Cerita Lena dan Leni : Dari Pemulung Menjadi Atlet Nasional

 

Lena

source: Instagram.com/lenitwins

Keinginan sederhana Lena Leni agar bisa bersekolah gratis dengan berprestasi di tim sepak takraw sekolah, mengantarkan keduanya menjadi atlet nasional.

Semangat membuat hidup yang sulit menemukan secercah harapan meski keadaan sedang terhimpit. Seperti bara semangat dari atlet kembar nasional cabang olahraga (cabor) sepak takraw Lena dan Leni.

Memulung dan Cuci Piring

Lenisource : Instagram.com/lenitwins

Lena dan Leni lahir dan dibesarkan di Tukdana, Indramayu, Jawa Barat dari lingkungan keluarga yang serba kekurangan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani dan ibunya seorang ibu rumah tangga.

Keterbatasan ekonomi orang tua “memaksa” kedua gadis kembar ini harus mencari uang seusai jam pulang sekolah sejak usia belia. Saat duduk di bangku SD keduanya harus memulung untuk menyambung hidup. Saat duduk di bangku SMP keduanya harus bekerja membantu cuci piring di kantin sekolah dan mencuci baju tetangga untuk menambah uang saku sekolah.

Sepak Takraw Untuk Sekolah Gratis
Memasuki bangku SMA, keduanya juga masih menghadapi masalah biaya sekolah. Meski secara keuangan orang tua tidak men-support keduanya karena hidup di tengah serba kekurangan, keduanya tetap semangat sekolah.

Kebetulan keduanya mendapat informasi jika masuk tim sepak takraw dan berprestasi akan dibebaskan dari biaya sekolah. Terdorong keinginan bebas biaya sekolah, Lena dan Leni bergabung di tim sepak takraw sekolah. Namun, keduanya tidak mempunyai uang untuk membeli sepatu sepak takraw. Lena dan Leni menggunakan uang hasil memulung untuk membeli sepatu sepak takraw.

Siapa nyana prestasi dara kembar ini terus melejit bukan hanya tingkat sekolah. Tetapi juga tingkat pekan olahraga daerah dan berlanjut ke pekan olahraga nasional. Keduanya mengikuti tiga kali PON tahun 2008, 2012, dan 2016.

Atlet Nasional
Kini Lena dan Leni masuk dalam tim sepak takraw yang bertanding di Palembang dalam event Asian Games 2018. Keduanya pernah berlaga di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan dan berhasil menyumbang dua mendali perunggu. Pada Sea Games Sea Games 2017 keduanya menyumbang medali perak.

Selain sukses menjadi atlet nasional, Lena dan Leni juga telah mengajak orang tuanya berkunjung ke baitullah. Bahkan keduanya telah dua kali menyambangi tanah suci.

Menurut Leni dalam akun instagramnya, prestasi yang diraihnya bersama saudara kembarnya itu butuh proses. “Semua butuh proses. Prestasi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.”

Mengenai perjuangan hidupnya yang tidak gampang, dalam salah satu postingan instagram Leni berujar, “ Kehidupan ini keras saudara. Tapi jangan gampang menyerah dengann keadaan. Allah tidak akan merubah jika kita tidak merubahnya sendiri. Semua butuh proses. Perjuangan dan doa. Yakinlah Allah akan memberi jalan kepada hambaNya yang mau berusaha dan berdoa.”
Sukses dan semangat atlet kita!

About the Author

Posted by

It's about fashion, beauty, food, traveling, career, love, motivation, story, poetry and life. Follow IG @lemonpolka YouTube @elpechannel

Categories:

Hype, Inspiring Women, Life

Add a Response

Your name, email address, and comment are required. We will not publish your email.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

The following HTML tags can be used in the comment field: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <pre> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: