Tips Mengatasi Kekecewaan

disappointment Me.me

source: Me.me

Karena Tuhan menganugerahkan emosi kepada manusia, maka wajar jika dalam hidupnya manusia acap kecewa. Namun, kekecewaan yang berulang akan membuat hidup kita menjadi terlihat buram. Untungnya sebagai manusia berakal kita diberi peluang untuk mencari jalan keluar. Agar kamu tidak dirundung kekecewaan terus menerus, berikut tips mengatasi kekecewaan seperti dimuat dalam positivelypresent.com.

1. Biarkan diri merasa kecewa. 

Terimalah kondisi dirimu yang sedang kecewa. Tidak apa-apa untuk merasa kecewa. Bahkan kecewa untuk hal kecewa. Misalnya kamu sudah menyetel alarm jam 05.00 WIB karena ingin berangkat ke kantor lebih awal. Ternyata kamu bangun pukul 05.30 WIB dan ternyata kamu mematikan kembali alarm ketika weker berbunyi dan memilih tidur kembali. Biarkan diri kita mengalami apa pun yang  kita rasakan.

Sejatinya kekecewaan besar atau kecil memang tidak menyenangkan. Tetapi jangan memikirkan ketidaksenangan karena kekecewaan yang dialami. Rasakan, duduklah sebentar. Terima kekecewaan yang ada. Namun, jangan biarkan kekecewaan menggerogoti semangat hidup anda. Jadi, terima kekecewaan yang ada dan jangan biarkan ia berlama-lama dalam diri kita. 

2. Dapatkan beberapa perspektif dari rasa kecewa dan lihat gambar besarnya.

Tidak peduli seberapa keras rasanya, Anda harus mengambil langkah mundur dan mendapatkan beberapa perspektif. Jika Anda menghadapi kekecewaan kecil, ini cukup mudah. Misalnya, saya mungkin akan kecewa karena kekuatannya mungkin akan keluar, tapi saya dapat berterima kasih atas semua hal indah yang masih saya miliki yang tidak melibatkan listrik (cinta, kesehatan, dan lain-lain). Bila dihadapkan pada kekecewaan besar, perspektif bisa jadi sulit didapat jadi jangan takut merekrut orang yang dicintai untuk membantu Anda melihat gambaran besarnya. Dan, untuk menambah inspirasi, buatlah daftar segala sesuatu yang berjalan baik dalam hidup Anda.

3. Lihatlah apakah ada sesuatu yang bisa diubah.

Jika kita tidakmenyukai sesuatu sesuatu, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencoba mengubahnya. Terkadang ketika kita merasa tidak berdaya ketika mulai kecewa. Namun setelah mengambil jeda kita mulai menemukan ada sesuatu yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau mengurangi kekecewaan.

Cobalah mulai berbicara dengan diri sendiri dan mengidentifikasi hal spesifik apa yang membuat kita kecewa. Setelah itu kita mulai mencari tahu soal apa yang bisa membuat kita merasa puas, terinspirasi, atau termotivasi.

4. Merevisi sudut pandang jika perubahan bukanlah pilihan.

Setelah kita menentukan bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubah situasi, pilihan terbaik adalah mengubah cara pandang kita dalam melihat sesuatu. Mengasihani diri sendiri dan putus asa karena sesuatu tidak berjalan seperti yang diharapkan dan tidak melakukan apapun saat kecewa datang bukanlah pilihan tepat.

Jika kita ingin mengatasi kekecewaan dengan cara positif, kita harus merubah pemikiran. Renungkan kembali hal atau situasi yang membuat kita kecewa kemudian temukan cara untuk membingkai ulang tentang peristiwa atau hal tersebut di dalam pikiran kita. Buatlah daftar atau list tentang alasan mengapa kekecewaan kita terhadap peristiwa atau sesuatu hal tersebut sebenarnya ada sisi positifnya. Setelah itu kit akan mulai melihat situasi atau hal yang membuat kita kecewa dari perspektif baru.

5. Percaya bahwa kita memiliki harapan.

Saat seseorang sedang kecewa berat, akan merasa sangat terpukul, tidak percaya dengan beragam motivasi yang telah menyemangatinya selama ini, merasa tidak ada lagi harapan, dan putus asa dan mulai tidak percaya bahwa segala usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil seperti yang diinginkan. Jika kondisi ini terjadi, maka jangan biarkan kekecewaan anda yang begitu dalam mendorong anda kepada sebuah kondisi lebih buruk lagi, merasa putus asa, tidak ada harapan, enggan berusaha dan memilih berdiam diri.

Mulailah menyemangati diri sendiri, mengingatkan diri sendiri bahwa harapan selalu ada ketika kita masih bernafas di dunia. Percaya bahwa kita masih mempunyai harapan-harapan baik. Hal lain yang perlu dipahami adalah bahwa yang mengalami kekecewaan bukan hanya kita saja. Orang lain pun juga mengalami hal yang sama. Namun, kekecewaan yang dirasakan seseorang, dampak dan waktunya tidak sama untuk setiap orang. Ada yang memilih segera menyadari kekecewaan dan mulai lagi menumbuhkan harapan.

Namun, ada juga yang akhirnya memilih berkubang dengan rasa kecewa dan enggan bangkit untuk kembali menanam benih-benih harapan. Mengatasi kekecewaan mutlak dilakukan jika kita ingin hidup kita lebih berkualitas dan bisa melanjutkan hidup dengan perasaan lebih tenang.Bagaimana caranya? Seperti tip-tips di atas. Sadari bahwa kita kecewa, lepaskan kekecewaan, kemudian fokus kepada hal-hal baik yang ada dalam diri dan hidup kita.Memang tidak selalu mudah. Tapi kita patut mencoba. There is a will there is a way 🙂  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s