di Jakarta.

Tentunya, kegiatan-kegiatan seperti ini sangat positif agar skill kita bertumbuh, tidak stuck seperti setahun lalu.

So, tidak ada alasan tertinggal. Tidak ada alasan menjadi pribadi yang stuck dan bangga dengan keahlian yang dimiliki di masa lalu, dan kini kurang diminati karena dilibas teknologi.

Ke Surabaya? Ya Spikoe

Tak afdol rasanya jika ke Surabaya pulangnya tidak menenteng sekotak Spikoe. Seperti apa rasanya?

Oleh-oleh apa yang akan dibeli jika jalan-jalan ke Surabaya? Pasti ada yang menjawab Spikoe. Yup, penganan serupa bolu lapis itu memang tengah happening.

Untuk mendapatkan Spikoe, bisa dengan empat cara. Pertama pergi langsung ke tokonya yang berlokasi di Jalan Rungkut Madya Surabaya. Kedua, order via go food. Ketiga, order via jastip online. Keempat, nitip teman.

Pilihlah sesuai keperluan, situasi, dan kondisi. Setiap pilihan pasti ada plus minusnya. Karena ingin sekali membawa pulang spikoe, ada dua orang ibu paruh baya yang datang langsung ke counter Spikoe. Ternyata keduanya harus pesan terlebih dahulu. “Kalau mau beli harus pesan dulu,”kata mereka. Alhasil, spikoe baru ada di tangan keduanya esok hari dan diantar ke tempat keduanya menginap.

Boks Mewah
Packaging alias bungkus spikoe terbilang mewah dan kokoh. Box terdiri dari dua bagian yakni wadah spikoe berupa kotak berwarna putih dan tutup berupa kotak cokelat dengan kombinasi tulisan warna gold.

Di salah satu sisi kotak tertera komposisi spikoe yang terdiri dari tepung, telur, gula, mentega, margarin, selai, dan cokelat.

Begitu box dibuka, akan terlihat kertas putih penutup spikoe dengan logo spikoe di tengahnya.

Harum wangi Spikoe langsung menguar begitu kotak dibuka. Terlebih setelah kertas putih pelapis spikoe dibuka. Akan terlihat kue seperti bolu lapis dengan tekstur lembut dengan lapisan cokelat dan filling krim diantara bolu warna kuning dan lapisan bolu cokelat.

Tekstur Spikoe yang sangat soft dengan harum kue yang menggoda lidah, membuat yang menyantapnya ingin nambah dan nambah lagi.

Spikoe ini akan terasa lebih nikmat jika dikudap bersama secangkir teh atau kopi hangat. Apalagi disantap kala pagi atau sore hari sambil membaca buku atau mendengarkan musik.

Untuk kehalalan, tak perlu worry. Karena spikoe resep kuno buatan Nyonya Santosa ini telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dari sisi harga, sekotak Spikoe rasa kuno dengan kemasan mewah elegan ini dibandrol Rp 80 ribu. Jika ke Surabaya, jangan lupa Spikoe. Selamat berburu.

Hujan di Langit Haram

Gelap enggan menghilang
Meski shubuh telah datang
Ada yang tak biasa di atas sana
Langit Haram terlihat muram
Rintik pun jatuh, hujan yang luruh

Tak berapa lama kabar duka datang
Seorang berilmu telah berpulang
Airmata pun keluar tanpa dikasih aba-aba
Siapa yang tak berduka, ulama teduh tercinta
Kembali ke haribaan Nya

Tepat hari Selasa seperti pinta dalam doanya
Beliau meninggalkan kita semua
Selasa, kata beliau, hari berpulangnya
Orang-orang berilmu kepada Yang Maha Kuasa

Beliau berpulang kala menjadi tamu Tuhan
Menunaikan ibadah haji terakhir kali
Meninggal di Mekah seperti yang diingini
Serupa doa yang kerap beliau munajadkan

Di Ma’la beliau beristirahat di keabadian
Berkumpul sahabat nabi sang teladan
Tinggal kita di sini dirundung kesedihan
Mendoakan disela isak kehilangan

Selamat jalan Syaikhana Maimoen Zubair
Teladanmu adalah keteduhan untuk ummat dan negeri ini yang mudah pecah diamuk marah. Al fatihah.

PicsArt_08-06-07.26.48SS-
Jakarta, 6 Agustus 2019

Lebaran Harum Kopi

2019-04-02-11-17-14-784

Ruangan yang harum membuat lebaran kian terkesan. Parfum kopi bisa menjadi pilihan.

Bau ruangan baik ruangan rumah maupun ruang mobil tentu mengganggu aktivitas silaturahmi saat Lebaran. Parfum kopi bisa menjadi pilihan agar ruangan tetap harum.

Salah satu parfum kopi yang bisa mebjadi pilihan saat Lebaran yakni parfum kopi dari Omah Aroma Kopi. Parfum kopi dari Omah Aroma Kopi bisa tahan sebulan. Jika aroma memudar, bisa diremas agar aroma kopi kembali menguar.

Bagi yang tertarik dengan parfum aroma kopi dari Omah Aroma Kopi, bisa menyambangi Instagram, Shopee, dan Bukalapak dengan akun Omah Aroma Kopi. Atau melakukan pemesanan via whatsapp 088980858874