Delapan Fakta Menarik Wewey Wita

 

wewey

Besar dalam keluarga keturunan Tionghoa yang serba kekurangan, tidak membuat semangat Wewey untuk menjadi juara sirna. Melalui pencak silat, Wewey sukses menjadi cahaya bagi keluarga dan bangsa.

Salah satu atlet pencak silat Indonesia Wewey Wita diajak nge-vlog Presiden Joko Widodo usai peristiwa bersejarah yakni pelukan pesilat peraih medali emas Hanifan ke Jokowi dan Prabowo. Wewey sendiri menyumbang medali emas ke-30. Siapa nyana, perjalanan hidup Wewey Wita tidak seindah yang dibayangkan kebanyakan orang. Karena stigma yang tertanam di sebagian besar masyakarat kalau orang keturunan Cina pasti kaya. Berikut fakta menarik Wewey Wita.

1.Keturunan Tionghoa asal Ciamis
Wewey Wiwi lahir dari orang tua keturunan Tionghoa dan sang bapak berkewarganegaraan Singapura. Ibu Wewey berasal dari Ciamis, Jawa Barat. Nama lahir Wewey adalah Yeo Chuwey.

2.Bukan dari keluarga kaya
Stigma yang tertanam pada sebagian besar orang Indonesia adalah bahwa Cina itu kaya. Kenyataannya tidak demikian dengan keluarga Wewey. Orang tuanya jatuh miskin setelah usaha ayahnya di bidang kayu gulung tikar gara-gara ditipu koleganya. Orang tua Wewey pun balik ke Ciamis dan tinggal di kontrakan.

Kedua orang tua Wewey mencoba berjualan bakso hingga toko kelontong. Tapi nasib baik belum menyapa keluarganya. Hingga suatu ketika karena tidak mampu bayar, listrik di rumah orang tua Wewey diputus. Untuk men-charge ponsel milik ayahnya, yang merupakan harta berharga satu-satunya, Wewey menumpang di tetangga. Ada ucapan menyakitkan dari tetangga Wewey yang membekas hingga sekarang saat ia numpang nge-cahrge. “Memang listrik punya nenek moyang lu?”

Untuk membantu ibunya, Wewey kecil kerap main gundu dan kartu. Ia sering menang jika main gundu dan kartu dan uangnya diberikan ke ibunya. Wewey juga kerap membeli jajajan yang ada uang Rp 5 ribu di dalamnya dan dikocok sebelumnya untuk diberikan ke ibunya.

3.Masuk di cabor yang tidak lazim bagi warga keturunan Tionghoa
Warga negara keturunan biasanya aktif di cabang olahraga wushu, kungfu, basket, bridge, bulutangkis. Namun tidak demikian dengan Wewey Wita. Ia masuk dalam olahraga pencak silat yang lebih dekat dengan unsur keIndonesiaan.

4.Didaftarkan guru ikut lomba pencak silat.
Perkenalan Wewey dengan pencak silat terjadi secara kebetulan. Guru sekolah mendaftarkan Wewey yang saat itu kelas 4 SD ikut lomba pencak silat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena tidak bisa mengembalikan uang pendaftaran dan takut durhaka,akhirnya Wewey mengikuti lomba. Berat badan Wewey yang melewati ambang batas, akhirnya diterjunkan ke lomba melawan anak SMP. Hanya dengan persiapan dua hari Wewey harus bertanding melawan anak SMP. Di luar dugaan Wewey menang.

5.Usia Kurang dari Persyaratan
Setelah berprestasi dalam kejuaran antar pelajar, saat usia 14 tahun Wewey ikut lomba mewakili Kabupaten Ciamis di ajang pekan olahraga daerah. Karena usianya kurang dari ketentuan, yakni 17-35 tahun, akhirnya usia Wewey dipalsukan menjadi 17 tahun.Lagi-lagi Wewey kembali menang menjadi juara melawan orang-orang yang usianya di atas dia. Dari kejuaran itu Wewey mendapat uang Rp 10 juta yang diserahkan kepada orang tuanya untuk menghidupi kelima adiknya

6.Sudah bertanding 15 tahun
Wewey kemudian bergabung PPLP di Bandung. Ia kemudian mengikuti pertandingan demi pertandingan untuk membantu ekonomi keluarganya. Total sudah 15 tahun Wewey bertanding. Tahun ini Wewey kembali berlaga di Asian Games dan berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia. Semangat Sang Juara!

7.Kekasihnya atlet juga
Wewey saat ini menjalin hubungan serius dengan atlet pencak silat bernama Denny Aprisandi. Denny tergabung dalam PSHT Palembang. Saat Wewey ikut berlaga di Asian Games, Denny terlihat memberikan dukungan.

 

8.Pernah menjadi model hijab sporty
Dalam salah satu postingan instagramnya, Wewey terlihat menggunakan hijab instan model sporty yang praktis digunakan untuk aktivitas olahraga. Ternyata Wewey menjadi model dari merek hijab sportiy tersebut.

IMG_20180830_231242

Dalam sebuah wawancara dengan liputan 6 Wewey mengungkapkan apa yang memotivasinya selama bertanding di Asian Games 2018. “Mungkin kalau saya pribadi ada energi tambahan karena ini adalah negara kita. Rumah kita banyak sekali masyarakat yang mendoakan dan mendukung, serta bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Mungkin kami semua ingin memberikan yang terbaik. Jadi itu kunci kami bisa sukses,” terang Wewey

Quotes “Jika boleh jujur, aku sebenarnya sudah letih. Namun di sisi lain kerja belum selesai, belum apa-apa. Aku akan berhenti jika sudah memberikan yang terbaik bagi bangsaku, negaraku: Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s