Akhir dari Drama Wajah Babak Belur Bu Ratna

 

Rtna Sarumpaet

Setelah  memunculkan pro dan kontra, kini Ratna membawa berita baru. Bahwa wajah babak belurnya tidak dianiaya, tetapi hasil dari operasi plastik. Nah lho…

Selama dua hari publik digegerkan dengan muka aktivis senior yang lebam. Spekulasi pun berdatangan. Terlebih dengan pengakuan Ratna kepada Prabowo, Fadli Dzon, Sandiaga, dan tim pemenangan Prabowo Sandi yakni Dahniel dan Nanik S Deyang.

Dalam pertemuannya dengan kelompok oposisi tersebut, Ratna mengaku dikeroyok oleh tiga orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September saat mengikuti seminar di kota kembang tersebut. Cerita pengeroyokan itu terdengar sadis yang langsung memunculkan prasangka dan simpati dalam waktu bersamaan.

 

source : Instagram.com/kumparan.com

Dalam akun twitternya @RatnaSpaet juga men-tweet, “Semalam dipukul sekelompok orang. Saat ini keadaan babak belur. Hei kalian beraninya sama ibu-ibu. Apa kalian gak punya ibu? Lahir dari apa kalian?” Bukan hanya menulis tweet, Ratna juga mempsoting foto wajahnya dengan mata Lebam.

Menanggapi cuitan Ratna, politisi partai Gerindra Rachel Maryam melalui akun twitter-nya menyatakan,” Innalillahi bunda.” Sementara anak Amien Rais yakni Hanum Salsabila Rais dalam cuitan twitter dan insta story Instagram terlihat lebih emosional. Ia mengutuk kekerasan yang dilakukan terhadap Ratna.

Dari tulisan yang diunggah Hanum, ia menuding ada pihak yang tidak senang dengan keberanian seorang Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman yang saat ini keduanya berada di kubu oposisi. Bahkan, Hanum menuduh pengeroyokan tersebut adalah perintah biadab. Hanum memuji Ratna adalah seorang pendekar dan seorang Tjut Nyak Dien.

Politisi sekaligus anak dari penguasa orde baru Titiek Soeharto juga angkat bicara atas pengakuan Ratna. Ia menyatakan bahwa pengeroyokan Ratna adalah bentuk pelangaran hak asasi manusia (HAM).

Politisi Gerindra Fadli Dzon mengutuk penganiayaan terhadap aktivis Ratna. “Mbak Ratna Sarumpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas. Jahat dan biadab sekali,” demikian cuitan Fadli lewat twitter.

Bahkan capres Prabowo Subianto menggelar konferensi pers terkait  pengeroyokan Ratna. Poin-poin yang disampaikan Prabowo menyikapi isu pengeroyokan Ratna antara lain pengeroyokan tersebut melanggar HAM, menciderai demokrasi, Amien Rais juga mengecam dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet, persekusi terhadap Neno Warisman, dan pembunuhan ustadz. Amien menyatakan pihaknya akan melaporkan peristiwa tersebut kepada Kapolri.

Ketua Mahkamah Konstitusi era SBY Mahfoud MD dalam twit-nya mengutuk kekerasan yang dialami Ratna jika itu terjadi dan mengutuk pihak-pihak yang menyebarkan hoax jika itu tidak terbukti. Ia juga mempertanyakan luka di wajah Ratna, yang menurut dokter bedah, terkesan aneh.

Sementara keterangan berbeda datang dari penyanyi sekaligus dokter bedah plastik dr Tompi berujar,” Gila menjadikan bengkak operasian sebagai akibat dikeroyok massa. Mereka sedang membodohi diri sendiri. Dan jika kita rakyat tertipu dan terbawa amarah, ini contoh bagus bagaimana oknum politisi memainkan jurus-jurus.”

Keterangan berbeda juga muncul dari Kepolisian Jawa Barat. Setelah memeriksa bandara, dan CCTV, pihak kepolisian mengklarifikasi tidak adanya penganiayaan di bandara Husein Sastranegara pada 21 September. Pihak kepolisian juga tidak menemukan nama pasien bernama Ratna Sarumpaet pada tanggal tersebut. Faktanya, pada tanggal tersebut juga tidak ada event seminar yang dimaksud Ratna.

Kepolisian kemudian menggunakan lokasi telepon genggam. Dari sana kemudian muncul fakta baru bahwa Ratna pada tanggal pengeroyokan tersebut yakni dari tanggal 20 sampai 24 September berada di Jakarta. Dari telepon, akhirnya polisi menemukan fakta baru bahwa Ratna pada tanggal tersebut berada di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Pihak rumah sakit mengkonfirmasi bahwa Ratna memang menjalani operasi bedah plastik.

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean menyanggah keterangan polisi bahwa Ratna melakukan operasi plastik di RS Bina Estetika yang menyebabkan wajahnya bengkak. “Jika Ratna operasi plastik, kok tidak cantik?”

Fakta-fakta yang dibeberkan kepolisian dan komentar dari Dr Tompi akhirnya dibenarkan oleh Ratna Sarumpaet. Ratna mengakui kalua dirinya telah berbohong karena takut ditanya anak-anaknya. Ia juga meminta maaf kepada Prabowo karena telah membohongi Capres dari Gerindra.

“Saya dengan sangat memohon maaf kepada Pak Prabowo, terutama Pak Prabowo Subianto, yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat. Tapi saya berjanji akan memperbaiki yang memberikan perjuangan kami yang sekarang terhenyak,” ujar Ratna di kediamannya, Jl. Kampung Melayu Kecil V/24, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) seperti dilansir detikcom.

“Saya memohon maaf kepada Pak Amien Rais yang dengan sabar mendengar kebohongan saya,” sambungnya. Ratna juga meminta maaf kepada teman-temannya di Koalisi Adil Makmur.

Dengan pernyataan dari Ratna Sarumpaet, jagad persilatan yang semula gaduh dan goncang pun kembali tenang sebentar.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s