Kopi dan Memori

Dari secangkir kopi

kuhirup kembali jejakmu

dari jalanan bertabur

bedak pesona sebuah cerita

yang kueja sebagai memori

Namun waktu membungkam

mimpi di persimpangan

terpaku di jembatan bimbang

mengutuk hari yang terus berjalan

Maka kucoba kususur tapakmu

mengikuti arah mata angin

mungkin akan kuhirup aromamu

pada secangkir espresso

yang membuatku linglung

berjalan menyisir masa lalu

menyesap pahit menggigit

dalam tiap teguk kenangan

getir yang enggan mekar.

-SS-

Kamera

Di mana kamera

Yang biasa kau bawa

Bersama kesedihan

Yang kerap menghunjam

Sepotong jantung kenangan?

Kau taruh di mana

Blitz yang menyulap

Muka kelabu dibekuk muram

Menjadi rona terang

Wajah yang menyimpan gelisah

Sedih dan kecewa tertimbun pasrah

Karena ingin hanya sebatas pendam

Tanpa berani mengartikulasikan

Ketika Bu Risma dan Strawberry Kepolen Lumer Di Mulut

Dalam sebuah postingan di instagram penyanyi dangdut Inul Daratista menulis caption “Ditinggal Mas Adam tidur duluan, aku ‘selingkuh’ dengan mas cokro. ” Inul terlihat memegang piring berisi cake. Ternyata, mas cokro yang dimaksud Inul adalah varian cake cokelat besutannya sendiri yang baru diresmikan pada 11 November 2017 di gerai Inul Cakes and Pastry di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Inul mengaku mengelola sendiri bisnis kuenya.

Uniknya, nama-nama cake besutan Inul terbilang sangat lokal alias Jawa banget. Seperti Bu Risma singkatan bolu rasa istimewa telor asin dengan harga Rp 89 ribu.

Bagi penyuka abon daging ayam bisa memilih suami Inul Cak Adam eh cake Cak Adam alias cake abon isi daging ayam seharga Rp 92 ribu.

Varian lain namanya seperti anak Inul yakni Cak Ivan atau cake isi vanilla pandan. Harga varian ini paling murah yakni Rp 69 ribu.

Cak Kartolo yang sekilas namanya mirip dengan bintang film jaman dulu menjadi cake pilihan penyuka ubi. Cak kartolo kepanjangan cake karo topping telo dengan harga Rp 82 ribu.

Nama unik lain dari cake Inul yakni Bude Juwariah atau singkatan bolu dengan keju wuakeh dan meriah dengan harga bandrol Rp 89 ribu.

Varian terakhir yakni Mas Cokro yang merupakan singkatan emas cokelat kroisan dengan harga bandrol Rp 89 ribu. Mas cokro menjadi best seller Inul cakes and pastry dengan butiran emas cokelat di dalamnya.

Berbeda dengan kue kekinian artis lain, cake Inul tampil dengan topping detail di atasnya. Harga bandrol kue juga lebih mahal ketimbang kue artis lain dengan harga kisaran rata-rata Rp 80 ribuan hingga Rp 90 ribuan.

Secawan Pandan dan Strawberry Kepolen

Vallens cake milik Via Vallen yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Solo,Jawa Tengah dan Jalan Dharmahusada Surabaya, Jawa Timur itu juga mempunyai nama varian cake unik diambil dari judul lagu penyanyi dangdut yang hits dengan lagu “Sayang”.

Seperti Strawberry Kepolen yang mirip dengan judul lagu Via Vallen yakni Kimcil Kepolen. Varian lain yakni Secawan Pandan yang diambil dari judul lagu Via Vallen “Secawan Madu.”

Untuk nama fans Via yang dikenal dengan Vyanisty menjadi inspirasi cake Melonisty. Varian Vallens cake yang lain yakni Sawangan cheese, taro lovers, via choco dengan crunchy di luar dan rada cokelat di dalam. Juga dua varian anyar yakni tiramisu welase dan choco valecheese.

Semua varian cake Vallens cake dalam bentuk hati atau love dengan topping crumble, parutan keju, atau mesis. Harga kue Vallens cake mulai dari Rp 49 ribu untuk via choco dan paling mahal sawangan cheese Rp 54 ribu.

Peringkat Kue Kekinian Artis: Review Dari Seleb dan Vlogger

Setahun belakangan banyak artis tanah air yang merambah bisnis kue dengan tampilan ciamik. Sebagian besar kue para seleb ini merupakan kombinasi cake atau bolu dan pastry dengan topping dan filling beragam.

Bedanya hanya pada susunan cake, puff, filling, dan bentuk cake. Misalnya semarang wife cake milik Chelsea Olivia bentuknya bulat dengan layer puff dan topping menarik.

Cake kekinian milik pedangdut Via Valen juga tampil dengan bentuk anti mainstream yakni love atau hati. Dengan crumble topping dan bentuk hati, cake via vallen dengan nama vallens cake ini terlihat beda.

Atau Makassar Baklave milik Organ Hakim yang berupa pir dengan topping dan filling beragam.

Di luar itu, seperti lazimnya cake pada umumnya, kue kekinian para seleb ini berbentuk kotak persegi panjang. Seperti kastera besutan Luna Maya. Kastera merupakan pillow cake berasal dari Korea Selatan dengan filling keju di dalamnya. Packaging kastera terbilang unik dengan tampilan huruf korea.

Cake Terenak Versi Raditya Dika dan Pandu

Komika Raditya Dika beberapa waktu lalu bersama Komika Pandu mereview kue kekinian milik artis. Seperti Realy Cake (Prilly Latuconsina), Bandung Makuta (Laudya Cynthia Bella), Gigi Eat Cake (Nagita Slavina), Makassar Baklave (Irfan Hakim), dan Cakekinian (Arif Muhammad).

Really Cake dari Prilly Latuconsina yang dibanderol dengan harga Rp 70 ribu dinilai cukup enak. “Ini kuenya lembut, tapi ada kenyalnya juga dan lumer di mulut. Ini lebih mirip bolu ya. Dan menurut gue menarik nih, jadi ada croissant-nya di bawahnya. Jadi, rasanya kayak berantem gitu, tapi enak sih,” ungkap Radit.

Gigi Eat Cake dari Nagita Slavina dengan harga Rp 60 ribu sangat enak. “Ini enak banget. Bolunya itu berasa full tapi nggak bikin enek. Ini takarannya pas banget. Selai blueberry-nya juga enak banget,” kata Raditya yang disetujui Pandu.

Keduanya kemudian mencoba Cakekinian milik vlogger Arif Muhammad atau Arif Pocong dengan harga Rp 58 ribu yang dinilai Raditya cukup enak.

Kue kekinian selanjutnya yang direview yakni Makuta milik Laudya Cynthia Bella dengan range harga Rp 65 ribu. “Bolunya agak tawar, enggak semanis yang lain. Bolunya sih terus terang enggak seenak yang lain,” jelas Raditya.

Kue terakhir yang diicip Raditya dan Pandu yakni Makassar Baklave dari Irfan Hakim dengab harga Rp 65 ribu dinilai sangat enak. Makassar Baklave berbeda dengan cake kekinian lain karena merupakan pie.

“Ini sumpah enak banget. Ini kayak campuran dari tekstur yang lumer jadi satu. Enak banget,” tutur Raditya. “Iya, baru di sini doang, wanginya sudah tercium bang,” ujar Pandu.

Keduanya kemudian memberikan peringkat untuk kue paling enak. Kue paling enak versi Raditya yakni Makassar Baklave punya Irfan Hakim. “Kalau gue boleh milih banget, kue yang bakal gue makan kalau pas nganggur ya Makassar Baklave,” ujar Raditya.

Kue kekinian terlezat menurut Pandu yakni kue milik Nagita Slavina Gigi Eat Cake. Menurut Pandu rasa blueberry sangat enak dan berbeda dengan empat kue lainnya. “Kalau gue sih lebih suka yang punya Gigi. Itu enak banget bang. Rasa blueberry.”

Medan Napoleon: Cake Terenak Versi Fitri Tropica

Presenter Fitri Tropica yang akrab disapa Fitrop mereview kue kekinian artis via Youtube pada Minggu (18/6/2017).

Kelima kue yang direview Fitrop dengan mata tertutup (blind tes) yakni Medan Napoleon (Irwansyah), Bandung Makuta (Laudya Cynthia Bella), Cirebon Sultana (Indra Bekti), Surabaya Patata (Ria Ricis), dan Gigi Eat cake (Nagita Slavina).

Kue pertama yang disodorkan kepada Fitrop yakni Bandung Makuta. Menurut dia Makuta rasanya lumayan enak tidak terlalu manis. “Rasanya sih cokelatnya enggak terlalu cokelat, terus ada pastry-nya. Rasanya enak sih, lumayan. Dari semuanya, nilainya delapan.”

Kue selanjutnya yang disodorkan yakni Surabaya Patata. Menurut Fitrop kue patata lezat dengan nilai 8,5.

Fitrop kemudian mencicip Gigi Eat Cake yang dinilai rasa cokelatnya kurang terasa, kue terlalu kering dan tidak sesuai dengan seleranya. Ia memberikan nilai 7 untuk Gigi eat cake.

Fitrop kemudian mencoba Cirebon Sultana punya Indra Bekti. Menurut dia kue Sultana kering. Ia memberikan nilai 8.

Kue terakhir yang dimakan Fitrop adalah Medan Napoleon dari Irwansyah. Menurut Fitrop, kue Medan Napoleon paling lezat dan cocok dengan lidahnya. Ia memberi nilai 9 untuk Medan Napoleon.

Kunafe : Cake Artis Terenak di Bandung Versi Vlogger Magdalena

Youtuber Magdalena bersama dengan temannya juga sesama youtuber anak kuliner tak ketinggalan mereview cake kekinian artis di Bandung. Cake kekinian yang direview yakni Bandung Kanaya (Amy Qanita ibunya Raffi Ahmad), Princess Cake (Syahrini), Pevo Cake (Pevita Pearce).

Menurut Magdalena kue Bandung Kanaya varian matcha dengan harga Rp 50 ribu teksturnya bantet, dengan saus matcha yang menurutnya isinya hanya gula tanpa aroma matcha dan saus terlalu manis. Sedangkan anak kuliner menilai kue Kanaya rasanya tawar.

Kue berikutnya yang direview yakni Bandung Kunafe varian nutella dengan harga Rp 75 ribu. Magdalena mengaku tertarik dengan packaging Kunafe. “Ini yang ingin gue coba karena bentuknya paling menarik dan ukurannya paling besar. Dipotong saja sudah lembut. ”

Anak kuliner menambahkan,” Ada empat lapis krim, bolu, coklat, bolu lagi, ” kata anak kuliner yang disambung Magdalena, “Terus atasnya ada crumble. ” Magdalena menilai cake Bandung kunafe enak dan lembut.

Untuk pevo cake dengan varian mint velvet yang dibandrol Rp 65 ribu baik Magdalena maupun anak kuliner terlihat kurang begitu menikmati. “Whipped cream-nya berat banget, eneg, kentel banget,” ujar Magdalena.

Sementara anak kuliner mengaku tidak begitu suka mint. Magdalena mengaku ia menyukai mint. “Gue suka mint, tapi mint-nya terlalu kimia, kayak ga natural rasanya.Mint-nya kayak odol. ”

Princess cake chocolate seharga Rp 72 ribu milik Syahrini menjadi kue terakhir yang dicoba Magdalena dan anak kuliner. “Gue lumayan suka sih, lumayan enak. OK lah, ” kata anak kuliner.

Sementara Magdalena menilai Princess Cake rasanya tidak terlalu manis dengan cokelat yang tidak terlalu terasa.

Keduanya kemudiam membuat ranking kue terenak sampai yang kurang enak. Terenak nomor satu yakni Bandung Kunafe nutella, disusul Princess Cake chocolate, kemudian Bandung Kanaya dengan catatan menggunakan white chocolate. Dan terakhir Pevo Cake mint.

Lele Super Hot di Dapoer Kayoe

Udara dingin seperti Lembang, Bandung, mendorong pengunjung mencari sesuatu yang hangat. Agaknya, keinginan mencari yang hangat, agar udara dingin lumer, ditangkap oleh owner Restoran Dapoer Kayoe yang menghadirkan konsep rumah makan dua lantai dengan elemen utama kayu. Bangunan resto yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi Lembang ini ditata sedemikian apik. Selain kental dengan unsur kayu sebagai penyeimbang, ada deretan tanaman hijau yang tertata rapi di bagian depan resto. Di bagian dalam interior resto, unsur kayu masih dominan dengan room decor bernuansa tradisional dan modern dengan warna coklat dan khaki berpadu. Selain menyantap makanan, pengunjung bisa bersantai di kursi ayun di area belakang. Tak jauh dari sini, yakni di sampingnya ada musholla dan toilet. Mau belanja oleh-oleh? Resto ini juga menjajakan oleh-oleh khas bumi Parahyangan. Selain oleh-oleh, pengunjung juga bisa berburu souvenir. Asyik kan? Lelenya Nendang Banget Masakan Sunda menjadi menu andalan Resto Dapoer Kayoe. Wajar, karena berlokasi di Lembang. Sejumlah menu sunda menjadi pengisi daftar menu. Seperti nasi timbel, pepes, dll. Jika ingin mengudap penganan ringan, di meja tersaji otak-otak dengan bumbunya yang mantap. Di luar masakan sunda, ada menu lele dengan ukuran terbilang lumayan besar lengkap dengan daun kemangi dan sambal pedasnya. Rasanya greget banget. Gurih daging lele, yanh dicocol dengan sambal merah nan pedas membuat lidah menari! Menu ini recommended banget! Jika anda lelah terjebak kemacetan di area Lembang, bisa ngaso sebentar di sini sambil selonjoran, mengudap otak-otak. Kemudian mengisi perut yang keroncongan karena terjebak macet di jalan dengan nasi pulen yang masih hangat, lengkap dengan sambal dan lele atau ayam goreng. Dijamin penat berkendara hilang!

Santap Enak di Omah Sendok

Omah Sendok menjadi satu dari sekian banyak resto yang menyajikan menu enak dengan suasana homy di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Area resto tidak langsung terlihat dari luar. Untuk mencapai restoran ini, kita perlu jalan kaki sekitar 5 menit melalui koridor yang ada di sisi kanan bangunan.

Area resto akan terpampang begitu kita melalui corner dengan tampilan frame yang eye catching. Di belakang corner, ada bangunan kecil dengan tampilan apik. Itu adalah toilet dan musholla.

Tidak jauh dari corner yakni di sebelah kanan, terdapat meja dan kursi makan resto dengan gaya vintage.

Kolam renang berukuran mini yang membelah antar bagian ruang makan yang didesain terbuka, membuat pengunjung betah.

Iga Bakar Kuah Soto dan Es Remuk

Kuliner nusantara menjadi menu Omah Sendok dengan menu utama yakni iga bakar kuah soto. Sejatinya ini adalah soto tangkar Tanah Tinggi dengan penyajian iganya dibakar. Kuah soto dengan santan kental berbumbu yang disajikan di mangkok kecil, siap melengkapi iga bakar yang ditata dipiring dengan keripik melinjo, sambal, dan acar timun wortel. Harga bandrol untuk menu ini Rp 65 ribu.

Menu utama lain yang berkuah adalah sop buntut khas Betawi dengan kuah bening. Sop ini akan memberikan sensasi hangat dan lezat di lidah. Apalagi disantap saat musim hujan seperti sekarang. Hmmm Harga sop buntut khas Betawi ini Rp 67 ribu.

Soto tangkar juga bisa menjadi pilihan pengunjung. Soto khas Betawi dengan kuah santan kental ini disajikan dengan tangkar yakni bagian iga dengan sedikit daging. Lezatnya soto tangkar khas Betawi harganya Rp 67 ribu.

Kalau lagi malas makan soto, ada menu lain yang tidak kalah lezatnya. Seperti sate ayam dengan lontong, mie godog atau mie rebus.

Nah untuk minuman segar, omah sendok menawarkan ragam es remuk atau ice blended. Yakni es remuk coffee, coklat, mango mint, dan green tea. Es remuk coffee dan coklat dibandrol Rp 37 ribu. Es remuk mango mint dan green tea dibandrol Rp 40 ribu.

Pengunjung juga bisa memesan segelas jus segar. Seperti jus belimbing, mangga, sirsak, jambu biji, jeruk dengan harga Rp 25 ribu. Untuk jus strawberry dan alpukat dibandrol Rp 30 ribu.

Nah, bagaimana guys setelah baca review resto Omah Sendok? Tertarik mencobanya?