Yang Dilakukan Ketika Orang Lain Mengeluh Mendengar

Mendengar orang mengeluh secara terus menerus dan berulang bukan hal menyenangkan. Bagaimaan menyikapinya?

PicsArt_10-03-10.37.57

Dari sekian banyak teman atau kolega, pasti ada yang kerap mengeluh. Bagaimana kalau si pengeluh ini sahabat, teman kerja, atau pasangan kita.

Kebayang kan, kalau pagi hari pas kita duduk di meja dia sudah mengeluhkan kondisi jalan yang macet. Padahal kita juga mengalami hal sama. Kira-kira menurutmu mengganggu tidak?

Nah jika kamu punya orang dekat yang suka mengeluh, tips dari psychologytoday.com di bawah ini bisa dipraktekkan.

1 Jangan mengeluh tentang keluhan. Meskipun kamu kesal mendengar dia mengeluh terus-menerus, sebisa mungkin hindari mengeluh tentang keluhannya. Pakai kalimat yang tone-nya lebih positif agar kamu tetap semangat.

Misalnya jika dia mengeluh soal macet, kamu bisa bilang,” Memang nyebelin sih. Ya udah ngeteh dulu saja biar rileks.”

2. Jangan memberi saran atas keluhannya. Karena dia hanya ingin mengeluh, melepas emosinya.

Misalnya kamu mendengar dia mengeluh jalanan macet. Kamu tak perlu ngasih saran ke dia yang masih kesal karena jalanan macet. Atau malah ceramah panjang lebar. Simpan dulu argumen dan ceramahmu.

“Memang macet tiap hari. Daripada kamu ngeluh terus2an, kan pas macet bisa dipakai untuk baca buku, berita dari HP. Atau buat dzikir, baca sholawat.”

Simpan argumen dan ceramahmu saat dia mengeluh. Karena hanya membuat dia semakin kesal. Saranmu bisa disampaikan jika dia sudah rileks dan dengan ucapan yang tidak terkesan menggurui.

3. Jangan membuat drama atas keluhannya. Misalnya dia mengeluh soal macet. Kamu malah ikut-ikutan mengeluh soal macet bahkan sampai ngomong kasar, ngumpat kan jadinya malah aneh ya. Yang awalnya mengeluh siapa, eh kamu malah yang bersemangat ngumpat.

4. Kasih Tahu Keberatanmu. Jika temanmu atau pasanganmu terus-terusan mengeluh, dan kamu merasa sudah mengganggu hari-harimu, sebaiknya ungkapkan keberatanmu dengan bahasa baik dan tidak menyinggung perasaannya.