“Puluhan Terowongan Demi Mount Sorak”

Perjalanan dari Seoul ke Mount Seoraksan alias Mount Sorak memakan waktu kurang lebih 3 jam. Uniknya, kita akan melewati puluhan terowongan di sepanjang jalan tol yang jumlahnya sangat banyak, sepertinya lebih dari 20 terowongan. Pemandangan di kanan kiri jalan terbilang cantik dan lumayan lengkap. Mulai dari Sungai Han nan  eksotis, jembatan “bunuh diri” di atas Sungai Han, pepohonan menyajikan warna daun khas autumn.

 


Bagaimana dengan Mount Sorak? Berdasarkan literatur dari Wikipedia Mount Sorak adalah puncak tertinggi dari rangkaian Pegunungan Taebaek (태백산맥), terletak di provinsi Gangwon, sebelah timur Korea Selatan. Di area pegunungan ini terdapat taman dengan ikon berupa beruang dengan nama Mt Seoraksan National Park.

Posisi patung beruang ini berada sekitar 200 meteran dari gate kedatangan. Pengunjung biasanya berfoto di gate kedatangan yang bisa kita sebut dengan gapura. Selain berfoto di bawah gapura, pengunjung bisa berfoto di patung beruang dengan tulisan Seoraksan National Park.

Di Korea ada Taman Nasional Seoraksen di Indonesia ada Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan Kebun Raya Cibodas-nya. Bedanya, untuk menuju Taman Cibodas pengunjung bisa naik angkot haha. Kalau di Mt Sorak pengunjung harus menyewa taksi dan merogoh kocek lagi untuk sampai di puncaknya karena harus naik cable car.

Di sepanjang jalan menuju lokasi cable car pengunjung bisa menikmati hawa sejuk pegunungan bahkan cenderung dingin. Juga menikmati indahnya warna warni daun yang hanya bisa dilihat dari foto dan video bagi kita yang tinggal di Indonesia. Di sepanjang jalan menuju puncak (mirip lagu kontes bakat di Indosiar ya haha) ada banyak spot foto yang instagramable. Seperti bangunan kafe dengan ornamen klasik. Sambil foto bisa juga menyesap kopi di kafe-kafe cantik. Selain itu pengunjung bisa gelendotan di pohon,gelayutan,atau ndelosor di tanah demi foto bersama daun-daun kuning, oranye, kemerahan yang berguguran.
.
Setelah membeli tiket cable car, pengunjung antri menunggu giliran naik kereta gantung. Ukuran cable car lumayan besar, bisa menampung sekitar 20 orang. Perjalanan menggunakan kereta gantung memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit dengan pemandangan gunung di bawahnya. Begitu keluar dari kereta gantung , pengunjung harus berjalan kaki lagi menuju puncak Mt Sorak.

Perjalanan menuju puncak Mt Sorak lumayan variatif. Kadang datar, kadang naik, kadang turun sebentar. Tetapi sebagian besar naik karena menuju puncak. Iya kan? Meskipun lumayan melelahkan, tetapi pemandangan alam di kanan kiri jalan memberikan energi, dan menyegarkan mata. Jangan kaget jika selama di perjalanan akan banyak bertemu dengan turis dari Indonesia. Setelah berjalan sekitar 20 hingga 30 menit, pengunjungan akan mencapai puncak dengan gundukan tanah berwarna terang.

Sepintas perjalanan menuju puncak Mt Sorak, suasananya mirip ketika berada di Tangkuban Perahu haha