Merasa Hidup Seperti Template?

PicsArt_02-06-10.42.56

Ketika kamu merasa hidupmu membosankan, seperti template, kamu mungkin perlu melakukan hal-hal kecil.

Pernah ga sih kamu merasa bosan karena hidupmu seperti template. Kecil, remaja, dewasa, kuliah, bekerja, menikah.

Sejatinya ketika kamu merasa hidupmu seperti template, di saat itulah proses hidupmu normal seperti orang kebanyakan.

Jika mendadak ada perasaan bosan, itu hal yang wajar. Namanya juga perasaan, kan kadang datang, tapi juga ada kemungkinan menghilang.

Di balik rasa bosan menjalani ritme dan rutinitas hidup, sejatinya ada peluang-peluang kecil yang membuat hidupmu lebih berwarna.

Juga sebagai ungkapan syukur proses hidup kita berjalan normal saat orang lain mumgkin harus menjalaninya secara berbeda seperti tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Atau menganggur lama untuk mendapatkan pekerjaan. Atau belum menemukan jodoh padahal usia sudah matang.

Dengan melihat dari perspektif berbeda, sudah seharusnya kita mengelola rasa bosan agar tidak merugikan masa depan. Berikut trik mengatasi rasa bosan dalam hidup.

1. Lakukan hal-hal kecil yang tak biasa.
Misalnya ambil rute jalan berbeda seperti biasanya saat pergi dan pulang bekerja. Hal kecil lain yakni mencoba kuliner baru sekitar kantor yang belum pernah dicoba sebelumnya.

2. Aktivitas baru. Perasaan bosan, menjadi sinyal kamu perlu aktivitas baru. Kenapa tidak mencoba bergabung di satu komunitas yang punya minat sama. Kamu akan bertemu dengan orang-orang baru. Siapa tahu juga, dari hobby ini menjadi pintu baru bagi rezekimu.

3. Tidak harus langsung keluar kantor. Jika kamu merasa bosan dan tertekan dengan keadaan sekarang, bukan berarti kamu harus keluar kantor. Langlah resign dilakukan, jika kamu sudah mendapat job baru atau bisnismu sudah berjalan.

4. Lebih banyak membaca buku. Satu buku menawarkan banyak pengetahuan baru. Dengan banyak membaca, kamu akan mendapat banyak wawasan yang berpotensi mencerahkan harimu.

5. Batasi akses ke media sosial. Kalau lagi suntuk, sebel dengan jalan hidupmu yang kamu anggap membosankan, sangat biasa, sebisa mungkin menghindari aktivitas intens di media sosial.

Kegiatan membuka laman media sosial, akan membuatmu merasa hidupmu sangat memprihatinkan dan tidak ada apa-apanya dengan orang lain. Mengapa? Dengan melihat postingan orang lain yang sedang bepergian, atau posting barang-barang branded, capaian karir, prestasi, kamu akan semakin tertekan dan membenci hidupmu sendiri.

6. Pelihara hewan. Memelihara hewan bisa menjadi alternatif untuk mengurangi kebosanan dalam menjalani hari-hari yang terasa melelahkan. Mereka bisa menghadirkan kesenangan juga mendatangkan perasaan dibutuhkan.

7. Aktif mendengarkan ceramah agama. Tentunya, kita juga harus kritis dalam memilih guru agama. Harus dilihat akhlaknya, garis keilmuannya. Pasalnya, jika salah memilih guru mengaji, akibatnya malah bisa membuat frustasi. Jadinya bertambah problemnya, bukan hanya bosan, tetapi juga frustasi.

Guys, tidak selalu yang terasa membosankan itu harus diakhiri. Karena hidup merupakan proses pengulangan, proses penuaan dari yang baru menjadi lama dan terbiasa. Tinggal kita bagaimana mengisinya.

Jika rasa bosan datang, sikapi secara matang. Toh rasa yang ada bisa saja menghilang. Tinggal sikap kita, mau dibelenggu oleh rasa bosan, atau kita memilih mengelolanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s