Susah Move On. Kenapa?

Sebagian orang yang pernah menjalin hubungan cinta mengaku sulit melupakan sang kekasih yang statusnya sudah menjadi mantan. Apalagi jika si dia mantan terindah. Maka proses move on akan memakan waktu yang tidak sebentar.

Pertanyaannya, mengapa kamu susah move on?

1. Kenangan bersama mantan tersimpan dalam Long Term Memory (LTM). Kejadian dalam kita yang terekam melalui sensori sebagian ada yang masuk dalam short term memory. Artinya hanya tersimpan di otak sepintas lalu dan dilupakan. Tetapi ada juga yang tersimpan dalam memori jangka panjang atau istilah Psikologi-nya long term memory (LTM). Jika kenangan bersama mantan tersimpan dalam LTM, maka akan tersimpan lebih dalam dan susah dilupakan.

2. Selalu teringat karena proses recall. Meskipun kenangan bersama sang kekasih ada dalam memori jangka panjang alias LTM, kemungkinan akan lebih gampang dilupakan, jika kita tidak mengingatnya (recall). Problemnya, kadang kita sudah bertekad melupakan pasca putus hubungan. Namun, tanpa sengaja kita mengingat kembali (recall) karena mendengar lagu atau musik yang menjadi kenangan saat bersama dia. Atau melewati tempat yang biasa dikunjungi berdua ketika masih berhubungan.

Bukan hanya musik dan tempat saja yang bisa membuat kamu teringat lagi dengan mantan. Ketika kamu lagi jalan dan mencium wangi parfum yang biasa dipakai sang mantan, otomatis kamu akan ingat dia. Suasana hujan juga kerap membuat seseorang yang sedang bertekad move on, menjadi tidak berdaya. Pasalnya, kamu kembali teringat kenangan-kenangan bersama dia saat turun hujan.

Hal yang menjadi tantangan adalah jika kamu setiap hari harus melalui jalan, melewati lokasi-lokasi yang kerap didatangi berdua, ditambah hari hari sedang musim hujan. Maka, proses melupakan akan kian susah. Tapi tak perlu pergi ke kelurahan ya, jika tidak mampu melupakan hanya untuk meminta surat keterangan tidak mampu hehe.

3. Tidak Terbiasa. Seperti syair lagu jadul Aku Tak Biasa. Maka seperti itu juga yang akan kamu rasakan ketika putus hubungan. Yang biasanya pagi hari kirim chat hanya sekedar menanyakan “sudah makan belum?” “sudah sarapan belum?” Atau sekedar bilang “pulangnya hati-hati ya” tiba-tiba kamu tidak bisa mengirim chat seperti itu lagi.

Jika biasanya sebelum tidur ada chat yang mampir ke whatsapp/bbm mu sekedar bilang “met bobo” “met tidur” “good nite” kini tidak ada lagi. Whatsapp atau BBM mu mendadak sepi. Itu yang membuat kamu kian mengingat dia.

Kamu juga akan susah melupakan jika mantan selalu meluangkan waktu bareng kamu ketika akhir pekan. Maka setiap weekend kamu akan mengingat mantan.

4. Belum Menemukan Pengganti. Kamu akan sulit move on jika belum ada sosok baru yang menggantikan dia. Maka, wajar jika ada yang memberi tips move on adalah mencari penggantinya dan merangkai kisah baru.

“Move on. It’s just a chapter in the past. But don’t close the book. Just turn the page.”

.

About the Author

Posted by

It's about fashion, beauty, food, traveling, career, love, motivation, story, poetry and woman's life. Follow IG @lemonpolka @susan_rock13

Add a Response

Your name, email address, and comment are required. We will not publish your email.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The following HTML tags can be used in the comment field: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <pre> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: