Artis yang Cantiknya Awet

Artis-artis ini tetap cantik dan mempesona di usianya yang tak lagi muda. Siapa saja mereka?

1. Paramitha Rusady

Paramitha Rusady atau akrab disapa dengan nama Mitha dikenal sebagai pemain film sekaligus penyanyi. Mitha menjadi artis idola di era 80-an sampai 90-an. Selain aktif di dunia hiburan, Mitha juga kerap terlibat dalam kegiatan kampanye lingkungan Bersama sang kakak Ully Sigar Rusady.

Nyatanya, meski usia sudah melewati kepala lima, tidak banyak perubahan baik pada wajah maupun tubuh Mitha. Mitha tetap cantik di usianya yang sudah tidak lagi muda.

 

2. Sophia Latjuba

Penyanyi, model, sekaligus bintang film Sophia Latjuba yang sempat berganti nama menjadi Sophia Muller menjadi salah satu artis tanah air yang kecantikannya tidak luntur dimakan usia. Di usianya yang menjelang kepala 5, kecantikan dan bentuk tubuh Sophia tidak banyak berubah.

Bahkan, banyak selebritis yang kerap memberikan pujian atas kecantikan ibu dua anak yang sudah beranjak dewasa dan remaja ini. Seperti Ririn Ekawati, Rossa, Henidar Amroe, Memes, Robbi Purba, dan masih banyak lagi yang memberikan pujian untuk artis penyayang binatang ini.

 

 

3. Tamara Blezinsky

Artis Tamara Blezinsky menjadi idola remaja sekitar tahun  1990-an. Ibu dua anak ini juga menjadi ikon produk sabun yang bintang iklannya terkenal cantik-cantik.  Kini Tamara memilih tinggal di Bali. Ia juga masih berakting di layar lebar. Selain bermain film, artis blesteran ini juga aktif berkegiatan sosial.

 

Empat Tema Obrolan Anggun dan Najwa.Yang Keempat Bikin Gemes.

Ada empat tema yang menjadi obrolan Anggun ketika bertemu Najwa Shihab. Apa saja?

Anggun Cipta atau dulu dikenal dengan Anggun C Sasmi tertawa lepas ketika bertemu dengan Najwa Shihab yang akrab disapa Nana dalam program Catatan Najwa yang tayang di Narasi TV beberapa waktu lalu.

Berikut tema obrolan penyanyi yang sukses di Perancis dan baru saja menikah di Bali inj dengan jurnalis yang terkenal dengan program talkshow Mata Najwa.

1. Minimnya Solidaritas Sesama Perempuan
Menurut Anggun, sebagai sesama perempuan harus mempunyai solidaritas tinggi. “Harus saling mendukung,” kata Anggun. Namun faktanya tidak demikian. “Secara tidak sadar kita kerap kali perempuan malah menjatuhkan sesama perempuan,” ujar Najwa.

Najwa menambahkan sesama perempuan kerap memuji dengan nada nyinyir. Bahkan perempuan kerap berkomentar soal pilihan perempuan lain bahkan hal-hal di luar kontrol seperti bentuk perut perempuan ketika hamil, cara perempuan membesarkan anak, dll.

“Kita bertepuk tangan atas kesuksesan sesama teman perempuan. Maksudnya bertepuk tangan itu kita bukan kalah dalam persaingan,” kata Najwa.

Anggun kemudian menambahkan,”Justru itu memberi semangat.” Menurut Anggun girls compete with each other. Woman empower one another.

2. Support Via Vallen
Baik Anggun maupun Najwa Shihab men-support Via Vallen yang mengalami pelecehan seksual oleh pesepakbola nasional.

Menurut Anggun tidak seharusnya perempuan dihukum dua kali. Pertama dilecehkan oleh laki-laki. Kedua, disalahkan oleh kaum perempuan sendiri.

“Via Vallen kamu nggak sendiri,” kata Anggun. Kemudian Najwa Shihab menambahkan,” Ada Anggun. Ada Nana.”

3. Figur Ayah
Keduanya baik Anggun dan Najwa membicarakan figur ayah mereka. Ayah Anggun bernama Darto Singo dalah penulis buku anak. Anggun menceritakan salah satu buku karangan ayahnya berjudul Biru Darah Gadisku.

Sedangkan ayah Najwa Shihab bernama Quraish Shihab adalah seorang cendikiawan muslim yang meminta Najwa memperhatikan umat Islam, bangsa, menampilkan tuntunan agama dan budaya bangsa.

4. Haters
Anggun mengaku merasa gemes terhadap haters di dunia maya. “Gemes. Pingin gue cubitin satu-satu,” kata Anggun. Dalam menanggapi netizen yang nyinyir di medsos,

Anggun akan melakukan dua hal. “Mulainya nyinyir, sudah nyinyir, ada hinaan, kalau sudah gitu gue langsung blok. Atau di-mute.”

Menurut Anggun jika komentar nyinyir dibiarkan, akan menjadi norma baru. Anggun menegaskan kritik berbeda dengan hinaan, cacian. “Kritik itu memberi saran, bukan untuk menjatuhkan.”

Sepuluh Negara Paling Aman Bagi Perempuan

MDG : Gender violence against women : International Day Against Gender Violence

source unwrappingconfict.com

Australia menjadi negara paling aman bagi perempuan. Di luar dugaan, Sri Lanka dan Mauritius juga aman bagi perempuan.

Lembaga konsultan New World Wealth telah merilis daftar sepuluh negara paling aman bagi kaum perempuan. Di antara sepuluh negara tersebut, Australia dinilai paling aman seperti dirilis uk.businessinsider.com.

Berdasarkan survey yang telah dilakukan, lembaga ini mengklaim ada korelasi 92% antara pertumbuhan kekayaan, sejarah dan tingkat keselamatan perempuan. Menurut  2018 Global Wealth Migration Review yang dilakukan lembaga konsultan ini, Australia menduduki peringkat pertama sebagai negara paling aman bagi perempuan.

Peringkat berikutnya Malta dan Islandia. Namun Inggris tidak masuk sepuluh besar. Berdasarkan riset lembaga ini, kesepuluh negara paling aman tersebut menjadi destinasi  populer migrasi  kalangan orang kaya atau high net worth individuals (HNWI) di seluruh dunia. Kesepuluh negara tersebut juga mempunyai sejarah kesejahteraan sebuah negara yang bagus, pertumbuhan ekonomi yang kuat selama sepuluh hingga dua puluh tahun.

“Keamanan wanita adalah salah satu cara terbaik untuk mengukur potensi pertumbuhan kekayaan jangka panjang suatu negara, dengan korelasi  92 persen antara sejarah pertumbuhan kekayaan dan tingkat keselamatan perempuan,” tulis laporan tersebut.

Hasil riset juga mengungkapkan fakta bahwa berarti pertumbuhan kekayaan didorong oleh tingkat keamanan perempuan yang kuat di suatu negara. Australia adalah salah satu negara yang mempunyai perform terbaik untuk wealth market di dunia. Selama lebih dari sepuluh tahun kekayaan di Australia tumbuh sebesar 83 persen.

10 negara teraman untuk wanita tahun 2017 adalah:

1.Australia

2.Malta

3.Islandia

4.Selandia Baru

5.Kanada

6.Polandia

7.Monaco

8.Israel

9.Amerika Serikat

10.Korea Selatan

Peringkat negara paling aman berdasarkan pada prosentase populasi wanita masing-masing negara yang menjadi korban kejahatan berat selama setahun terakhir.

Negara teraman di masing-masing wilayah untuk Eropa antara lain Malta, Polandia, Monako, Islandia. Wilayah Asia Pasifik yakni Australia, Selandia Baru, Sri Lanka, Jepang, dan Korea Selatan. Wilayah Timur Tengah yakni Israel dan UAE. Wilayah Afrika yakni Mauritius, Botswana, dan Namibia. Sedangkan negara di benua Amerika yang aan bagi perempuan antara lain Amerika Serikat dan Kanada.

Riset mengharapkan negara-negara yang aman bagi perempuan, tingkat pertumbuhan ekonominya juga meningkat atau kekayaan negaranya ke depan lebih baik. Misalnya Mauritius dan Sri Lanka.

Negara yang paling tidak aman di dunia untuk wanita pada tahun 2017 antara lain Somalia, Sudan, Irak dan Suriah.